Merge pull request #22461 from wahyuoi/id/replace-links

Replace EN links to ID links
This commit is contained in:
Kubernetes Prow Robot
2020-07-24 22:56:16 -07:00
committed by GitHub
92 changed files with 357 additions and 357 deletions
@@ -178,7 +178,7 @@ Saat mengakses API dari Pod, pencarian dan autentikasi ke apiserver agak berbeda
Cara yang disarankan untuk menemukan apiserver di dalam Pod adalah dengan nama DNS `kubernetes.default.svc`,
yang akan mengubah kedalam bentuk Service IP yang pada gilirannya akan dialihkan ke apiserver.
Cara yang disarankan untuk mengautentikasi ke apiserver adalah dengan kredensial [akun servis](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-service-account/).
Cara yang disarankan untuk mengautentikasi ke apiserver adalah dengan kredensial [akun servis](/id/docs/tasks/configure-pod-container/configure-service-account/).
Oleh kube-system, Pod dikaitkan dengan sebuah akun servis (_service account_), dan sebuah kredensial (token) untuk akun servis (_service account_) tersebut ditempatkan ke pohon sistem berkas (_file system tree_) dari setiap Container di dalam Pod tersebut,
di `/var/run/secrets/kubernetes.io/serviceaccount/token`.
@@ -317,7 +317,7 @@ Ada beberapa proksi berbeda yang mungkin kamu temui saat menggunakan Kubernetes:
- dapat digunakan untuk menjangkau Node, Pod, atau Service
- melakukan _load balancing_ saat digunakan untuk menjangkau sebuah Service
1. [kube-proxy](/docs/concepts/services-networking/service/#ips-and-vips):
1. [kube-proxy](/id/docs/concepts/services-networking/service/#ips-and-vips):
- berjalan di setiap Node
- memproksi UDP dan TCP
@@ -320,7 +320,7 @@ contexts:
```
Untuk informasi lebih tentang bagaimana berkas Kubeconfig tergabung, lihat
[Mengatur Akses Cluster Menggunakan Berkas Kubeconfig](/docs/concepts/configuration/organize-cluster-access-kubeconfig/)
[Mengatur Akses Cluster Menggunakan Berkas Kubeconfig](/id/docs/concepts/configuration/organize-cluster-access-kubeconfig/)
## Jelajahi direktori $HOME/.kube
@@ -372,7 +372,7 @@ $Env:KUBECONFIG=$ENV:KUBECONFIG_SAVED
## {{% heading "whatsnext" %}}
* [Mengatur Akses Cluster Menggunakan Berkas Kubeconfig](/docs/concepts/configuration/organize-cluster-access-kubeconfig/)
* [Mengatur Akses Cluster Menggunakan Berkas Kubeconfig](/id/docs/concepts/configuration/organize-cluster-access-kubeconfig/)
* [kubectl config](/docs/reference/generated/kubectl/kubectl-commands#config)
@@ -19,7 +19,7 @@ _asalkan klaster kamu beroperasi pada lingkungan yang mendukung dan terkonfigura
Untuk informasi mengenai penyediaan dan penggunaan sumber daya Ingress yang dapat memberikan
servis URL yang dapat dijangkau secara eksternal, penyeimbang beban lalu lintas, terminasi SSL, dll.,
silahkan cek dokumentasi [Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress/)
silahkan cek dokumentasi [Ingress](/id/docs/concepts/services-networking/ingress/)
@@ -35,7 +35,7 @@ silahkan cek dokumentasi [Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress/)
## Berkas konfigurasi
Untuk membuat _load balancer_ eksternal, tambahkan baris di bawah ini ke
[berkas konfigurasi Service](/docs/concepts/services-networking/service/#loadbalancer) kamu:
[berkas konfigurasi Service](/id/docs/concepts/services-networking/service/#loadbalancer) kamu:
```yaml
type: LoadBalancer
@@ -69,17 +69,17 @@ Tekan tombol **CREATE** di pojok kanan atas di laman apapun untuk memulai.
_Deploy wizard_ meminta kamu untuk menyediakan informasi sebagai berikut:
- **App name** (wajib): Nama dari aplikasi kamu. Sebuah [label](/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/) dengan nama tersebut akan ditambahkan ke Deployment dan Service, jika ada, akan di-_deploy_.
- **App name** (wajib): Nama dari aplikasi kamu. Sebuah [label](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/) dengan nama tersebut akan ditambahkan ke Deployment dan Service, jika ada, akan di-_deploy_.
Nama aplikasi harus unik di dalam [Namespace](/docs/tasks/administer-cluster/namespaces/) Kubernetes yang kamu pilih. Nama tersebut harus dimulai dengan huruf kecil, dan diakhiri dengan huruf kecil atau angka, dan hanya berisi huruf kecil, angka dan tanda hubung (-). Nama tersebut juga dibatasi hanya 24 karakter. Spasi di depan dan belakang nama tersebut diabaikan.
- **Container image** (wajib): Tautan publik dari sebuah [_image_](/docs/concepts/containers/images/) kontainer Docker pada _registry_ apapun, atau sebuah _image_ privat (biasanya di-_hosting_ di Google Container Registry atau Docker Hub). Spesifikasi _image_ kontainer tersebut harus diakhiri dengan titik dua.
- **Container image** (wajib): Tautan publik dari sebuah [_image_](/id/docs/concepts/containers/images/) kontainer Docker pada _registry_ apapun, atau sebuah _image_ privat (biasanya di-_hosting_ di Google Container Registry atau Docker Hub). Spesifikasi _image_ kontainer tersebut harus diakhiri dengan titik dua.
- **Number of pods** (wajib): Berapa banyak Pod yang kamu inginkan untuk men-_deploy_ aplikasimu. Nilainya haruslah sebuah bilangan bulat positif.
Sebuah [Deployment](/docs/concepts/workloads/controllers/deployment/) akan terbuat untuk mempertahankan jumlah Pod di klaster kamu.
Sebuah [Deployment](/id/docs/concepts/workloads/controllers/deployment/) akan terbuat untuk mempertahankan jumlah Pod di klaster kamu.
- **Service** (opsional): Untuk beberapa aplikasi (misalnya aplikasi _frontend_) kamu mungkin akan mengekspos sebuah [Service](/docs/concepts/services-networking/service/) ke alamat IP publik yang mungkin berada diluar klaster kamu(Service eksternal). Untuk Service eksternal, kamu mungkin perlu membuka lebih dari satu porta jaringan untuk mengeksposnya. Lihat lebih lanjut [di sini](/docs/tasks/access-application-cluster/configure-cloud-provider-firewall/).
- **Service** (opsional): Untuk beberapa aplikasi (misalnya aplikasi _frontend_) kamu mungkin akan mengekspos sebuah [Service](/id/docs/concepts/services-networking/service/) ke alamat IP publik yang mungkin berada diluar klaster kamu(Service eksternal). Untuk Service eksternal, kamu mungkin perlu membuka lebih dari satu porta jaringan untuk mengeksposnya. Lihat lebih lanjut [di sini](/docs/tasks/access-application-cluster/configure-cloud-provider-firewall/).
Service lainnya yang hanya dapat diakses dari dalam klaster disebut Service internal.
@@ -87,9 +87,9 @@ _Deploy wizard_ meminta kamu untuk menyediakan informasi sebagai berikut:
Jika membutuhkan, kamu dapat membuka bagian **Advanced options** di mana kamu dapat menyetel lebih banyak pengaturan:
- **Description**: Tels yang kamu masukkan ke sini akan ditambahkan sebagai sebuah [anotasi](/docs/concepts/overview/working-with-objects/annotations/) ke Deployment dan akan ditampilkan di detail aplikasi.
- **Description**: Tels yang kamu masukkan ke sini akan ditambahkan sebagai sebuah [anotasi](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/annotations/) ke Deployment dan akan ditampilkan di detail aplikasi.
- **Labels**: [Label-label](/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/) bawaan yang akan digunakan untuk aplikasi kamu adalah `name` dan `version` aplikasi. Kamu dapat menentukan label lain untuk diterapkan ke Deployment, Service (jika ada), dan Pod, seperti `release`, `environment`, `tier`, `partition`, dan `track` rilis.
- **Labels**: [Label-label](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/) bawaan yang akan digunakan untuk aplikasi kamu adalah `name` dan `version` aplikasi. Kamu dapat menentukan label lain untuk diterapkan ke Deployment, Service (jika ada), dan Pod, seperti `release`, `environment`, `tier`, `partition`, dan `track` rilis.
Contoh:
@@ -107,9 +107,9 @@ track=stable
Jika pembuatan Namespace berhasil, Namespace tersebut akan dipilih secara bawaan. Jika pembuatannya gagal, maka Namespace yang pertama akan terpilih.
- **_Image Pull Secret_**: Jika kamu menggunakan _image_ kontainer Docker yang privat, mungkin diperlukan kredensial [_pull secret_](/docs/concepts/configuration/secret/).
- **_Image Pull Secret_**: Jika kamu menggunakan _image_ kontainer Docker yang privat, mungkin diperlukan kredensial [_pull secret_](/id/docs/concepts/configuration/secret/).
Dashboard menampilkan semua _secret_ yang tersedia dengan daftar _dropdown_, dan mengizinkan kamu untuk membuat _secret_ baru. Nama _secret_ tersebut harus mengikuti aturan Nama DNS, misalnya `new.image-pull.secret`. Isi dari sebuah _secret_ harus dienkode dalam bentuk _base64_ dan ditentukan dalam sebuah berkas [`.dockercfg`](/docs/concepts/containers/images/#specifying-imagepullsecrets-on-a-pod). Nama kredensial dapat berisi maksimal 253 karakter.
Dashboard menampilkan semua _secret_ yang tersedia dengan daftar _dropdown_, dan mengizinkan kamu untuk membuat _secret_ baru. Nama _secret_ tersebut harus mengikuti aturan Nama DNS, misalnya `new.image-pull.secret`. Isi dari sebuah _secret_ harus dienkode dalam bentuk _base64_ dan ditentukan dalam sebuah berkas [`.dockercfg`](/id/docs/concepts/containers/images/#specifying-imagepullsecrets-on-a-pod). Nama kredensial dapat berisi maksimal 253 karakter.
Jika pembuatan _image pull secret_ berhasil, _image pull secret_ tersebut akan terpilih secara bawaan. Jika gagal, maka tidak ada _secret_ yang dipilih.
@@ -123,7 +123,7 @@ track=stable
### Menggungah berkas YAML atau JSON
Kubernetes mendukung pengaturan deklaratif. Dengan cara ini, semua pengaturan disimpan dalam bentuk berkas YAML atau JSON menggunakan skema sumber daya [[API](/docs/concepts/overview/kubernetes-api/).
Kubernetes mendukung pengaturan deklaratif. Dengan cara ini, semua pengaturan disimpan dalam bentuk berkas YAML atau JSON menggunakan skema sumber daya [[API](/id/docs/concepts/overview/kubernetes-api/).
Sebagai alternatif untuk menentukan detail aplikasi di _deploy wizard_, kamu dapat menentukan sendiri detail aplikasi kamu dalam berkas YAML atau JSON, dan mengunggah berkas tersebut menggunakan Dashboard.
@@ -35,7 +35,7 @@ kubectl create configmap <map-name> <data-source>
di mana \<map-name> merupakan nama yang ingin kamu berikan pada ConfigMap tersebut dan \<data-source> adalah direktori, berkas, atau nilai harfiah yang digunakan sebagai sumber data.
Nama dari sebuah objek ConfigMap haruslah berupa
[nama subdomain DNS](/docs/concepts/overview/working-with-objects/names#dns-subdomain-names) yang sah.
[nama subdomain DNS](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/names#dns-subdomain-names) yang sah.
Ketika kamu membuat ConfigMap dari sebuah berkas, secara bawaan, _basename_ dari berkas tersebut akan menjadi kunci pada \<data-source>, dan isi dari berkas tersebut akan menjadi nilai dari kunci tersebut.
@@ -615,14 +615,14 @@ Seperti sebelumnya, semua berkas yang sebelumnya berada pada direktori `/etc/con
### Memproyeksikan kunci ke jalur dan perizinan berkas tertentu
Kamu dapat memproyeksikan kunci ke jalur dan perizinan tertentu pada setiap
berkas. Panduan pengguna [Secret](/docs/concepts/configuration/secret/#using-secrets-as-files-from-a-pod) menjelaskan mengenai sintaks-sintaksnya.
berkas. Panduan pengguna [Secret](/id/docs/concepts/configuration/secret/#using-secrets-as-files-from-a-pod) menjelaskan mengenai sintaks-sintaksnya.
### ConfigMap yang dipasang akan diperbarui secara otomatis
Ketika sebuah ConfigMap yang sudah dipasang pada sebuah volume diperbarui, kunci-kunci yang diproyeksikan akan turut diperbarui. Kubelet akan memeriksa apakah ConfigMap yang dipasang merupakan yang terbaru pada sinkronisasi berkala. Namun, ConfigMap menggunakan _cache_ lokal berbasis ttl (_time-to-live_) miliknya untuk mendapatkan nilai dari ConfigMap saat ini. Hasilnya, keseluruhan penundaan dari saat ketika ConfigMap diperbarui sampai saat ketika kunci-kunci baru diproyeksikan ke pada Pod bisa selama periode sinkronisasi kubelet (secara bawaan selama 1 menit) + ttl dari _cache_ ConfigMap (secara bawaan selama 1 menit) pada kubelet. Kamu dapat memicu pembaruan langsung dengan memperbarui salah satu dari anotasi Pod.
{{< note >}}
Kontainer yang menggunakan ConfigMap sebagai volume [subPath](/docs/concepts/storage/volumes/#using-subpath) tidak akan menerima pembaruan ConfigMap.
Kontainer yang menggunakan ConfigMap sebagai volume [subPath](/id/docs/concepts/storage/volumes/#using-subpath) tidak akan menerima pembaruan ConfigMap.
{{< /note >}}
@@ -631,10 +631,10 @@ Kontainer yang menggunakan ConfigMap sebagai volume [subPath](/docs/concepts/sto
## Memahami ConfigMap dan Pod
Sumber daya API ConfigMap menyimpan data konfigurasi sebagai pasangan kunci-nilai. Data tersebut dapat dikonsumsi oleh Pod atau sebagai penyedia konfigurasi untuk komponen-komponen sistem seperti kontroler. ConfigMap mirip dengan [Secret](/docs/concepts/configuration/secret/), tetapi ConfigMap dimaksudkan untuk mengolah tulisan yang tidak memiliki informasi yang sensitif. Baik pengguna maupun komponen sistem dapat menyimpan data konfigurasi pada ConfigMap.
Sumber daya API ConfigMap menyimpan data konfigurasi sebagai pasangan kunci-nilai. Data tersebut dapat dikonsumsi oleh Pod atau sebagai penyedia konfigurasi untuk komponen-komponen sistem seperti kontroler. ConfigMap mirip dengan [Secret](/id/docs/concepts/configuration/secret/), tetapi ConfigMap dimaksudkan untuk mengolah tulisan yang tidak memiliki informasi yang sensitif. Baik pengguna maupun komponen sistem dapat menyimpan data konfigurasi pada ConfigMap.
{{< note >}}
ConfigMap harus mereferensikan berkas-berkas properti, bukan menggantikannya. Anggaplah ConfigMap sebagai sesuatu yang merepresentasikan direktori `/etc` beserta isinya pada Linux. Sebagai contoh, jika kamu membuat sebuah [Volume Kubernetes](/docs/concepts/storage/volumes/) dari ConfigMap, tiap butir data pada ConfigMap direpresentasikan sebagai sebuah berkas pada volume.
ConfigMap harus mereferensikan berkas-berkas properti, bukan menggantikannya. Anggaplah ConfigMap sebagai sesuatu yang merepresentasikan direktori `/etc` beserta isinya pada Linux. Sebagai contoh, jika kamu membuat sebuah [Volume Kubernetes](/id/docs/concepts/storage/volumes/) dari ConfigMap, tiap butir data pada ConfigMap direpresentasikan sebagai sebuah berkas pada volume.
{{< /note >}}
Kolom `data` pada ConfigMap berisi data konfigurasi. Seperti pada contoh di bawah, hal ini bisa berupa sesuatu yang sederhana -- seperti properti individual yang ditentukan menggunakan `--from-literal` -- atau sesuatu yang kompleks -- seperti berkas konfigurasi atau _blob_ JSON yang ditentukan dengan `--from-file`.
@@ -84,7 +84,7 @@ metadata:
EOF
```
Nama dari objek ServiceAccount haruslah sebuah [nama subdomain DNS](/docs/concepts/overview/working-with-objects/names#dns-subdomain-names) yang valid.
Nama dari objek ServiceAccount haruslah sebuah [nama subdomain DNS](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/names#dns-subdomain-names) yang valid.
Jika kamu mendapatkan objek ServiceAccount secara komplit, seperti ini:
@@ -108,7 +108,7 @@ secrets:
maka kamu dapat melihat bahwa _token_ telah dibuat secara otomatis dan dirujuk oleh ServiceAccount.
Kamu dapat menggunakan _plugin_ otorisasi untuk [mengatur hak akses dari ServiceAccount](/docs/reference/access-authn-authz/rbac/#service-account-permissions).
Kamu dapat menggunakan _plugin_ otorisasi untuk [mengatur hak akses dari ServiceAccount](/id/docs/reference/access-authn-authz/rbac/#service-account-permissions).
Untuk menggunakan ServiceAccount selain nilai standar, atur _field_ `spec.serviceAccountName` dari Pod menjadi nama dari ServiceAccount yang hendak kamu gunakan.
@@ -280,7 +280,7 @@ ServiceAccountTokenVolumeProjection masih dalam tahap __beta__ untuk versi 1.12
Kubelet juga dapat memproyeksikan _token_ ServiceAccount ke Pod. Kamu dapat menentukan properti yang diinginkan dari _token_ seperti target pengguna dan durasi validitas. Properti tersebut tidak dapat diubah pada _token_ ServiceAccount standar. _Token_ ServiceAccount juga akan menjadi tidak valid terhadap API ketika Pod atau ServiceAccount dihapus.
Perilaku ini diatur pada PodSpec menggunakan tipe ProjectedVolume yaitu [ServiceAccountToken](/docs/concepts/storage/volumes/#projected). Untuk memungkinkan Pod dengan _token_ dengan pengguna bertipe _"vault"_ dan durasi validitas selama dua jam, kamu harus mengubah bagian ini pada PodSpec:
Perilaku ini diatur pada PodSpec menggunakan tipe ProjectedVolume yaitu [ServiceAccountToken](/id/docs/concepts/storage/volumes/#projected). Untuk memungkinkan Pod dengan _token_ dengan pengguna bertipe _"vault"_ dan durasi validitas selama dua jam, kamu harus mengubah bagian ini pada PodSpec:
{{< codenew file="pods/pod-projected-svc-token.yaml" >}}
@@ -206,7 +206,7 @@ kubectl get pod private-reg
* Pelajari lebih lanjut tentang [Secret](/id/docs/concepts/configuration/secret/).
* Pelajari lebih lanjut tentang [menggunakan register pribadi](/id/docs/concepts/containers/images/#menggunakan-register-privat).
* Pelajari lebih lanjut tentang [menambahkan Secret untuk menarik _image_ ke dalam sebuah akun service](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-service-account/#add-imagepullsecrets-to-a-service-account).
* Pelajari lebih lanjut tentang [menambahkan Secret untuk menarik _image_ ke dalam sebuah akun service](/id/docs/tasks/configure-pod-container/configure-service-account/#add-imagepullsecrets-to-a-service-account).
* Lihatlah [kubectl create secret docker-registry](/docs/reference/generated/kubectl/kubectl-commands/#-em-secret-docker-registry-em-).
* Lihatlah [Secret](/docs/reference/generated/kubernetes-api/{{< param "version" >}}/#secret-v1-core).
* Lihatlah bidang `imagePullSecrets` dari [PodSpec](/docs/reference/generated/kubernetes-api/{{< param "version" >}}/#podspec-v1-core).
@@ -412,7 +412,7 @@ kubectl delete pod security-context-demo-4
* [Menyetel Docker dengan peningkatan keamanan terbaru](https://opensource.com/business/15/3/docker-security-tuning)
* [Dokumen desain konteks keamanan](https://git.k8s.io/community/contributors/design-proposals/auth/security_context.md)
* [Dokumen desain manajemen kepemilikan](https://git.k8s.io/community/contributors/design-proposals/storage/volume-ownership-management.md)
* [Kebijakan keamanan Pod](/docs/concepts/policy/pod-security-policy/)
* [Kebijakan keamanan Pod](/id/docs/concepts/policy/pod-security-policy/)
* [Dokumen desain AllowPrivilegeEscalation](https://git.k8s.io/community/contributors/design-proposals/auth/no-new-privs.md)
@@ -16,7 +16,7 @@ CronJob memiliki keterbatasan dan kekhasan.
Misalnya, dalam keadaan tertentu, sebuah CronJob dapat membuat banyak Job.
Karena itu, Job haruslah _idempotent._
Untuk informasi lanjut mengenai keterbatasan, lihat [CronJob](/docs/concepts/workloads/controllers/cron-jobs).
Untuk informasi lanjut mengenai keterbatasan, lihat [CronJob](/id/docs/concepts/workloads/controllers/cron-jobs).
@@ -127,7 +127,7 @@ kubectl delete cronjob hello
```
Menghapus CronJob akan menghapus semua Job dan Pod yang telah terbuat dan menghentikanya dari pembuatan Job tambahan.
Kamu dapat membaca lebih lanjut tentang menghapus Job di [_garbage collection_](/docs/concepts/workloads/controllers/garbage-collection/).
Kamu dapat membaca lebih lanjut tentang menghapus Job di [_garbage collection_](/id/docs/concepts/workloads/controllers/garbage-collection/).
## Menulis Speifikasi Sebuah Cron
@@ -162,8 +162,8 @@ Sebuah tanda tanya (`?`) dalam penjadwalan memiliki makna yang sama dengan tanda
### Templat Job
`.spec.JobTemplate` adalah templat untuk sebuah Job, dan itu wajib.
Templat Job memiliki skema yang sama dengan [Job](/docs/concepts/workloads/controllers/jobs-run-to-completion/), kecuali jika bersarang dan tidak memiliki sebuah `apiVersion` atau `kind`.
Untuk informasi lebih lanjut tentang menulis sebuah Job `.spec` lihat [Menulis spesifikasi Job](/docs/concepts/workloads/controllers/jobs-run-to-completion/#writing-a-job-spec).
Templat Job memiliki skema yang sama dengan [Job](/id/docs/concepts/workloads/controllers/jobs-run-to-completion/), kecuali jika bersarang dan tidak memiliki sebuah `apiVersion` atau `kind`.
Untuk informasi lebih lanjut tentang menulis sebuah Job `.spec` lihat [Menulis spesifikasi Job](/id/docs/concepts/workloads/controllers/jobs-run-to-completion/#writing-a-job-spec).
### _Starting Deadline_
@@ -172,7 +172,7 @@ dapat ditemukan pada `autoscaling/v2beta2`. *Field* yang baru diperkenalkan pada
`autoscaling/v2beta2` adalah *preserved* sebagai anotasi ketika menggunakan `autoscaling/v1`.
Ketika kamu membuat sebuah HorizontalPodAutoscaler, pastikan nama yang ditentukan adalah valid
[nama subdomain DNS](/docs/concepts/overview/working-with-objects/names#nama).
[nama subdomain DNS](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/names#nama).
Untuk lebih detail tentang objek API ini dapat ditemukan di
[Objek HorizontalPodAutoscaler](https://git.k8s.io/community/contributors/design-proposals/autoscaling/horizontal-pod-autoscaler.md#horizontalpodautoscaler-object).
@@ -40,7 +40,7 @@ dan menambahkan sertifikat yang diurai ke `RootCAs` di _struct_
[`tls.Config`](https://godoc.org/crypto/tls#Config).
Kamu bisa mendistribusikan sertifikat CA sebagai sebuah
[ConfigMap](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-pod-configmap) yang bisa diakses oleh Pod kamu.
[ConfigMap](/id/docs/tasks/configure-pod-container/configure-pod-configmap) yang bisa diakses oleh Pod kamu.
## Meminta Sertifikat
@@ -284,7 +284,7 @@ Kamu dapat menginstal `kubectl` sebagai bagian dari Google Cloud SDK.
## Memeriksa konfigurasi kubectl
Agar `kubectl` dapat mengakses klaster Kubernetes, dibutuhkan sebuah [berkas kubeconfig](/docs/tasks/access-application-cluster/configure-access-multiple-clusters/), yang akan otomatis dibuat ketika kamu membuat klaster baru menggunakan [kube-up.sh](https://github.com/kubernetes/kubernetes/blob/master/cluster/kube-up.sh) atau setelah berhasil men-_deploy_ klaster Minikube. Secara bawaan, konfigurasi `kubectl` disimpan di `~/.kube/config`.
Agar `kubectl` dapat mengakses klaster Kubernetes, dibutuhkan sebuah [berkas kubeconfig](/id/docs/tasks/access-application-cluster/configure-access-multiple-clusters/), yang akan otomatis dibuat ketika kamu membuat klaster baru menggunakan [kube-up.sh](https://github.com/kubernetes/kubernetes/blob/master/cluster/kube-up.sh) atau setelah berhasil men-_deploy_ klaster Minikube. Secara bawaan, konfigurasi `kubectl` disimpan di `~/.kube/config`.
Kamu dapat memeriksa apakah konfigurasi `kubectl` sudah benar dengan mengambil keadaan klaster:
@@ -490,9 +490,9 @@ compinit
## {{% heading "whatsnext" %}}
* [Menginstal Minikube.](/docs/tasks/tools/install-minikube/)
* [Menginstal Minikube.](/id/docs/tasks/tools/install-minikube/)
* Lihat [panduan persiapan](/docs/setup/) untuk mencari tahu tentang pembuatan klaster.
* [Pelajari cara untuk menjalankan dan mengekspos aplikasimu.](/docs/tasks/access-application-cluster/service-access-application-cluster/)
* Jika kamu membutuhkan akses ke klaster yang tidak kamu buat, lihat [dokumen Berbagi Akses Klaster](/docs/tasks/access-application-cluster/configure-access-multiple-clusters/).
* Jika kamu membutuhkan akses ke klaster yang tidak kamu buat, lihat [dokumen Berbagi Akses Klaster](/id/docs/tasks/access-application-cluster/configure-access-multiple-clusters/).
* Baca [dokumen referensi kubectl](/docs/reference/kubectl/kubectl/)
@@ -9,7 +9,7 @@ card:
<!-- overview -->
Halaman ini menunjukkan cara instalasi [Minikube](/docs/tutorials/hello-minikube), sebuah alat untuk menjalankan sebuah klaster Kubernetes dengan satu Node pada mesin virtual yang ada di komputer kamu.
Halaman ini menunjukkan cara instalasi [Minikube](/id/docs/tutorials/hello-minikube), sebuah alat untuk menjalankan sebuah klaster Kubernetes dengan satu Node pada mesin virtual yang ada di komputer kamu.
@@ -65,7 +65,7 @@ Hyper-V Requirements: A hypervisor has been detected. Features required for
### Menginstal kubectl
Pastikan kamu mempunyai kubectl yang terinstal. Kamu bisa menginstal kubectl dengan mengikuti instruksi pada halaman [Menginstal dan Menyiapkan kubectl](/docs/tasks/tools/install-kubectl/#install-kubectl-on-linux).
Pastikan kamu mempunyai kubectl yang terinstal. Kamu bisa menginstal kubectl dengan mengikuti instruksi pada halaman [Menginstal dan Menyiapkan kubectl](/id/docs/tasks/tools/install-kubectl/#install-kubectl-on-linux).
### Menginstal sebuah Hypervisor
@@ -125,7 +125,7 @@ brew install minikube
{{% tab name="macOS" %}}
### Instalasi kubectl
Pastikan kamu mempunyai kubectl yang terinstal. Kamu bisa menginstal kubectl berdasarkan instruksi pada laman [Menginstal dan Menyiapkan kubectl](/docs/tasks/tools/install-kubectl/#install-kubectl-on-macos).
Pastikan kamu mempunyai kubectl yang terinstal. Kamu bisa menginstal kubectl berdasarkan instruksi pada laman [Menginstal dan Menyiapkan kubectl](/id/docs/tasks/tools/install-kubectl/#install-kubectl-on-macos).
### Instalasi sebuah Hypervisor
@@ -161,7 +161,7 @@ sudo mv minikube /usr/local/bin
{{% tab name="Windows" %}}
### Instalasi kubectl
Pastikan kamu mempunyai kubectl yang terinstal. Kamu bisa menginstal kubectl berdasarkan instruksi pada halaman [Menginstal dan Menyiapkan kubectl](/docs/tasks/tools/install-kubectl/#install-kubectl-on-windows).
Pastikan kamu mempunyai kubectl yang terinstal. Kamu bisa menginstal kubectl berdasarkan instruksi pada halaman [Menginstal dan Menyiapkan kubectl](/id/docs/tasks/tools/install-kubectl/#install-kubectl-on-windows).
### Menginstal sebuah Hypervisor