Update Install Kubectl ID page

- Change several "instalasi" nouns to "menginstal" verbs
- Add some native Indonesian words with hints. E.g alat baris
perintah, skrip penyelesaian, penyelesaian otomatis.
- Fix some grammar, punctuations, and add clarity. E.g "di" to "pada" preposition, commas, etc.
manajer paket, etc.
- Fix broken list item numberings.
- Fix some non-standard words. E.g kluster to klaster, binari to
program.

Signed-off-by: Yudi A Phanama <yudiandreanp@gmail.com>
This commit is contained in:
Yudi A Phanama
2020-04-19 12:10:31 +07:00
parent 60d3721604
commit f233023a08
+101 -101
View File
@@ -1,28 +1,28 @@
---
title: Instalasi dan Konfigurasi kubectl
title: Menginstal dan Menyiapkan kubectl
content_template: templates/task
weight: 10
card:
name: tasks
weight: 20
title: Instalasi kubectl
title: Menginstal kubectl
---
{{% capture overview %}}
[Kubectl](/docs/user-guide/kubectl/) adalah perangkat barisan perintah Kubernetes yang digunakan untuk menjalankan berbagai perintah untuk kluster Kubernetes. Kamu dapat menggunakan `kubectl` untuk men-_deploy_ aplikasi, mengatur _resource_ kluster, dan melihat _log_. Daftar operasi `kubectl` dapat dilihat di [Ikhtisar kubectl](/docs/reference/kubectl/overview/).
[Kubectl](/docs/user-guide/kubectl/) adalah alat baris perintah (_command line tool_) Kubernetes yang digunakan untuk menjalankan berbagai perintah untuk klaster Kubernetes. Kamu dapat menggunakan `kubectl` untuk men-_deploy_ aplikasi, mengatur sumber daya klaster, dan melihat log. Daftar operasi `kubectl` dapat dilihat di [Ikhtisar kubectl](/docs/reference/kubectl/overview/).
{{% /capture %}}
{{% capture prerequisites %}}
Kamu boleh menggunakan `kubectl` versi berapapun selama versi minornya sama atau berbeda satu. Misal, klien v1.2 masih dapat digunakan dengan v1.1, v1.2, dan 1.3 master. Menggunakan versi terbaru `kubectl` dapat menghindari permasalahan yang tidak terduga.
Kamu harus menggunakan kubectl dengan perbedaan maksimal satu versi minor dengan klaster kamu. Misalnya, klien v1.2 masih dapat digunakan dengan master v1.1, v1.2, dan 1.3. Menggunakan versi terbaru `kubectl` dapat menghindari permasalahan yang tidak terduga.
{{% /capture %}}
{{% capture steps %}}
## Instalasi kubectl di Linux
## Menginstal kubectl pada Linux
### Instalasi binari kubectl dengan curl di Linux
### Menginstal program kubectl menggunakan curl pada Linux
1. Unduh versi terbaru dengan perintah:
1. Unduh versi terbarunya dengan perintah:
```
curl -LO https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/`curl -s https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/stable.txt`/bin/linux/amd64/kubectl
@@ -30,30 +30,30 @@ Kamu boleh menggunakan `kubectl` versi berapapun selama versi minornya sama atau
Untuk mengunduh versi spesifik, ganti bagian `curl -s https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/stable.txt` dengan versi yang diinginkan.
Misal, untuk mengunduh versi {{< param "fullversion" >}} di Linux, ketik:
Misalnya, untuk mengunduh versi {{< param "fullversion" >}} di Linux, ketik:
```
curl -LO https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/{{< param "fullversion" >}}/bin/linux/amd64/kubectl
```
1. Buat agar binari `kubectl` dapat dijalankan.
2. Jadikan program `kubectl` dapat dieksekusi.
```
chmod +x ./kubectl
```
1. Pindahkan ke PATH komputer.
3. Pindahkan ke PATH kamu.
```
sudo mv ./kubectl /usr/local/bin/kubectl
```
1. Pastikan instalasi sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
4. Pastikan instalasinya sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
```
kubectl version --client
```
### Instalasi dengan paket manajer bawaan
### Menginstal dengan manajer paket (_package manager_) bawaan
{{< tabs name="kubectl_install" >}}
{{< tab name="Ubuntu, Debian or HypriotOS" codelang="bash" >}}
@@ -76,11 +76,11 @@ yum install -y kubectl
{{< /tab >}}
{{< /tabs >}}
### Instalasi dengan paket manajer lain
### Menginstal dengan manajer paket lain
{{< tabs name="other_kubectl_install" >}}
{{% tab name="Snap" %}}
Jika kamu menggunakan Ubuntu atau versi Linux lain yang mendukung paket manajer [snap](https://snapcraft.io/docs/core/install), `kubectl` tersedia dalam bentuk aplikasi di [snap](https://snapcraft.io/).
Jika kamu menggunakan Ubuntu atau versi Linux lain yang mendukung manajer paket [snap](https://snapcraft.io/docs/core/install), `kubectl` tersedia dalam bentuk aplikasi di [snap](https://snapcraft.io/).
```shell
snap install kubectl --classic
@@ -89,7 +89,7 @@ kubectl version --client
```
{{% /tab %}}
{{% tab name="Homebrew" %}}
Jika kamu menggunakan Linux dengan paket manajer [Homebrew](https://docs.brew.sh/Homebrew-on-Linux), `kubectl` sudah tersedia untuk diinstal di [Homebrew](https://docs.brew.sh/Homebrew-on-Linux#install).
Jika kamu menggunakan Linux dengan manajer paket [Homebrew](https://docs.brew.sh/Homebrew-on-Linux), `kubectl` sudah tersedia untuk diinstal di [Homebrew](https://docs.brew.sh/Homebrew-on-Linux#install).
```shell
brew install kubectl
@@ -98,11 +98,11 @@ kubectl version --client
{{% /tab %}}
{{< /tabs >}}
## Instalasi kubectl di macOS
## Menginstal kubectl pada macOS
### Instalasi binari kubectl dengan curl di macOS
### Menginstal program kubectl dengan curl pada macOS
1. Unduh versi terbaru dengan perintah:
1. Unduh versi terbarunya dengan perintah:
```
curl -LO "https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/$(curl -s https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/stable.txt)/bin/darwin/amd64/kubectl"
@@ -110,32 +110,32 @@ kubectl version --client
Untuk mengunduh versi spesifik, ganti bagian `curl -s https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/stable.txt` dengan versi yang diinginkan.
Misal, untuk mengunduh versi {{< param "fullversion" >}} di macOS, ketik:
Misalnya, untuk mengunduh versi {{< param "fullversion" >}} pada macOS, ketik:
```
curl -LO https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/{{< param "fullversion" >}}/bin/darwin/amd64/kubectl
```
1. Buat agar binari `kubectl` dapat dijalankan.
2. Buat agar program `kubectl` dapat dijalankan.
```
chmod +x ./kubectl
```
1. Pindahkan ke PATH komputer.
3. Pindahkan ke PATH kamu.
```
sudo mv ./kubectl /usr/local/bin/kubectl
```
1. Pastikan instalasi sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
4. Pastikan instalasinya sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
```
kubectl version --client
```
### Instalasi dengan Homebrew di macOS
### Menginstal dengan Homebrew pada macOS
Jika kamu menggunakan macOS dan paket manajer [Homebrew](https://brew.sh/), kamu dapat menginstal `kubectl` langsung dengan Homebrew.
Jika kamu menggunakan macOS dan manajer paket [Homebrew](https://brew.sh/), kamu dapat menginstal `kubectl` langsung dengan Homebrew.
1. Jalankan perintah:
@@ -148,15 +148,15 @@ Jika kamu menggunakan macOS dan paket manajer [Homebrew](https://brew.sh/), kamu
brew install kubernetes-cli
```
1. Pastikan instalasi sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
2. Pastikan instalasinya sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
```
kubectl version --client
```
### Instalasi dengan Macports di macOS
### Menginstal dengan Macports pada macOS
Jika kamu menggunakan macOS dan paket manajer [Macports](https://macports.org/), kamu dapat menginstal `kubectl` langsung dengan Macports.
Jika kamu menggunakan macOS dan manajer paket [Macports](https://macports.org/), kamu dapat menginstal `kubectl` langsung dengan Macports.
1. Jalankan perintah:
@@ -165,39 +165,39 @@ Jika kamu menggunakan macOS dan paket manajer [Macports](https://macports.org/),
sudo port install kubectl
```
1. Pastikan instalasi sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
2. Pastikan instalasinya sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
```
kubectl version --client
```
## Instalasi kubectl di Windows
## Menginstal kubectl pada Windows
### Instalasi binari kubectl dengan curl di Windows
### Menginstal program kubectl dengan curl pada Windows
1. Unduh versi terbaru {{< param "fullversion" >}} dari [tautan ini](https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/{{< param "fullversion" >}}/bin/windows/amd64/kubectl.exe).
1. Unduh versi terbarunya {{< param "fullversion" >}} dari [tautan ini](https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/{{< param "fullversion" >}}/bin/windows/amd64/kubectl.exe).
Atau jika sudah ada `curl`, jalankan perintah ini:
Atau jika sudah ada `curl` pada mesin kamu, jalankan perintah ini:
```
curl -LO https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/{{< param "fullversion" >}}/bin/windows/amd64/kubectl.exe
```
Untuk mendapatkan versi stabil terakhir (misal, untuk _scripting_), lihat di [https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/stable.txt](https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/stable.txt).
Untuk mendapatkan versi stabil terakhir (misalnya untuk _scripting_), lihat di [https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/stable.txt](https://storage.googleapis.com/kubernetes-release/release/stable.txt).
1. Tambahkan binary yang sudah diunduh ke PATH komputer.
1. Pastikan instalasi sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
2. Tambahkan program yang sudah diunduh tersebut ke PATH kamu.
3. Pastikan instalasinya sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
```
kubectl version --client
```
{{< note >}}
[Docker Desktop untuk Windows](https://docs.docker.com/docker-for-windows/#kubernetes) sudah menambahkan versi `kubectl`nya sendiri ke PATH. Jika kamu sudah menginstal Docker Desktop, kamu harus menambahkan _entry_ ke PATH sebelum yang ditambahkan oleh _installer_ Docker Desktop atau kamu dapat menghapus `kubectl` bawaan Docker Desktop.
[Docker Desktop untuk Windows](https://docs.docker.com/docker-for-windows/#kubernetes) sudah menambahkan versi `kubectl`-nya sendiri ke PATH. Jika kamu sudah menginstal Docker Desktop, kamu harus menambahkan entrinya ke PATH sebelum yang ditambahkan oleh penginstal (_installer_) Docker Desktop atau kamu dapat menghapus `kubectl` bawaan dari Docker Desktop.
{{< /note >}}
### Instalasi dengan Powershell dari PSGallery
### Menginstal dengan Powershell dari PSGallery
Jika kamu menggunakan Windows dan paket manajer [Powershell Gallery](https://www.powershellgallery.com/), kamu dapat menginstal dan melakukan pembaruan `kubectl` dengan Powershell.
Jika kamu menggunakan Windows dan manajer paket [Powershell Gallery](https://www.powershellgallery.com/), kamu dapat menginstal dan melakukan pembaruan `kubectl` dengan Powershell.
1. Jalankan perintah berikut (jangan lupa untuk memasukkan `DownloadLocation`):
@@ -208,9 +208,9 @@ Jika kamu menggunakan Windows dan paket manajer [Powershell Gallery](https://www
{{< note >}}Jika kamu tidak menambahkan `DownloadLocation`, `kubectl` akan diinstal di dalam direktori _temp_ pengguna.{{< /note >}}
_Installer_ akan membuat `$HOME/.kube` dan membuat berkas konfigurasi
Penginstal akan membuat `$HOME/.kube` dan membuat berkas konfigurasi
1. Pastikan instalasi sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
2. Pastikan instalasinya sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
```
kubectl version --client
@@ -218,9 +218,9 @@ Jika kamu menggunakan Windows dan paket manajer [Powershell Gallery](https://www
{{< note >}}Proses pembaruan dapat dilakukan dengan menjalankan ulang dua perintah yang terdapat pada langkah 1.{{< /note >}}
### Instalasi di Windows menggunaakn Chocolatey atau Scoop
### Menginstal pada Windows menggunakan Chocolatey atau Scoop
Untuk menginstal `kubectl` di Windows kamu dapat menggunakan paket manajer [Chocolatey](https://chocolatey.org) atau _installer_ barisan perintah [Scoop](https://scoop.sh).
Untuk menginstal `kubectl` pada Windows, kamu dapat menggunakan manajer paket [Chocolatey](https://chocolatey.org) atau penginstal baris perintah [Scoop](https://scoop.sh).
{{< tabs name="kubectl_win_install" >}}
{{% tab name="choco" %}}
@@ -233,49 +233,49 @@ Untuk menginstal `kubectl` di Windows kamu dapat menggunakan paket manajer [Choc
{{% /tab %}}
{{< /tabs >}}
1. Pastikan instalasi sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
1. Pastikan instalasinya sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
```
kubectl version --client
```
1. Pindah ke direktori utama:
2. Pindah ke direktori utama:
```
cd %USERPROFILE%
```
1. Buat direktori `.kube`:
3. Buat direktori `.kube`:
```
mkdir .kube
```
1. Pindah ke direktori `.kube` yang baru saja dibuat:
4. Pindah ke direktori `.kube` yang baru saja dibuat:
```
cd .kube
```
1. Lakukan konfigurasi `kubectl` agar menggunakan _remote_ kluster Kubernetes:
5. Lakukan konfigurasi `kubectl` untuk menggunakan klaster Kubernetes _remote_:
```
New-Item config -type file
```
{{< note >}}Ubah berkas konfigurasi dengan editor teks pilihanmu, misal Notepad.{{< /note >}}
{{< note >}}Ubah berkas konfigurasi dengan penyunting (_editor_) teks pilihanmu, misalnya Notepad.{{< /note >}}
## Unduh dengan menggunakan Google Cloud SDK
## Mengunduh sebagai bagian dari Google Cloud SDK
Kamu dapat menginstal `kubectl` dengan menggunakan Google Cloud SDK.
Kamu dapat menginstal `kubectl` sebagai bagian dari Google Cloud SDK.
1. Instal [Google Cloud SDK](https://cloud.google.com/sdk/).
1. Jalankan perintah instalasi `kubectl`:
2. Jalankan perintah instalasi `kubectl`:
```
gcloud components install kubectl
```
1. Pastikan instalasi sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
3. Pastikan instalasinya sudah berhasil dengan melakukan pengecekan versi:
```
kubectl version --client
@@ -283,78 +283,78 @@ Kamu dapat menginstal `kubectl` dengan menggunakan Google Cloud SDK.
## Memeriksa konfigurasi kubectl
Agar `kubectl` dapat mengakses kluster Kubernetes, dibutuhkan sebuah [berkas kubeconfig](/docs/tasks/access-application-cluster/configure-access-multiple-clusters/), yang akan otomatis dibuat ketika kamu membuat kluster baru menggunakan [kube-up.sh](https://github.com/kubernetes/kubernetes/blob/master/cluster/kube-up.sh) atau setelah berhasil men-_deploy_ kluster Minikube. Secara _default_, konfigurasi `kubectl` disimpan di `~/.kube/config`.
Agar `kubectl` dapat mengakses klaster Kubernetes, dibutuhkan sebuah [berkas kubeconfig](/docs/tasks/access-application-cluster/configure-access-multiple-clusters/), yang akan otomatis dibuat ketika kamu membuat klaster baru menggunakan [kube-up.sh](https://github.com/kubernetes/kubernetes/blob/master/cluster/kube-up.sh) atau setelah berhasil men-_deploy_ klaster Minikube. Secara bawaan, konfigurasi `kubectl` disimpan di `~/.kube/config`.
Kamu dapat memeriksa apakah konfigurasi `kubectl` sudah benar dengan mengambil _state_ kluster:
Kamu dapat memeriksa apakah konfigurasi `kubectl` sudah benar dengan mengambil keadaan klaster:
```shell
kubectl cluster-info
```
Jika kamu melihat respons URL maka konfigurasi kluster `kubectl` sudah benar.
Jika kamu melihat respons berupa URL, maka konfigurasi klaster `kubectl` sudah benar.
Tetapi jika kamu melihat pesan seperti di bawah maka `kubectl` belum dikonfigurasi dengan benar atau tidak dapat terhubung ke kluster Kubernetes.
Tetapi, jika kamu melihat pesan seperti di bawah, maka `kubectl` belum dikonfigurasi dengan benar atau tidak dapat terhubung ke klaster Kubernetes.
```shell
The connection to the server <server-name:port> was refused - did you specify the right host or port?
```
Selanjutnya, apabila kamu ingin menjalankan kluster Kubernetes di laptop (lokal), kamu memerlukan sebuah perangkat seperti Minikube sebelum menjalankan ulang perintah yang ada di atas.
Selanjutnya, jika kamu ingin menjalankan klaster Kubernetes di laptop (lokal) kamu, kamu memerlukan sebuah perangkat seperti Minikube sebelum menjalankan ulang perintah yang ada di atas.
Jika `kubectl cluster-info` mengembalikan respons URL tetapi kamu masih belum dapat mengakses ke kluster, kamu bisa menggunakan perintah di bawah untuk memeriksa apakah kluster sudah dikonfigurasi dengan benar.
Jika `kubectl cluster-info` mengembalikan respons URL tetapi kamu masih belum dapat mengakses klaster, kamu bisa menggunakan perintah di bawah untuk memeriksa apakah klaster sudah dikonfigurasi dengan benar.
```shell
kubectl cluster-info dump
```
## Konfigurasi kubectl yang dapat dilakukan
## Konfigurasi kubectl opsional
### Menyalakan _auto complete_ untuk terminal
### Menyalakan penyelesaian otomatis untuk terminal
`kubectl` menyediakan fitur _auto complete_ untuk Bash dan Zsh yang dapat memudahkanmu ketika mengetik di terminal.
`kubectl` menyediakan fitur penyelesaian otomatis (_auto complete_) untuk Bash dan Zsh yang dapat memudahkanmu ketika mengetik di terminal.
Ikuti petunjuk di bawah untuk menyalakan _auto complete_ untuk Bash dan Zsh.
Ikuti petunjuk di bawah untuk menyalakan penyelesaian otomatis untuk Bash dan Zsh.
{{< tabs name="kubectl_autocompletion" >}}
{{% tab name="Bash di Linux" %}}
{{% tab name="Bash pada Linux" %}}
### Pendahuluan
_Completion script_ `kubectl` untuk Bash dapat dibuat dengan perintah `kubectl completion bash`. Masukkan skrip tersebut ke dalam terminal sebagai sumber untuk menyalakan _auto complete_ dari `kubectl`.
Skrip penyelesaian (_completion script_) `kubectl` untuk Bash dapat dibuat dengan perintah `kubectl completion bash`. Masukkan skrip tersebut ke dalam terminal sebagai sumber untuk menyalakan penyelesaian otomatis dari `kubectl`.
Namun, _completion script_ tersebut tergantung dengan [**bash-completion**](https://github.com/scop/bash-completion), yang artinya kamu harus menginstal program tersebut terlebih dahulu (kamu dapat memeriksa apakah kamu sudah memiliki bash-completion dengan menjalankan perintah `type _init_completion`).
Namun, skrip penyelesaian tersebut bergantung pada [**bash-completion**](https://github.com/scop/bash-completion), yang artinya kamu harus menginstal program tersebut terlebih dahulu (kamu dapat memeriksa apakah kamu sudah memiliki bash-completion dengan menjalankan perintah `type _init_completion`).
### Instalasi bash-completion
### Menginstal bash-completion
bash-completion disediakan oleh banyak manajer paket (lihat [di sini](https://github.com/scop/bash-completion#installation)). Kamu dapat menginstalnya dengan menggunakan perintah `apt-get install bash-completion` atau `yum install bash-completion`, atau dsb.
bash-completion disediakan oleh banyak manajer paket (lihat [di sini](https://github.com/scop/bash-completion#installation)). Kamu dapat menginstalnya dengan menggunakan perintah `apt-get install bash-completion` atau `yum install bash-completion`, dsb.
Perintah di atas akan membuat skrip utama bash-completion di `/usr/share/bash-completion/bash_completion`. Terkadang kamu juga harus menambahkan skrip tersebut ke dalam berkas `~/.bashrc`, tergantung paket manajer yang kamu pakai.
Perintah di atas akan membuat skrip utama bash-completion di `/usr/share/bash-completion/bash_completion`. Terkadang kamu juga harus menambahkan skrip tersebut ke dalam berkas `~/.bashrc`, tergantung manajer paket yang kamu pakai.
Untuk memastikan, muat ulang terminalmu dan jalankan `type _init_completion`. Jika perintah berhasil maka instalasi selesai. Jika tidak, tambahkan teks berikut ke dalam berkas `~/.bashrc`:
Untuk memastikannya, muat ulang terminalmu dan jalankan `type _init_completion`. Jika perintah tersebut berhasil, maka instalasi selesai. Jika tidak, tambahkan teks berikut ke dalam berkas `~/.bashrc`:
```shell
source /usr/share/bash-completion/bash_completion
```
Muat ulang lagi terminalmu dan pastikan bash-completion sudah berhasil diinstal dengan menjalankan `type _init_completion`.
Muat ulang terminalmu dan pastikan bash-completion sudah berhasil diinstal dengan menjalankan `type _init_completion`.
### Menyalakan _auto complete_ kubectl
### Menyalakan penyelesaian otomatis kubectl
Sekarang kamu harus memastikan bahwa _completion script_ untuk `kubectl` sudah dimasukkan sebagai sumber _auto complete_ di semua sesi terminal. Kamu dapat melakukannya dengan dua cara:
Sekarang kamu harus memastikan bahwa skrip penyelesaian untuk `kubectl` sudah dimasukkan sebagai sumber penyelesaian otomatis pada semua sesi terminal. Kamu dapat melakukannya dengan dua cara:
- Masukkan _completion script_ sebagai sumber di berkas `~/.bashrc`:
- Masukkan skrip penyelesaian sebagai sumber di berkas `~/.bashrc`:
```shell
echo 'source <(kubectl completion bash)' >>~/.bashrc
```
- Menambahkan _completion script_ ke direktori `/etc/bash_completion.d`:
- Tambahkan skrip penyelesaian ke direktori `/etc/bash_completion.d`:
```shell
kubectl completion bash >/etc/bash_completion.d/kubectl
```
Jika kamu menggunakan alias untuk `kubectl`, kamu masih dapat menggunakan fitur _auto complete_ dengan menjalankan perintah:
Jika kamu menggunakan alias untuk `kubectl`, kamu masih dapat menggunakan fitur penyelesaian otomatis dengan menjalankan perintah:
```shell
echo 'alias k=kubectl' >>~/.bashrc
@@ -362,28 +362,28 @@ Jika kamu menggunakan alias untuk `kubectl`, kamu masih dapat menggunakan fitur
```
{{< note >}}
Semua sumber _completion script_ bash-completion terdapat di `/etc/bash_completion.d`.
Semua sumber skrip penyelesaian bash-completion terdapat di `/etc/bash_completion.d`.
{{< /note >}}
Kedua cara tersebut sama, kamu bisa mengambil salah satu cara saja. Setelah memuat ulang terminal, _auto complete_ dari `kubectl` seharusnya sudah dapat bekerja.
Kedua cara tersebut sama, kamu bisa memilih salah satunya. Setelah memuat ulang terminal, penyelesaian otomatis dari `kubectl` seharusnya sudah dapat bekerja.
{{% /tab %}}
{{% tab name="Bash di macOS" %}}
{{% tab name="Bash pada macOS" %}}
### Pendahuluan
_Completion script_ `kubectl` untuk Bash dapat dibuat dengan perintah `kubectl completion bash`. Masukkan skrip tersebut ke dalam terminal sebagai sumber untuk menyalakan _auto complete_ dari `kubectl`.
Skrip penyelesaian (_completion script_) `kubectl` untuk Bash dapat dibuat dengan perintah `kubectl completion bash`. Masukkan skrip tersebut ke dalam terminal sebagai sumber untuk menyalakan penyelesaian otomatis dari `kubectl`.
Namun, _completion script_ tersebut tergantung dengan [**bash-completion**](https://github.com/scop/bash-completion), yang artinya kamu harus menginstal program tersebut terlebih dahulu.
Namun, skrip penyelesaian tersebut bergantung pada [**bash-completion**](https://github.com/scop/bash-completion), yang artinya kamu harus menginstal program tersebut terlebih dahulu.
{{< warning>}}
Terdapat dua versi bash-completion, v1 dan v2. V1 untuk Bash 3.2 (_default_ dari macOs), dan v2 untuk Bash 4.1+. _Completion script_ `kubectl` **tidak kompatibel** dengan bash-completion v1 dan Bash 3.2. Dibutuhkan **bash-completion v2** dan **Bash 4.1+** agar _completion script_ `kubectl` dapat bekerja dengan baik. Maka dari itu, kamu harus menginstal dan menggunakan Bash 4.1+ ([*panduan*](https://itnext.io/upgrading-bash-on-macos-7138bd1066ba)) untuk dapat menggunakan fitur _auto complete_ dari `kubectl`. Ikuti panduan di bawah setelah kamu menginstal Bash 4.1+ (yang artinya Bash versi 4.1 atau lebih baru).
Terdapat dua versi bash-completion, v1 dan v2. V1 untuk Bash 3.2 (bawaan dari macOs), dan v2 untuk Bash 4.1+. Skrip penyelesaian `kubectl` **tidak kompatibel** dengan bash-completion v1 dan Bash 3.2. Dibutuhkan **bash-completion v2** dan **Bash 4.1+** agar skrip penyelesaian `kubectl` dapat bekerja dengan baik. Maka dari itu, kamu harus menginstal dan menggunakan Bash 4.1+ ([*panduan*](https://itnext.io/upgrading-bash-on-macos-7138bd1066ba)) untuk dapat menggunakan fitur penyelesaian otomatis dari `kubectl`. Ikuti panduan di bawah setelah kamu menginstal Bash 4.1+ (yaitu, Bash versi 4.1 atau lebih baru).
{{< /warning >}}
### Pembaruan Bash
### Pemutakhiran Bash
Panduan di bawah berasumsi kamu menggunakan Bash 4.1+. Kamu dapat memeriksa versi Bash dengan menjalankan:
@@ -391,7 +391,7 @@ Panduan di bawah berasumsi kamu menggunakan Bash 4.1+. Kamu dapat memeriksa vers
echo $BASH_VERSION
```
Jika versinya sudah terlalu usang, kamu dapat menginstal/memperbaruinya dengan menggunakan Homebrew:
Jika versinya sudah terlalu usang, kamu dapat menginstal/memutakhirkannya dengan menggunakan Homebrew:
```shell
brew install bash
@@ -405,10 +405,10 @@ echo $BASH_VERSION $SHELL
Homebrew biasanya akan menginstalnya di `/usr/local/bin/bash`.
### Instalasi bash-completion
### Menginstal bash-completion
{{< note >}}
Seperti yang sudah disebutkan, panduan di bawah berasumsi kamu menggunakan Bash 4.1+, yang berarti kamu akan menginstal bash-completion v2 (_auto complete_ dari `kubectl` tidak kompatibel dengan Bash 3.2 dan bash-completion v1).
Seperti yang sudah disebutkan, panduan di bawah berasumsi kamu menggunakan Bash 4.1+, yang berarti kamu akan menginstal bash-completion v2 (penyelesaian otomatis dari `kubectl` tidak kompatibel dengan Bash 3.2 dan bash-completion v1).
{{< /note >}}
Kamu dapat memeriksa apakah kamu sudah memiliki bash-completion v2 dengan perintah `type _init_completion`. Jika belum, kamu dapat menginstalnya dengan menggunakan Homebrew:
@@ -417,7 +417,7 @@ Kamu dapat memeriksa apakah kamu sudah memiliki bash-completion v2 dengan perint
brew install bash-completion@2
```
Seperti yang disarankan keluaran perintah di atas, tambahkan teks berikut ke berkas `~/.bashrc`:
Seperti yang disarankan pada keluaran perintah di atas, tambahkan teks berikut ke berkas `~/.bashrc`:
```shell
export BASH_COMPLETION_COMPAT_DIR="/usr/local/etc/bash_completion.d"
@@ -426,55 +426,55 @@ export BASH_COMPLETION_COMPAT_DIR="/usr/local/etc/bash_completion.d"
Muat ulang terminalmu dan pastikan bash-completion v2 sudah terinstal dengan perintah `type _init_completion`.
### Menyalakan _auto complete_ kubectl
### Menyalakan penyelesaian otomatis kubectl
Sekarang kamu harus memastikan bahwa _completion script_ untuk `kubectl` sudah dimasukkan sebagai sumber _auto complete_ di semua sesi terminal. Kamu dapat melakukannya dengan beberapa cara:
Sekarang kamu harus memastikan bahwa skrip penyelesaian untuk `kubectl` sudah dimasukkan sebagai sumber penyelesaian otomatis di semua sesi terminal. Kamu dapat melakukannya dengan beberapa cara:
- Masukkan _completion script_ sebagai sumber di berkas `~/.bashrc`:
- Masukkan skrip penyelesaian sebagai sumber di berkas `~/.bashrc`:
```shell
echo 'source <(kubectl completion bash)' >>~/.bashrc
```
- Menambahkan _completion script_ ke direktori `/etc/bash_completion.d`:
- Menambahkan skrip penyelesaian ke direktori `/etc/bash_completion.d`:
```shell
kubectl completion bash >/etc/bash_completion.d/kubectl
```
- Jika kamu menggunakan alias untuk `kubectl`, kamu masih dapat menggunakan fitur _auto complete_ dengan menjalankan perintah:
- Jika kamu menggunakan alias untuk `kubectl`, kamu masih dapat menggunakan fitur penyelesaian otomatis dengan menjalankan perintah:
```shell
echo 'alias k=kubectl' >>~/.bashrc
echo 'complete -F __start_kubectl k' >>~/.bashrc
```
- Jika kamu menginstal `kubectl` dengan Homebrew (seperti yang sudah dijelaskan [di atas](#install-with-homebrew-on-macos)), maka _completion script_ untuk `kubectl` sudah berada di `/usr/local/etc/bash_completion.d/kubectl`. Kamu tidak perlu melakukan apa-apa lagi.
- Jika kamu menginstal `kubectl` dengan Homebrew (seperti yang sudah dijelaskan [di atas](#install-with-homebrew-on-macos)), maka skrip penyelesaian untuk `kubectl` sudah berada di `/usr/local/etc/bash_completion.d/kubectl`. Kamu tidak perlu melakukan apa-apa lagi.
{{< note >}}
bash-completion v2 yang diinstal dengan Homebrew meletakkan semua berkas nya di direktori `BASH_COMPLETION_COMPAT_DIR`, yang membuat dua cara terakhir dapat bekerja.
bash-completion v2 yang diinstal dengan Homebrew meletakkan semua berkas nya di direktori `BASH_COMPLETION_COMPAT_DIR`, itulah alasannya dua cara terakhir dapat bekerja.
{{< /note >}}
Setelah memuat ulang terminal, _auto complete_ dari `kubectl` seharusnya sudah dapat bekerja.
Setelah memuat ulang terminal, penyelesaian otomatis dari `kubectl` seharusnya sudah dapat bekerja.
{{% /tab %}}
{{% tab name="Zsh" %}}
_Completion script_ `kubectl` untuk Zsh dapat dibuat dengan perintah `kubectl completion zsh`. Masukkan skrip tersebut ke dalam terminal sebagai sumber untuk menyalakan _auto complete_ dari `kubectl`.
Skrip penyelesaian (_completion script_) `kubectl` untuk Zsh dapat dibuat dengan perintah `kubectl completion zsh`. Masukkan skrip tersebut ke dalam terminal sebagai sumber untuk menyalakan penyelesaian otomatis dari `kubectl`.
Tambahkan baris berikut di berkas `~/.zshrc` untuk menyalakan _auto complete_ dari `kubectl`:
Tambahkan baris berikut di berkas `~/.zshrc` untuk menyalakan penyelesaian otomatis dari `kubectl`:
```shell
source <(kubectl completion zsh)
```
Jika kamu menggunakan alias untuk `kubectl`, kamu masih dapat menggunakan fitur _auto complete_ dengan menjalankan perintah:
Jika kamu menggunakan alias untuk `kubectl`, kamu masih dapat menggunakan fitur penyelesaian otomatis dengan menjalankan perintah:
```shell
echo 'alias k=kubectl' >>~/.zshrc
echo 'complete -F __start_kubectl k' >>~/.zshrc
```
Setelah memuat ulang terminal, _auto complete_ dari `kubectl` seharusnya sudah dapat bekerja.
Setelah memuat ulang terminal, penyelesaian otomatis dari `kubectl` seharusnya sudah dapat bekerja.
Jika kamu mendapatkan pesan gagal seperti `complete:13: command not found: compdef`, maka tambahkan teks berikut ke awal berkas `~/.zshrc`:
@@ -488,9 +488,9 @@ compinit
{{% /capture %}}
{{% capture whatsnext %}}
* [Instalasi Minikube](/docs/tasks/tools/install-minikube/)
* Lihat [panduan memulai](/docs/setup/) untuk mencari tahu tentang pembuatan kluster.
* [Menginstal Minikube.](/docs/tasks/tools/install-minikube/)
* Lihat [panduan persiapan](/docs/setup/) untuk mencari tahu tentang pembuatan klaster.
* [Pelajari cara untuk menjalankan dan mengekspos aplikasimu.](/docs/tasks/access-application-cluster/service-access-application-cluster/)
* Jika kamu membutuhkan akses ke kluster yang tidak kamu buat, lihat [dokumen Sharing Cluster Access](/docs/tasks/access-application-cluster/configure-access-multiple-clusters/).
* Jika kamu membutuhkan akses ke klaster yang tidak kamu buat, lihat [dokumen Berbagi Akses Klaster](/docs/tasks/access-application-cluster/configure-access-multiple-clusters/).
* Baca [dokumen referensi kubectl](/docs/reference/kubectl/kubectl/)
{{% /capture %}}