From feb4dd578a2fa46de52fdb622f06b06b29baac6d Mon Sep 17 00:00:00 2001 From: Zufar Dhiyaulhaq Date: Tue, 7 May 2019 11:45:39 +0700 Subject: [PATCH] translate Namespaces to Bahasa Indonesia (#14128) * translate namespace to Bahasa Indonesia * Fix error in symbol * fix minor typo * fix minor typo --- .../working-with-objects/namespaces.md | 94 +++++++++++++++++++ 1 file changed, 94 insertions(+) create mode 100644 content/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/namespaces.md diff --git a/content/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/namespaces.md b/content/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/namespaces.md new file mode 100644 index 0000000000..7931e097a5 --- /dev/null +++ b/content/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/namespaces.md @@ -0,0 +1,94 @@ +--- +title: Namespace +content_template: templates/concept +weight: 30 +--- + +{{% capture overview %}} + +Kubernetes mendukung banyak kluster virtual di dalam satu kluster fisik. Kluster virtual tersebut disebut dengan *namespace*. + +{{% /capture %}} + + +{{% capture body %}} + +## Kapan menggunakan banyak Namespace + +*Namespace* dibuat untuk digunakan di *environment* dengan banyak pengguna yang berada di dalam banyak tim ataupun proyek. Untuk sebuah kluster dengan beberapa pengguna saja, kamu tidak harus membuat ataupun memikirkan tentang *namespace*. Mulai gunakan *namespace* saat kamu membutuhkan fitur dari *namespace* itu sendiri. + +*Namespace* menyediakan ruang untuk nama objek. Nama dari *resource* atau objek harus berbeda di dalam sebuah *namespace*, tetapi boleh sama jika berbeda *namespace*. *Namespace* tidak bisa dibuat di dalam *namespace* lain dan setiap *resource* atau objek Kubernetes hanya dapat berada di dalam satu *namespace*. + +*Namespace* merupakan cara yang digunakan untuk memisahkan *resource* kluster untuk beberapa pengguna (dengan [*resource quota*](/docs/concepts/policy/resource-quotas/)). + +Dalam versi Kubernetes yang akan datang, objek di dalam satu *namespace* akan mempunyai *access control policies* yang sama secara *default*. + +Tidak perlu menggunakan banyak *namespace* hanya untuk memisahkan sedikit perbedaan pada *resource*, seperti perbedaan versi dari perangkat lunak yang sama: gunakan [label](/docs/user-guide/labels) untuk membedakan *resource* di dalam *namespace* yang sama. + +## Bekerja dengan Namespace + +Pembuatan dan penghapusan *namespace* dijelaskan di [dokumentasi panduan admin untuk *namespace*](/docs/admin/namespaces). + + +### Melihat namespace + +Kamu dapat melihat daftar *namespace* di dalam kluster menggunakan: + +```shell +kubectl get namespace +``` +``` +NAME STATUS AGE +default Active 1d +kube-system Active 1d +kube-public Active 1d +``` + +Kubernetes berjalan dengan tiga *namespace* awal: + +* `default`, *namespace default* untuk objek yang dibuat tanpa mencantumkan *namespace* pada spesifikasinya. +* `kube-system`, *namespace* yang digunakan untuk objek yang dibuat oleh sistem Kubernetes. +* `kube-public`, *namespace* ini dibuat secara otomatis dan dapat diakses oleh semua pengguna (termasuk yang tidak diautentikasi). *Namespace* ini disediakan untuk penggunaan kluster, jika beberapa *resouce* harus terlihat dan dapat dibaca secara publik di seluruh kluster. Aspek publik dari *namespace* ini hanya sebuah konvensi, bukan persyaratan. + + +### Mengkonfigurasi namespace untuk request + +Untuk mengkonfigurasi sementara *request* untuk menggunakan *namespace* tertentu, gunakan `--namespace` *flag*. + +Sebagai contoh: + +```shell +kubectl --namespace= run nginx --image=nginx +kubectl --namespace= get pods +``` + +### Mengkonfigurasi preferensi namespace + +Kamu dapat menyimpan konfigurasi *namespace* untuk semua perintah `kubectl` dengan perintah: + +```shell +kubectl config set-context $(kubectl config current-context) --namespace= +# Cek namespace +kubectl config view | grep namespace: +``` + +## Namespace dan DNS + +Saat kamu membuat sebuah [Service](/docs/user-guide/services), Kubernetes membuat [Entri DNS](/docs/concepts/services-networking/dns-pod-service/) untuk *service* tersebut. Entri *DNS* ini berformat `..svc.cluster.local`, yang berarti jika sebuah kontainer hanya menggunakan ``, kontainer tersebut akan berkomunikasi dengan *service* yang berada di dalam satu *namespace*. Ini berguna untuk menggunakan konfigurasi yang sama di beberapa *namespace* seperti *Development*, *Staging*, dan *Production*. Jika kamu ingin berkomunikasi antar *namespace*, kamu harus menggunakan seluruh *fully qualified domain name (FQDN)*. + + +## Tidak semua objek di dalam Namespace + +Kebanyakan *resource* di Kubernetes (contohnya *pod*, *service*, *replication controller*, dan yang lain) ada di dalam *namespace*. Namun *resource namespace* sendiri tidak berada di dalam *namespace*. Dan *low-level resource* seperti [node](/docs/admin/node) dan *persistentVolume* tidak berada di *namespace* manapun. + +Untuk melihat *resource* di dalam kubernetes yang berada di dalam *namespace* ataupun tidak: + +```shell +# Di dalam namespace +kubectl api-resources --namespaced=true + +# Tidak di dalam namespace +kubectl api-resources --namespaced=false +``` + +{{% /capture %}}