From 96710505b01448a2eb7127d5bab4a50d62bbd124 Mon Sep 17 00:00:00 2001 From: Aris Cahyadi Risdianto Date: Tue, 2 Jun 2020 00:41:23 +0800 Subject: [PATCH] Fixing the wording consistency. --- .../get-shell-running-container.md | 50 +++++++++---------- 1 file changed, 25 insertions(+), 25 deletions(-) diff --git a/content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md b/content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md index 6bbacba023..39d2317de5 100644 --- a/content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md +++ b/content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md @@ -1,12 +1,12 @@ --- -title: Dapatkan _Shell_ Untuk Masuk ke Kontainer yang Sedang Berjalan +title: Mendapatkan Shell Untuk Masuk ke Container yang Sedang Berjalan content_template: templates/task --- {{% capture overview %}} -Halaman ini menunjukkan bagaimana cara menggunakan `kubectl exec` untuk -mendapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam kontainer yang sedang berjalan. +Laman ini menunjukkan bagaimana cara menggunakan `kubectl exec` untuk +mendapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam Container yang sedang berjalan. {{% /capture %}} @@ -20,26 +20,26 @@ mendapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam kontainer yang sedang berjalan. {{% capture steps %}} -## Mendapatkan sebuah _shell_ untuk masuk ke sebuah kontainer +## Mendapatkan sebuah _shell_ untuk masuk ke sebuah Container -Dalam latihan ini, kamu perlu membuat Pod yang hanya memiliki satu kontainer saja. Kontainer -tersebut menjalankan _image_ nginx. Berikut ini adalah _file_ konfigurasi untuk Pod tersebut: +Dalam latihan ini, kamu perlu membuat Pod yang hanya memiliki satu Container saja. Container +tersebut menjalankan _image_ nginx. Berikut ini adalah berkas konfigurasi untuk Pod tersebut: {{< codenew file="application/shell-demo.yaml" >}} -Buatlah Pod: +Buatlah Pod tersebut: ```shell kubectl apply -f https://k8s.io/examples/application/shell-demo.yaml ``` -Pastikan bahwa kontainer dalam Pod berjalan: +Pastikan bahwa Container dalam Pod berjalan: ```shell kubectl get pod shell-demo ``` -Dapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam kontainer: +Dapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam Container: ```shell kubectl exec -it shell-demo -- /bin/bash @@ -47,17 +47,17 @@ kubectl exec -it shell-demo -- /bin/bash {{< note >}} -Simbol tanda hubung ganda "--" digunakan untuk memisahkan antara argumen perintah yang ingin kamu eksekusi pada kontainer dan argumen dari kubectl itu sendiri. +Simbol tanda hubung ganda "--" digunakan untuk memisahkan antara argumen perintah yang ingin kamu eksekusi pada Container dan argumen dari kubectl itu sendiri. {{< /note >}} -Dalam _shell_ kamu, perlihatkan isi dari direktori _root_: +Di dalam _shell_ kamu, perlihatkan isi dari direktori _root_: ```shell root@shell-demo:/# ls / ``` -Dalam _shell_ kamu, cobalah dengan perintah-perintah yang lainnya. Berikut ini beberapa contoh diantaranya: +Di dalam _shell_ kamu, cobalah perintah-perintah yang lainnya. Berikut beberapa contohnya: ```shell root@shell-demo:/# ls / @@ -75,11 +75,11 @@ root@shell-demo:/# ps aux | grep nginx ## Menulis halaman utama (_root_) untuk nginx -Lihat kembali pada _file_ konfigurasi untuk Pod kamu. Pod -memiliki _volume_ `emptyDir`, dan kontainer melakukan _mounting untuk _volume_ tersebut +Lihat kembali berkas konfigurasi untuk Pod kamu. Pod +memiliki volume `emptyDir`, dan Container melakukan pemasangan (_mounting_) untuk volume tersebut pada `/usr/share/nginx/html`. -Pada _shell_ kamu, buatlah _file_ `index.html` dalam direktori `/usr/share/nginx/html`: +Pada _shell_ kamu, buatlah berkas `index.html` dalam direktori `/usr/share/nginx/html`: ```shell root@shell-demo:/# echo Hello shell demo > /usr/share/nginx/html/index.html @@ -93,7 +93,7 @@ root@shell-demo:/# apt-get install curl root@shell-demo:/# curl localhost ``` -Tampilan akan menunjukkan teks yang kamu tulis pada _file_ `index.html`. +Keluarannya akan menunjukkan teks yang kamu tulis pada berkas `index.html`. ```shell Hello shell demo @@ -101,16 +101,16 @@ Hello shell demo Setelah kamu selesai dengan _shell_ kamu, ketiklah `exit`. -## Menjalankan perintah individu dalam sebuah kontainer +## Menjalankan perintah individu di dalam sebuah Container -Pada jendela (_window_) perintah biasa, bukan pada _shell_ kamu dalam kontainer, -lihatlah daftar lingkungan variabel pada kontainer yang sedang berjalan: +Pada jendela (_window_) perintah biasa, bukan pada _shell_ kamu di dalam Container, +lihatlah daftar variabel lingkungan (_environment variable_) pada Container yang sedang berjalan: ```shell kubectl exec shell-demo env ``` -Cobalah dengan menjalankan perintah lainnya. Berikut ini beberapa contoh diantaranya: +Cobalah dengan menjalankan perintah lainnya. Berikut beberapa contohnya: ```shell kubectl exec shell-demo ps aux @@ -122,13 +122,13 @@ kubectl exec shell-demo cat /proc/1/mounts {{% capture discussion %}} -## Membuka sebuah _shell_ ketika sebuah Pod memiliki lebih dari satu kontainer +## Membuka sebuah _shell_ ketika sebuah Pod memiliki lebih dari satu Container -Jika sebuah Pod memiliki lebih dari satu kontainer, gunakanlah `--container` atau `-c` untuk -menentukan kontainer yang dimaksud dalam perintah `kubectl exec`. Sebagai contoh, -misalkan kamu memiliki Pod yang bernama my-pod, dan Pod tersebut memiliki dua kontainer +Jika sebuah Pod memiliki lebih dari satu Container, gunakanlah `--container` atau `-c` untuk +menentukan Container yang dimaksud pada perintah `kubectl exec`. Sebagai contoh, +misalkan kamu memiliki Pod yang bernama my-pod, dan Pod tersebut memiliki dua Container yang bernama main-app dan helper-app. Perintah berikut ini akan membuka sebuah -_shell_ ke kontainer dengan nama main-app. +_shell_ ke Container dengan nama main-app. ```shell kubectl exec -it my-pod --container main-app -- /bin/bash