Merge pull request #22461 from wahyuoi/id/replace-links

Replace EN links to ID links
This commit is contained in:
Kubernetes Prow Robot
2020-07-24 22:56:16 -07:00
committed by GitHub
92 changed files with 357 additions and 357 deletions
@@ -178,7 +178,7 @@ Saat mengakses API dari Pod, pencarian dan autentikasi ke apiserver agak berbeda
Cara yang disarankan untuk menemukan apiserver di dalam Pod adalah dengan nama DNS `kubernetes.default.svc`,
yang akan mengubah kedalam bentuk Service IP yang pada gilirannya akan dialihkan ke apiserver.
Cara yang disarankan untuk mengautentikasi ke apiserver adalah dengan kredensial [akun servis](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-service-account/).
Cara yang disarankan untuk mengautentikasi ke apiserver adalah dengan kredensial [akun servis](/id/docs/tasks/configure-pod-container/configure-service-account/).
Oleh kube-system, Pod dikaitkan dengan sebuah akun servis (_service account_), dan sebuah kredensial (token) untuk akun servis (_service account_) tersebut ditempatkan ke pohon sistem berkas (_file system tree_) dari setiap Container di dalam Pod tersebut,
di `/var/run/secrets/kubernetes.io/serviceaccount/token`.
@@ -317,7 +317,7 @@ Ada beberapa proksi berbeda yang mungkin kamu temui saat menggunakan Kubernetes:
- dapat digunakan untuk menjangkau Node, Pod, atau Service
- melakukan _load balancing_ saat digunakan untuk menjangkau sebuah Service
1. [kube-proxy](/docs/concepts/services-networking/service/#ips-and-vips):
1. [kube-proxy](/id/docs/concepts/services-networking/service/#ips-and-vips):
- berjalan di setiap Node
- memproksi UDP dan TCP
@@ -320,7 +320,7 @@ contexts:
```
Untuk informasi lebih tentang bagaimana berkas Kubeconfig tergabung, lihat
[Mengatur Akses Cluster Menggunakan Berkas Kubeconfig](/docs/concepts/configuration/organize-cluster-access-kubeconfig/)
[Mengatur Akses Cluster Menggunakan Berkas Kubeconfig](/id/docs/concepts/configuration/organize-cluster-access-kubeconfig/)
## Jelajahi direktori $HOME/.kube
@@ -372,7 +372,7 @@ $Env:KUBECONFIG=$ENV:KUBECONFIG_SAVED
## {{% heading "whatsnext" %}}
* [Mengatur Akses Cluster Menggunakan Berkas Kubeconfig](/docs/concepts/configuration/organize-cluster-access-kubeconfig/)
* [Mengatur Akses Cluster Menggunakan Berkas Kubeconfig](/id/docs/concepts/configuration/organize-cluster-access-kubeconfig/)
* [kubectl config](/docs/reference/generated/kubectl/kubectl-commands#config)
@@ -19,7 +19,7 @@ _asalkan klaster kamu beroperasi pada lingkungan yang mendukung dan terkonfigura
Untuk informasi mengenai penyediaan dan penggunaan sumber daya Ingress yang dapat memberikan
servis URL yang dapat dijangkau secara eksternal, penyeimbang beban lalu lintas, terminasi SSL, dll.,
silahkan cek dokumentasi [Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress/)
silahkan cek dokumentasi [Ingress](/id/docs/concepts/services-networking/ingress/)
@@ -35,7 +35,7 @@ silahkan cek dokumentasi [Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress/)
## Berkas konfigurasi
Untuk membuat _load balancer_ eksternal, tambahkan baris di bawah ini ke
[berkas konfigurasi Service](/docs/concepts/services-networking/service/#loadbalancer) kamu:
[berkas konfigurasi Service](/id/docs/concepts/services-networking/service/#loadbalancer) kamu:
```yaml
type: LoadBalancer
@@ -69,17 +69,17 @@ Tekan tombol **CREATE** di pojok kanan atas di laman apapun untuk memulai.
_Deploy wizard_ meminta kamu untuk menyediakan informasi sebagai berikut:
- **App name** (wajib): Nama dari aplikasi kamu. Sebuah [label](/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/) dengan nama tersebut akan ditambahkan ke Deployment dan Service, jika ada, akan di-_deploy_.
- **App name** (wajib): Nama dari aplikasi kamu. Sebuah [label](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/) dengan nama tersebut akan ditambahkan ke Deployment dan Service, jika ada, akan di-_deploy_.
Nama aplikasi harus unik di dalam [Namespace](/docs/tasks/administer-cluster/namespaces/) Kubernetes yang kamu pilih. Nama tersebut harus dimulai dengan huruf kecil, dan diakhiri dengan huruf kecil atau angka, dan hanya berisi huruf kecil, angka dan tanda hubung (-). Nama tersebut juga dibatasi hanya 24 karakter. Spasi di depan dan belakang nama tersebut diabaikan.
- **Container image** (wajib): Tautan publik dari sebuah [_image_](/docs/concepts/containers/images/) kontainer Docker pada _registry_ apapun, atau sebuah _image_ privat (biasanya di-_hosting_ di Google Container Registry atau Docker Hub). Spesifikasi _image_ kontainer tersebut harus diakhiri dengan titik dua.
- **Container image** (wajib): Tautan publik dari sebuah [_image_](/id/docs/concepts/containers/images/) kontainer Docker pada _registry_ apapun, atau sebuah _image_ privat (biasanya di-_hosting_ di Google Container Registry atau Docker Hub). Spesifikasi _image_ kontainer tersebut harus diakhiri dengan titik dua.
- **Number of pods** (wajib): Berapa banyak Pod yang kamu inginkan untuk men-_deploy_ aplikasimu. Nilainya haruslah sebuah bilangan bulat positif.
Sebuah [Deployment](/docs/concepts/workloads/controllers/deployment/) akan terbuat untuk mempertahankan jumlah Pod di klaster kamu.
Sebuah [Deployment](/id/docs/concepts/workloads/controllers/deployment/) akan terbuat untuk mempertahankan jumlah Pod di klaster kamu.
- **Service** (opsional): Untuk beberapa aplikasi (misalnya aplikasi _frontend_) kamu mungkin akan mengekspos sebuah [Service](/docs/concepts/services-networking/service/) ke alamat IP publik yang mungkin berada diluar klaster kamu(Service eksternal). Untuk Service eksternal, kamu mungkin perlu membuka lebih dari satu porta jaringan untuk mengeksposnya. Lihat lebih lanjut [di sini](/docs/tasks/access-application-cluster/configure-cloud-provider-firewall/).
- **Service** (opsional): Untuk beberapa aplikasi (misalnya aplikasi _frontend_) kamu mungkin akan mengekspos sebuah [Service](/id/docs/concepts/services-networking/service/) ke alamat IP publik yang mungkin berada diluar klaster kamu(Service eksternal). Untuk Service eksternal, kamu mungkin perlu membuka lebih dari satu porta jaringan untuk mengeksposnya. Lihat lebih lanjut [di sini](/docs/tasks/access-application-cluster/configure-cloud-provider-firewall/).
Service lainnya yang hanya dapat diakses dari dalam klaster disebut Service internal.
@@ -87,9 +87,9 @@ _Deploy wizard_ meminta kamu untuk menyediakan informasi sebagai berikut:
Jika membutuhkan, kamu dapat membuka bagian **Advanced options** di mana kamu dapat menyetel lebih banyak pengaturan:
- **Description**: Tels yang kamu masukkan ke sini akan ditambahkan sebagai sebuah [anotasi](/docs/concepts/overview/working-with-objects/annotations/) ke Deployment dan akan ditampilkan di detail aplikasi.
- **Description**: Tels yang kamu masukkan ke sini akan ditambahkan sebagai sebuah [anotasi](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/annotations/) ke Deployment dan akan ditampilkan di detail aplikasi.
- **Labels**: [Label-label](/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/) bawaan yang akan digunakan untuk aplikasi kamu adalah `name` dan `version` aplikasi. Kamu dapat menentukan label lain untuk diterapkan ke Deployment, Service (jika ada), dan Pod, seperti `release`, `environment`, `tier`, `partition`, dan `track` rilis.
- **Labels**: [Label-label](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/) bawaan yang akan digunakan untuk aplikasi kamu adalah `name` dan `version` aplikasi. Kamu dapat menentukan label lain untuk diterapkan ke Deployment, Service (jika ada), dan Pod, seperti `release`, `environment`, `tier`, `partition`, dan `track` rilis.
Contoh:
@@ -107,9 +107,9 @@ track=stable
Jika pembuatan Namespace berhasil, Namespace tersebut akan dipilih secara bawaan. Jika pembuatannya gagal, maka Namespace yang pertama akan terpilih.
- **_Image Pull Secret_**: Jika kamu menggunakan _image_ kontainer Docker yang privat, mungkin diperlukan kredensial [_pull secret_](/docs/concepts/configuration/secret/).
- **_Image Pull Secret_**: Jika kamu menggunakan _image_ kontainer Docker yang privat, mungkin diperlukan kredensial [_pull secret_](/id/docs/concepts/configuration/secret/).
Dashboard menampilkan semua _secret_ yang tersedia dengan daftar _dropdown_, dan mengizinkan kamu untuk membuat _secret_ baru. Nama _secret_ tersebut harus mengikuti aturan Nama DNS, misalnya `new.image-pull.secret`. Isi dari sebuah _secret_ harus dienkode dalam bentuk _base64_ dan ditentukan dalam sebuah berkas [`.dockercfg`](/docs/concepts/containers/images/#specifying-imagepullsecrets-on-a-pod). Nama kredensial dapat berisi maksimal 253 karakter.
Dashboard menampilkan semua _secret_ yang tersedia dengan daftar _dropdown_, dan mengizinkan kamu untuk membuat _secret_ baru. Nama _secret_ tersebut harus mengikuti aturan Nama DNS, misalnya `new.image-pull.secret`. Isi dari sebuah _secret_ harus dienkode dalam bentuk _base64_ dan ditentukan dalam sebuah berkas [`.dockercfg`](/id/docs/concepts/containers/images/#specifying-imagepullsecrets-on-a-pod). Nama kredensial dapat berisi maksimal 253 karakter.
Jika pembuatan _image pull secret_ berhasil, _image pull secret_ tersebut akan terpilih secara bawaan. Jika gagal, maka tidak ada _secret_ yang dipilih.
@@ -123,7 +123,7 @@ track=stable
### Menggungah berkas YAML atau JSON
Kubernetes mendukung pengaturan deklaratif. Dengan cara ini, semua pengaturan disimpan dalam bentuk berkas YAML atau JSON menggunakan skema sumber daya [[API](/docs/concepts/overview/kubernetes-api/).
Kubernetes mendukung pengaturan deklaratif. Dengan cara ini, semua pengaturan disimpan dalam bentuk berkas YAML atau JSON menggunakan skema sumber daya [[API](/id/docs/concepts/overview/kubernetes-api/).
Sebagai alternatif untuk menentukan detail aplikasi di _deploy wizard_, kamu dapat menentukan sendiri detail aplikasi kamu dalam berkas YAML atau JSON, dan mengunggah berkas tersebut menggunakan Dashboard.