translate Namespaces to Bahasa Indonesia (#14128)
* translate namespace to Bahasa Indonesia * Fix error in symbol * fix minor typo * fix minor typo
This commit is contained in:
committed by
Kubernetes Prow Robot
parent
21621012f4
commit
feb4dd578a
@@ -0,0 +1,94 @@
|
||||
---
|
||||
title: Namespace
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
weight: 30
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
|
||||
Kubernetes mendukung banyak kluster virtual di dalam satu kluster fisik. Kluster virtual tersebut disebut dengan *namespace*.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
## Kapan menggunakan banyak Namespace
|
||||
|
||||
*Namespace* dibuat untuk digunakan di *environment* dengan banyak pengguna yang berada di dalam banyak tim ataupun proyek. Untuk sebuah kluster dengan beberapa pengguna saja, kamu tidak harus membuat ataupun memikirkan tentang *namespace*. Mulai gunakan *namespace* saat kamu membutuhkan fitur dari *namespace* itu sendiri.
|
||||
|
||||
*Namespace* menyediakan ruang untuk nama objek. Nama dari *resource* atau objek harus berbeda di dalam sebuah *namespace*, tetapi boleh sama jika berbeda *namespace*. *Namespace* tidak bisa dibuat di dalam *namespace* lain dan setiap *resource* atau objek Kubernetes hanya dapat berada di dalam satu *namespace*.
|
||||
|
||||
*Namespace* merupakan cara yang digunakan untuk memisahkan *resource* kluster untuk beberapa pengguna (dengan [*resource quota*](/docs/concepts/policy/resource-quotas/)).
|
||||
|
||||
Dalam versi Kubernetes yang akan datang, objek di dalam satu *namespace* akan mempunyai *access control policies* yang sama secara *default*.
|
||||
|
||||
Tidak perlu menggunakan banyak *namespace* hanya untuk memisahkan sedikit perbedaan pada *resource*, seperti perbedaan versi dari perangkat lunak yang sama: gunakan [label](/docs/user-guide/labels) untuk membedakan *resource* di dalam *namespace* yang sama.
|
||||
|
||||
## Bekerja dengan Namespace
|
||||
|
||||
Pembuatan dan penghapusan *namespace* dijelaskan di [dokumentasi panduan admin untuk *namespace*](/docs/admin/namespaces).
|
||||
|
||||
|
||||
### Melihat namespace
|
||||
|
||||
Kamu dapat melihat daftar *namespace* di dalam kluster menggunakan:
|
||||
|
||||
```shell
|
||||
kubectl get namespace
|
||||
```
|
||||
```
|
||||
NAME STATUS AGE
|
||||
default Active 1d
|
||||
kube-system Active 1d
|
||||
kube-public Active 1d
|
||||
```
|
||||
|
||||
Kubernetes berjalan dengan tiga *namespace* awal:
|
||||
|
||||
* `default`, *namespace default* untuk objek yang dibuat tanpa mencantumkan *namespace* pada spesifikasinya.
|
||||
* `kube-system`, *namespace* yang digunakan untuk objek yang dibuat oleh sistem Kubernetes.
|
||||
* `kube-public`, *namespace* ini dibuat secara otomatis dan dapat diakses oleh semua pengguna (termasuk yang tidak diautentikasi). *Namespace* ini disediakan untuk penggunaan kluster, jika beberapa *resouce* harus terlihat dan dapat dibaca secara publik di seluruh kluster. Aspek publik dari *namespace* ini hanya sebuah konvensi, bukan persyaratan.
|
||||
|
||||
|
||||
### Mengkonfigurasi namespace untuk request
|
||||
|
||||
Untuk mengkonfigurasi sementara *request* untuk menggunakan *namespace* tertentu, gunakan `--namespace` *flag*.
|
||||
|
||||
Sebagai contoh:
|
||||
|
||||
```shell
|
||||
kubectl --namespace=<insert-namespace-name-here> run nginx --image=nginx
|
||||
kubectl --namespace=<insert-namespace-name-here> get pods
|
||||
```
|
||||
|
||||
### Mengkonfigurasi preferensi namespace
|
||||
|
||||
Kamu dapat menyimpan konfigurasi *namespace* untuk semua perintah `kubectl` dengan perintah:
|
||||
|
||||
```shell
|
||||
kubectl config set-context $(kubectl config current-context) --namespace=<insert-namespace-name-here>
|
||||
# Cek namespace
|
||||
kubectl config view | grep namespace:
|
||||
```
|
||||
|
||||
## Namespace dan DNS
|
||||
|
||||
Saat kamu membuat sebuah [Service](/docs/user-guide/services), Kubernetes membuat [Entri DNS](/docs/concepts/services-networking/dns-pod-service/) untuk *service* tersebut. Entri *DNS* ini berformat `<service-name>.<namespace-name>.svc.cluster.local`, yang berarti jika sebuah kontainer hanya menggunakan `<service-name>`, kontainer tersebut akan berkomunikasi dengan *service* yang berada di dalam satu *namespace*. Ini berguna untuk menggunakan konfigurasi yang sama di beberapa *namespace* seperti *Development*, *Staging*, dan *Production*. Jika kamu ingin berkomunikasi antar *namespace*, kamu harus menggunakan seluruh *fully qualified domain name (FQDN)*.
|
||||
|
||||
|
||||
## Tidak semua objek di dalam Namespace
|
||||
|
||||
Kebanyakan *resource* di Kubernetes (contohnya *pod*, *service*, *replication controller*, dan yang lain) ada di dalam *namespace*. Namun *resource namespace* sendiri tidak berada di dalam *namespace*. Dan *low-level resource* seperti [node](/docs/admin/node) dan *persistentVolume* tidak berada di *namespace* manapun.
|
||||
|
||||
Untuk melihat *resource* di dalam kubernetes yang berada di dalam *namespace* ataupun tidak:
|
||||
|
||||
```shell
|
||||
# Di dalam namespace
|
||||
kubectl api-resources --namespaced=true
|
||||
|
||||
# Tidak di dalam namespace
|
||||
kubectl api-resources --namespaced=false
|
||||
```
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
Reference in New Issue
Block a user