From 821f01b9da69963d6c24b532bbac0a7eb1cb741e Mon Sep 17 00:00:00 2001 From: Imre Nagi Date: Tue, 23 Jun 2020 22:39:45 +0700 Subject: [PATCH] Fix typo Signed-off-by: Imre Nagi --- .../docs/reference/access-authn-authz/rbac.md | 196 +++++++++--------- 1 file changed, 98 insertions(+), 98 deletions(-) diff --git a/content/id/docs/reference/access-authn-authz/rbac.md b/content/id/docs/reference/access-authn-authz/rbac.md index 44e6262f1c..27d060329f 100644 --- a/content/id/docs/reference/access-authn-authz/rbac.md +++ b/content/id/docs/reference/access-authn-authz/rbac.md @@ -38,32 +38,32 @@ untuk memahami bagaimana pembatasan tersebut dapat mencegah kamu melakukan beber Sebuah RBAC Role atau ClusterRole berisi aturan yang mewakili sekumpulan izin. Izin bersifat aditif (tidak ada aturan "tolak"). -Sebuah Role selalu mengatur izin dalam _namespace_ tertentu; -ketika kamu membuat Role, kamu harus menentukan _namespace_ tempat Role tersebut berada. +Sebuah Role selalu mengatur izin dalam Namespace tertentu; +ketika kamu membuat Role, kamu harus menentukan Namespace tempat Role tersebut berada. -ClusterRole, sebaliknya, adalah sumber daya tanpa _namespace_. Sumber daya tersebut memiliki nama yang berbeda (Role -dan ClusterRole) karena objek Kubernetes selalu harus menggunakan _namespace_ atau tanpa _namespace_; +ClusterRole, sebaliknya, adalah sumber daya tanpa Namespace. Sumber daya tersebut memiliki nama yang berbeda (Role +dan ClusterRole) karena objek Kubernetes selalu harus menggunakan Namespace atau tanpa Namespace; tidak mungkin keduanya. -ClusterRoles memiliki beberapa kegunaan. kamu bisa menggunakan ClusterRole untuk: +ClusterRole memiliki beberapa kegunaan. Kamu bisa menggunakan ClusterRole untuk: -1. mendefinisikan izin pada sumber daya dalam _namespace_ dan diberikan dalam sebuah _namespace_ atau lebih -1. mendefinisikan izin pada sumber daya dalam _namespace_ dan diberikan dalam seluruh _namespace_ +1. mendefinisikan izin pada sumber daya dalam Namespace dan diberikan dalam sebuah Namespace atau lebih +1. mendefinisikan izin pada sumber daya dalam Namespace dan diberikan dalam seluruh Namespace 1. mendefinisikan izin pada sumber daya yang dicakup klaster -Jika kamu ingin mendefinisikan sebuah peran dalam _namespace_, gunakan Role; jika kamu ingin mendefinisikan +Jika kamu ingin mendefinisikan sebuah peran dalam Namespace, gunakan Role; jika kamu ingin mendefinisikan peran di level klaster, gunakan ClusterRole. #### Contoh Role -Berikut adalah contoh Role dalam _namespace_ bawaan yang dapat digunakan +Berikut adalah contoh Role dalam Namespace bawaan yang dapat digunakan untuk memberikan akses baca pada Pod: ```yaml apiVersion: rbac.authorization.k8s.io/v1 kind: Role metadata: - namespace: default + Namespace: default name: pod-reader rules: - apiGroups: [""] # "" mengindikasikan core API group @@ -74,22 +74,22 @@ rules: #### Contoh ClusterRole ClusterRole dapat digunakan untuk memberikan izin yang sama dengan Role. -Karena ClusterRoles memiliki lingkup-klaster, kamu juga dapat menggunakannya untuk memberikan akses ke: +Karena ClusterRole memiliki lingkup-klaster, kamu juga dapat menggunakannya untuk memberikan akses ke: * sumber daya lingkup-klaster (seperti Nodes) -* _endpoints_ non-sumber daya (seperti `/healthz`) -* sumber daya _namespace_ (seperti Pod), di semua _namespace_ +* berbagai _endpoint_ non-sumber daya (seperti `/healthz`) +* sumber daya Namespace (seperti Pod), di semua Namespace Sebagai contoh: kamu bisa menggunakan ClusterRole untuk memungkinkan pengguna tertentu untuk menjalankan `kubectl get pods --all-namespaces`. Berikut adalah contoh ClusterRole yang dapat digunakan untuk memberikan akses baca pada -Secret di _namespace_ tertentu, atau di semua _namespace_ (tergantung bagaimana itu [terikat](#rolebinding-and-clusterrolebinding)): +Secret di Namespace tertentu, atau di semua Namespace (tergantung bagaimana itu [terikat](#rolebinding-dan-clusterrolebinding)): ```yaml apiVersion: rbac.authorization.k8s.io/v1 kind: ClusterRole metadata: - # "namespace" dihilangkan karena ClusterRoles tidak menggunakan namespace + # "namespace" dihilangkan karena ClusterRole tidak menggunakan Namespace name: secret-reader rules: - apiGroups: [""] @@ -105,29 +105,29 @@ Nama objek Role dan ClusterRole harus menggunakan [nama _path segment_](/docs/co ### RoleBinding dan ClusterRoleBinding Sebuah RoleBinding memberikan izin yang ditentukan dalam sebuah Role kepada pengguna atau sekelompok pengguna. -Ini menyimpan daftar subjek (pengguna, grup, atau _service accounts_), dan referensi ke -peran yang diberikan. -RoleBinding memberikan izin dalam _namespace_ tertentu sedangkan ClusterRoleBinding +Ini menyimpan daftar subjek (pengguna, grup, atau ServiceAccount), dan referensi ke +Role yang diberikan. +RoleBinding memberikan izin dalam Namespace tertentu sedangkan ClusterRoleBinding memberikan akses tersebut pada lingkup klaster. -RoleBinding dapat merujuk Role apa pun di _namespace_ yang sama. Atau, RoleBinding -dapat mereferensikan ClusterRole dan memasangkan ClusterRole tersebut ke _namespace_ dari RoleBinding. -Jika kamu ingin memasangkan ClusterRole ke semua _namespace_ di klaster kamu, kamu dapat menggunakan +RoleBinding dapat merujuk Role apa pun di Namespace yang sama. Atau, RoleBinding +dapat mereferensikan ClusterRole dan memasangkan ClusterRole tersebut ke Namespace dari RoleBinding. +Jika kamu ingin memasangkan ClusterRole ke semua Namespace di klaster kamu, kamu dapat menggunakan ClusterRoleBinding. Nama objek RoleBinding atau ClusterRoleBinding harus valid menggunakan [nama _path segment_](/docs/concepts/overview/working-with-objects/names#path-segment-names) yang valid. -#### Contoh RoleBinding {#rolebinding-example} +#### Contoh RoleBinding Berikut adalah contoh dari RoleBinding yang memberikan Role "pod-reader" kepada pengguna "jane" -pada _namespace_ bawaan. -Ini memungkinkan "jane" untuk membaca Pod di _namespace_ bawaan. +pada Namespace bawaan. +Ini memungkinkan "jane" untuk membaca Pod di Namespace bawaan. ```yaml apiVersion: rbac.authorization.k8s.io/v1 -# Role binding memungkinkan "jane" untuk membaca Pod di namespace bawaan -# Kamu harus sudah memiliki Role bernama "pod-reader" di namespace tersebut. +# Role binding memungkinkan "jane" untuk membaca Pod di Namespace bawaan +# Kamu harus sudah memiliki Role bernama "pod-reader" di Namespace tersebut. kind: RoleBinding metadata: name: read-pods @@ -144,25 +144,25 @@ roleRef: apiGroup: rbac.authorization.k8s.io ``` -RoleBinding juga bisa mereferensikan ClusterRole untuk memberikan izin yang didenisifikan di dalam -ClusterRole ke sumber daya di dalam _namespace_ RoleBinding. Referensi semacam ini -memungkinkan kamu menentukan sekumpulan peran yang umum di seluruh klaster kamu, lalu menggunakannya kembali di dalam -beberapa _namespace_. +RoleBinding juga bisa mereferensikan ClusterRole untuk memberikan izin yang didefinisikan di dalam +ClusterRole ke sumber daya di dalam Namespace RoleBinding. Referensi semacam ini +memungkinkan kamu menentukan sekumpulan Role yang umum di seluruh klaster kamu, lalu menggunakannya kembali di dalam +beberapa Namespace. Sebagai contoh, meskipun RoleBinding berikut merujuk ke ClusterRole, -"dave" (subjek, peka huruf besar-kecil) hanya akan dapat membaca Secrets di dalam _namespace_ "development", -karena _namespace_ RoleBinding (di dalam metadata-nya) adalah "development". +"dave" (subjek, peka huruf besar-kecil) hanya akan dapat membaca Secret di dalam Namespace "development", +karena Namespace RoleBinding (di dalam metadata-nya) adalah "development". ```yaml apiVersion: rbac.authorization.k8s.io/v1 -# role binding memungkinkan "dave" untuk membaca Secrets di namespace "development". +# role binding memungkinkan "dave" untuk membaca Secret di Namespace "development". # Kamu sudah harus memiliki ClusterRole bernama "secret-reader". kind: RoleBinding metadata: name: read-secrets # # Namespace dari RoleBinding menentukan dimana izin akan diberikan. - # Ini hanya memberikan izin di dalam namespace "development". + # Ini hanya memberikan izin di dalam Namespace "development". namespace: development subjects: - kind: User @@ -176,13 +176,13 @@ roleRef: #### Contoh ClusterRoleBinding -Untuk memberikan izin diseluruh klaster, kamu dapat menggunakan ClusterRoleBinding. +Untuk memberikan izin di seluruh klaster, kamu dapat menggunakan ClusterRoleBinding. ClusterRoleBinding berikut memungkinkan seluruh pengguna di dalam kelompok "manager" untuk -membaca rahasia di berbagai _namespace_. +membaca Secret di berbagai Namespace. ```yaml apiVersion: rbac.authorization.k8s.io/v1 -# Cluster role binding ini memungkinkan siapapun di dalam kelompok "manager" untuk membaca rahasia di berbagai namespace. +# Cluster role binding ini memungkinkan siapapun di dalam kelompok "manager" untuk membaca Secret di berbagai Namespace. kind: ClusterRoleBinding metadata: name: read-secrets-global @@ -204,23 +204,23 @@ Ada dua alasan untuk pembatasan tersebut: 1. Membuat `roleRef` tidak dapat diubah memungkinkan seseorang untuk melakukan `update` pada objek ikatan yang ada, sehingga mereka dapat mengelola daftar subyek, tanpa bisa berubah -peran yang diberikan kepada subyek tersebut. +Role yang diberikan kepada subyek tersebut. -1. Ikatan pada peran yang berbeda adalah ikatan yang berbeda secara fundamental. +1. Ikatan pada Role yang berbeda adalah ikatan yang berbeda secara fundamental. Mengharuskan sebuah ikatan untuk dihapus/diciptakan kembali untuk dalam upaya mengubah `roleRef` akan memastikan daftar lengkap subyek dalam ikatan akan diberikan diberikan -peran baru (sebagai langkah untuk mencegah modifikasi secara tidak sengaja hanya pada roleRef -tanpa memverifikasi semua subyek yang seharusnya diberikan izin pada peran baru). +Role baru (sebagai langkah untuk mencegah modifikasi secara tidak sengaja hanya pada roleRef +tanpa memverifikasi semua subyek yang seharusnya diberikan izin pada Role baru). Utilitas baris perintah `kubectl auth reconcile` membuat atau memperbaharui berkas manifes yang mengandung objek RBAC, -dan menangani penghapusan dan pembuatan objek ikatan jika dibutuhkan untuk mengganti peran yang dirunjuk. +dan menangani penghapusan dan pembuatan objek ikatan jika dibutuhkan untuk mengganti Role yang dirujuk. Lihat [penggunaan perintah dan contoh](#kubectl-auth-reconcile) untuk informasi tambahan. ### Mengacu pada sumber daya Pada API Kubernetes, sebagian besar sumber daya diwakili dan diakses menggunakan representasi nama objek, seperti `pods` untuk Pod. RBAC mengacu pada sumber daya yang menggunakan nama yang persis sama -dengan yang muncul di URL untuk _endpoints_ API yang relevan. +dengan yang muncul di URL untuk berbagai _endpoint_ API yang relevan. Beberapa Kubernetes APIs melibatkan _subresource_, seperti catatan untuk Pod. Permintaan untuk catatan Pod terlihat seperti: @@ -228,8 +228,8 @@ _subresource_, seperti catatan untuk Pod. Permintaan untuk catatan Pod terlihat GET /api/v1/namespaces/{namespace}/pods/{name}/log ``` -Dalam hal ini, `pods` adalah sumber daya _namespaced_ untuk sumber daya Pod, dan` log` adalah a -sub-sumber daya `pods`. Untuk mewakili ini dalam sebuah peran RBAC, gunakan garis miring (`/`) untuk +Dalam hal ini, `pods` adalah sumber daya Namespace untuk sumber daya Pod, dan `log` adalah sebuah +sub-sumber daya `pods`. Untuk mewakili ini dalam sebuah Role RBAC, gunakan garis miring (`/`) untuk membatasi sumber daya dan sub-sumber daya. Untuk memungkinkan subjek membaca `pods` dan juga mengakses sub-sumber daya `log` untuk masing-masing Pod tersebut, kamu dapat menulis: @@ -271,12 +271,12 @@ Kamu tidak dapat membatasi permintaan `create` atau` deletecollection` dengan na Keterbatasan ini dikarenakan nama objek yang tidak dikenal pada waktu otorisasi. {{< /note >}} -### Agregat ClusterRoles +### Agregat ClusterRole -Kamu dapat mengumpulkan beberapa ClusterRoles menjadi satu ClusterRole gabungan. -Controller, yang berjalan sebagai bagian dari _control plane_ klaster, mengamati objek ClusterRole +Kamu dapat mengumpulkan beberapa ClusterRole menjadi satu ClusterRole gabungan. +_Controller_, yang berjalan sebagai bagian dari _control plane_ klaster, mengamati objek ClusterRole dengan `aggregationRule`. `AggregationRule` mendefinisikan label -Selector yang digunakan oleh Controller untuk mencocokkan objek ClusterRole lain +Selector yang digunakan oleh _Controller_ untuk mencocokkan objek ClusterRole lain yang harus digabungkan ke dalam `rules`. Berikut adalah contoh ClusterRole agregat: @@ -313,12 +313,12 @@ rules: verbs: ["get", "list", "watch"] ``` -[Peran bawaan pengguna](#default-roles-and-role-bindings) menggunakan agregasi ClusterRole. Ini memungkinkan kamu, +[Role bawaan pengguna](#role-dan-role-binding-bawaan) menggunakan agregasi ClusterRole. Ini memungkinkan kamu, sebagai administrator klaster, menambahkan aturan untuk sumber daya kustom, seperti yang dilayani oleh CustomResourceDefinition -atau _aggregated_ server API, untuk memperluas peran bawaan. +atau _aggregated_ server API, untuk memperluas Role bawaan. -Sebagai contoh: ClusterRoles berikut mengizinkan peran bawaan "admin" dan "edit" mengelola sumber daya kustom -bernama CronTab, sedangkan peran "view" hanya dapat melakukan tindakan membaca sumber daya CronTab. +Sebagai contoh: ClusterRole berikut mengizinkan Role bawaan "admin" dan "edit" mengelola sumber daya kustom +bernama CronTab, sedangkan Role "view" hanya dapat melakukan tindakan membaca sumber daya CronTab. Kamu dapat mengasumsikan bahwa objek CronTab dinamai `"crontab"` dalam URL yang terlihat oleh server API. ```yaml @@ -327,7 +327,7 @@ kind: ClusterRole metadata: name: aggregate-cron-tabs-edit labels: - # Tambahkan izin berikut ke peran bawaan "admin" and "edit". + # Tambahkan izin berikut ke Role bawaan "admin" and "edit". rbac.authorization.k8s.io/aggregate-to-admin: "true" rbac.authorization.k8s.io/aggregate-to-edit: "true" rules: @@ -340,7 +340,7 @@ apiVersion: rbac.authorization.k8s.io/v1 metadata: name: aggregate-cron-tabs-view labels: - # Tambahkan izin berikut ke peran bawaan "view" + # Tambahkan izin berikut ke Role bawaan "view" rbac.authorization.k8s.io/aggregate-to-view: "true" rules: - apiGroups: ["stable.example.com"] @@ -350,7 +350,7 @@ rules: #### Contoh Role -Contoh berikut adalah potongan dari objek Peran atau ClusterRole, yang hanya menampilkan +Contoh berikut adalah potongan dari objek Role atau ClusterRole, yang hanya menampilkan bagian `rules`. Mengizinkan pembacaan sumber daya `"pods`` pada kumpulan API inti: @@ -365,7 +365,7 @@ rules: verbs: ["get", "list", "watch"] ``` -Mengizinkan pembacaan/penulisan Deployments (pada tingkat HTTP: objek dengan `"deployments"` +Mengizinkan pembacaan/penulisan Deployment (pada tingkat HTTP: objek dengan `"deployments"` di bagian sumber daya dari URL) pada masing-masing kumpulan API `"extensions"` dan `"apps"`: ```yaml @@ -398,7 +398,7 @@ rules: ``` Mengizinkan pembacaan ConfigMap bernama "my-config" (harus terikat dengan -RoleBinding untuk membatasi pada sebuah ConfigMap di sebuah _namespace_): +RoleBinding untuk membatasi pada sebuah ConfigMap di sebuah Namespace): ```yaml rules: @@ -436,14 +436,14 @@ rules: ### Mengacu Pada Subjek -RoleBinding atau ClusterRoleBinding mengikat sebuah peran ke subjek. -Subjek dapat berupa kelompok, pengguna atau ServiceAccounts. +RoleBinding atau ClusterRoleBinding mengikat sebuah Role ke subjek. +Subjek dapat berupa kelompok, pengguna atau ServiceAccount. -Kubernetes merepresentasikan _usernames_ sebagai string. +Kubernetes merepresentasikan _username_ sebagai string. Ini bisa berupa: nama sederhana, seperti "alice"; email, seperti "bob@example.com"; atau ID pengguna numerik yang direpresentasikan sebagai string. Terserah kamu sebagai administrator klaster -untuk mengkonfigurasi [authentication modules](/docs/reference/access-authn-authz/authentication/) -sehingga otentikasi menghasilkan _usernames_ dalam format yang kamu inginkan. +untuk mengkonfigurasi [modul otentikasi](/docs/reference/access-authn-authz/authentication/) +sehingga otentikasi menghasilkan _username_ dalam format yang kamu inginkan. {{< caution >}} Awalan `system:` direservasi untuk sistem Kubernetes, jadi kamu harus memastikan @@ -456,16 +456,16 @@ Di Kubernetes, modul otentikasi menyediakan informasi grup. Grup, seperti halnya pengguna, direpresentasikan sebagai string, dan string tersebut tidak memiliki format tertentu, selain awalan `system:` yang sudah direservasi. -[ServiceAccounts](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-service-account/) memiliki nama yang diawali dengan `system:serviceaccount:`, dan menjadi milik grup yang diawali dengan nama `system:serviceaccounts:`. +[ServiceAccount](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-service-account/) memiliki nama yang diawali dengan `system:serviceaccount:`, dan menjadi milik grup yang diawali dengan nama `system:serviceaccounts:`. {{< note >}} -- `system:serviceaccount:` (tunggal) adalah awalan untuk _service account usernames_. -- `system:serviceaccounts:` (jamak) adalah awalan untuk _service account_ grup. +- `system:serviceaccount:` (tunggal) adalah awalan untuk ServiceAccount _username_. +- `system:serviceaccounts:` (jamak) adalah awalan untuk ServiceAccount grup. {{< /note >}} #### Contoh RoleBinding {#role-binding-examples} -Contoh-contoh berikut ini hanya potongan `RoleBinding` yang hanya memperlihatkan +Contoh-contoh berikut ini hanya potongan RoleBinding yang hanya memperlihatkan bagian `subjects`. Untuk pengguna bernama `alice@example.com`: @@ -486,7 +486,7 @@ subjects: apiGroup: rbac.authorization.k8s.io ``` -Untuk _service account_ bawaan di _namespace_ "kube-system": +Untuk ServiceAccount bawaan di Namespace "kube-system": ```yaml subjects: @@ -495,7 +495,7 @@ subjects: namespace: kube-system ``` -Untuk seluruh _service account_ di _namespace_ qa: +Untuk seluruh ServiceAccount di Namespace qa: ```yaml subjects: @@ -504,7 +504,7 @@ subjects: apiGroup: rbac.authorization.k8s.io ``` -Untuk seluruh _service account_ di _namespace_ apapun: +Untuk seluruh ServiceAccount di Namespace apapun: ```yaml subjects: @@ -543,7 +543,7 @@ subjects: apiGroup: rbac.authorization.k8s.io ``` -## Role dan RoleBindings Bawaan +## Role dan RoleBinding Bawaan API membuat satu set objek ClusterRole dan ClusterRoleBinding bawaan. Sebagian besar dari objek berawalan `system:`, menunjukkan bahwa sumber daya tersebut @@ -551,7 +551,7 @@ secara langsung dikelolah oleh _control plane_ klaster. Seluruh ClusterRole dan `kubernetes.io/bootstrapping=rbac-defaults`. {{< caution >}} -Berhati-hatilah saat memodifikasih CLusterRole dan ClusterRoleBinding dengan nama yang +Berhati-hatilah saat memodifikasi CLusterRole dan ClusterRoleBinding dengan nama yang memiliki awalan `system:`. Modifikasi sumber daya ini dapat mengakibatkan klaster yang malfungsi. {{< /caution >}} @@ -560,7 +560,7 @@ Modifikasi sumber daya ini dapat mengakibatkan klaster yang malfungsi. Pada setiap _start-up-_, server API memperbaharui ClusterRole bawaan dengan berbagai izin yang hilang, dan memperbaharui ikatan ClusterRole bawaan dengan subjek yang hilang. -Ini memungkinkan klaster untuk memperbaiki modifikasi yang tidak disengaja, dan membantu menjaga peran +Ini memungkinkan klaster untuk memperbaiki modifikasi yang tidak disengaja, dan membantu menjaga Role dan RoleBinding selalu terkini karena izin dan subjek berubah pada rilis terbaru Kubernetes. Untuk menon-aktifkan rekonsiliasi ini, setel anotasi `rbac.authorization.kubernetes.io/autoupdate` @@ -569,12 +569,12 @@ Ingat bahwa hilangnya izin dan subjek bawaan dapat mengakibatkan klaster tidak b Rekonsiliasi otomatis diaktifkan secara bawaan jika otorizer RBAC aktif. -### API discovery roles {#discovery-roles} +### Role API discovery {#discovery-roles} RoleBinding bawaan memberi otorisasi kepada pengguna yang tidak terotentikasi untuk membaca informasi API yang dianggap aman untuk diakses publik (termasuk CustomResourceDefinitions). Untuk menonaktifkan akses anonim, tambahkan `--anonymous-auth=false` ke konfigurasi server API. -Untuk melihat konfigurasi peran ini melalui `kubectl` jalankan perintah: +Untuk melihat konfigurasi Role ini melalui `kubectl` jalankan perintah: ```shell kubectl get clusterroles system:discovery -o yaml @@ -582,7 +582,7 @@ kubectl get clusterroles system:discovery -o yaml {{< note >}} Jika kamu mengubah ClusterRole tersebut, perubahan kamu akan ditimpa pada penyalaan ulang server API melalui -[rekonsiliasi-otomatis](#auto-reconciliation). Untuk menghindari penulisan ulang tersebut, hindari mengubah peran secara manual, +[rekonsiliasi-otomatis](#auto-reconciliation). Untuk menghindari penulisan ulang tersebut, hindari mengubah Role secara manual, atau nonaktifkan rekonsiliasi otomatis {{< /note >}} @@ -597,12 +597,12 @@ atau nonaktifkan rekonsiliasi otomatis system:basic-user system:authenticated group -Mengizinkan pengguna hanya dengan akses baca untuk mengakses informasi dasar tentang diri mereka sendiri. Sebelum v1.14, peran ini juga terikat pada system:unauthenticated secara bawaan. +Mengizinkan pengguna hanya dengan akses baca untuk mengakses informasi dasar tentang diri mereka sendiri. Sebelum v1.14, Role ini juga terikat pada system:unauthenticated secara bawaan. system:discovery system:authenticated group -Mengizinkan akses baca pada _API discovery endpoints_ yang dibutuhkan untuk menemukan dan melakukan negosiasi pada tingkat API. Sebelum v1.14, peran ini juga terikat pada system:unauthenticated secara bawaan. +Mengizinkan akses baca pada berbagai _API discovery endpoint_ yang dibutuhkan untuk menemukan dan melakukan negosiasi pada tingkat API. Sebelum v1.14, Role ini juga terikat pada system:unauthenticated secara bawaan. system:public-info-viewer @@ -611,14 +611,14 @@ atau nonaktifkan rekonsiliasi otomatis -### Peran Pengguna +### Role Pengguna -Beberapa ClusterRole bawaan tidak diawali dengan `system:`. Ini dimaksudkan untuk peran pengguna. -Ini termasuk peran super-user (`cluster-admin`), peran yang dimaksudkan untuk diberikan akses seluruh klaster dengan -menggunakan ClusterRoleBinding, dan peran yang dimaksudkan untuk diberikan pada namespace tertentu +Beberapa ClusterRole bawaan tidak diawali dengan `system:`. Ini dimaksudkan untuk Role pengguna. +Ini termasuk Role super-user (`cluster-admin`), Role yang dimaksudkan untuk diberikan akses seluruh klaster dengan +menggunakan ClusterRoleBinding, dan Role yang dimaksudkan untuk diberikan pada Namespace tertentu dengan menggunakan RoleBinding (`admin`, `edit`, `view`). -ClusterRoles menggunakan [aggregasi ClusterRole](#aggregated-clusterroles) untuk mengizinkan admin untuk memasukan peraturan untuk sumber daya khusus pada ClusterRole ini. Untuk menambahkan aturan kepada peran `admin`, `edit`, atau `view`, buat sebuah CLusterRole +ClusterRole menggunakan [aggregasi ClusterRole](#aggregated-clusterroles) untuk mengizinkan admin untuk memasukan peraturan untuk sumber daya khusus pada ClusterRole ini. Untuk menambahkan aturan kepada Role `admin`, `edit`, atau `view`, buat sebuah CLusterRole dengan satu atau lebih label berikut: ```yaml @@ -640,37 +640,37 @@ metadata: cluster-admin system:masters group Mengizinkan akses super-user access untuk melakukan berbagai aksi pada berbagai sumber daya. -Ketika digunakan pada ClusterRoleBinding, ini memberikan kendali penuh terhadap seluruh sumber daya pada klaster dan seluruh namespace. -Ketika digunakan pada RoleBinding, ini memberikan kendali penuh terhadap setiap sumber daya pada namespace RoleBinding, termasuk namespace itu sendiri. +Ketika digunakan pada ClusterRoleBinding, ini memberikan kendali penuh terhadap seluruh sumber daya pada klaster dan seluruh Namespace. +Ketika digunakan pada RoleBinding, ini memberikan kendali penuh terhadap setiap sumber daya pada Namespace RoleBinding, termasuk Namespace itu sendiri. admin None -mengizinkan akses admin, yang dimaksudkan untuk diberikan dalam sebuah namespace menggunakan RoleBinding. -Jika digunakan dalam RoleBinding, ini memungkikan akses baca/tulis ke sebagian besar sumber daya di sebuah namespace, -termasuk kemampuan untuk membuat Role dan RoleBinding dalam namespace. -Peran ini tidak memungkinkan akses tulis pada kuota sumber daya atau ke namespace itu sendiri. +mengizinkan akses admin, yang dimaksudkan untuk diberikan dalam sebuah Namespace menggunakan RoleBinding. +Jika digunakan dalam RoleBinding, ini memungkikan akses baca/tulis ke sebagian besar sumber daya di sebuah Namespace, +termasuk kemampuan untuk membuat Role dan RoleBinding dalam Namespace. +Role ini tidak memungkinkan akses tulis pada kuota sumber daya atau ke Namespace itu sendiri. edit None -Mengizinkan akses baca/tulis pada seluruh objek dalam namespace. +Mengizinkan akses baca/tulis pada seluruh objek dalam Namespace. -Peran ini tidak memungkinkan untuk melihat dan merubah Role dan RoleBinding. -Namun, peran ini memungkinkan untuk mengakses secret dan menjalankan pod seperti ServiceAccount dalam namespace, -sehingga dapat digunakan untuk mendapatkan tingkat akses API dari setiap ServiceAccount di namespace. +Role ini tidak memungkinkan untuk melihat dan merubah Role dan RoleBinding. +Namun, Role ini memungkinkan untuk mengakses Secret dan menjalankan Pod seperti ServiceAccount dalam Namespace, +sehingga dapat digunakan untuk mendapatkan tingkat akses API dari setiap ServiceAccount di Namespace. view None -Mengizinkan akses baca untuk melihat hampir seluruh objek dalam namespace. +Mengizinkan akses baca untuk melihat hampir seluruh objek dalam Namespace. -Ini tidak memungkinkan untuk melihat peran dan RoleBinding. +Ini tidak memungkinkan untuk melihat Role dan RoleBinding. -Peran ini tidak memungkikan melihat Secret, karena pembacaan konten Secret memungkinkan -akses ke kredensial ServiceAccount dalam namespace, yang akan memungkinkan akses API sebagai -ServiceAccount apapun di namespace (bentuk eskalasi hak istimewa). +Role ini tidak memungkikan melihat Secret, karena pembacaan konten Secret memungkinkan +akses ke kredensial ServiceAccount dalam Namespace, yang akan memungkinkan akses API sebagai +ServiceAccount apapun di Namespace (bentuk eskalasi hak istimewa).