@@ -16,7 +16,7 @@ Pengetahuan tentang [Pod](/docs/user-guide/pods) disarankan.
|
||||
|
||||
## Latar Belakang
|
||||
|
||||
Docker juga memiliki konsep _[volume]_(https://docs.docker.com/storage/), walaupun konsepnya Docker agak lebih fleksibel dan kurang dikelola. Pada Docker, sebuah volume adalah sesederhana sebuah direktori pada _disk_ atau di dalam Container lainnya. _Lifetime_ tidak dikelola dan hingga baru-baru ini hanya ada volume yang didukung _disk_ lokal. Docker sekarang menyediakan _driver_ untuk volume, namun fungsionalitasnya masih sangat terbatas (misalnya hingga Docker 1.7 hanya ada satu _driver_ volume yang diizinkan untuk setiap Container, dan tidak ada cara untuk menyampaikan parameter kepada volume).
|
||||
Docker juga memiliki konsep _[volume](https://docs.docker.com/storage/)_, walaupun konsepnya Docker agak lebih fleksibel dan kurang dikelola. Pada Docker, sebuah volume adalah sesederhana sebuah direktori pada _disk_ atau di dalam Container lainnya. _Lifetime_ tidak dikelola dan hingga baru-baru ini hanya ada volume yang didukung _disk_ lokal. Docker sekarang menyediakan _driver_ untuk volume, namun fungsionalitasnya masih sangat terbatas (misalnya hingga Docker 1.7 hanya ada satu _driver_ volume yang diizinkan untuk setiap Container, dan tidak ada cara untuk menyampaikan parameter kepada volume).
|
||||
|
||||
Sebaliknya, sebuah Volume Kubernetes memiliki _lifetime_ yang gamblang - sama dengan _lifetime_ Pod yang berisi Volume tersebut. Oleh karena itu, sebuah Volume bertahan lebih lama dari Container-container yang berjalan di dalam Pod tersebut, dan data di Volum tersebut juga dipertahankan melewati diulangnya Container. Tentu saja, saat sebuah Pod berakhir, Volume tersebut juga akan berakhir/terhapus. Dan mungkin lebih penting lagi, Kubernetes mendukung banyak jenis Volume, dan sebuah Pod dapat menggunakan sebanyak apapun Volume secara bersamaan.
|
||||
|
||||
|
||||
Reference in New Issue
Block a user