add id pages
This commit is contained in:
@@ -1,10 +1,10 @@
|
||||
---
|
||||
title: CronJob
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 80
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
Suatu CronJob menciptakan [Job](/docs/concepts/workloads/controllers/jobs-run-to-completion/) yang dijadwalkan berdasarkan waktu tertentu.
|
||||
|
||||
@@ -17,10 +17,10 @@ Seluruh waktu `schedule:` pada _**CronJob**_ mengikuti zona waktu dari _master_
|
||||
|
||||
Untuk panduan dalam berkreasi dengan _cron job_, dan contoh _spec file_ untuk suatu _cron job_, lihat [Menjalankan otomasi _task_ dengan _cron job_](/docs/tasks/job/automated-tasks-with-cron-jobs).
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Limitasi _Cron Job_
|
||||
|
||||
@@ -55,4 +55,3 @@ Job akan tetap dijalankan pada 10:22:00. Hal ini terjadi karena CronJob _control
|
||||
CronJob hanya bertanggung-jawab untuk menciptakan Job yang sesuai dengan jadwalnya sendiri,
|
||||
dan Job tersebut bertanggung jawab terhadap pengelolaan Pod yang direpresentasikan olehnya.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
@@ -1,10 +1,10 @@
|
||||
---
|
||||
title: DaemonSet
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 50
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
DaemonSet memastikan semua atau sebagian Node memiliki salinan sebuah Pod.
|
||||
Ketika Node baru ditambahkan ke klaster, Pod ditambahkan ke Node tersebut.
|
||||
@@ -24,10 +24,10 @@ setiap jenis _daemon_. Pengaturan yang lebih rumit bisa saja menggunakan lebih
|
||||
dari satu DaemonSet untuk satu jenis _daemon_, tapi dengan _flag_ dan/atau
|
||||
permintaan cpu/memori yang berbeda untuk jenis _hardware_ yang berbeda.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Menulis Spek DaemonSet
|
||||
|
||||
@@ -233,4 +233,4 @@ host mana Pod berjalan. Gunakan DaemonSet ketika penting untuk satu salinan Pod
|
||||
selalu berjalan di semua atau sebagian host, dan ketika Pod perlu berjalan
|
||||
sebelum Pod lainnya.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -5,11 +5,11 @@ feature:
|
||||
description: >
|
||||
Kubernetes merilis perubahan secara progresif pada aplikasimu atau konfigurasinya sambil memonitor kesehatan aplikasi untuk menjamin bahwa semua instances tidak mati bersamaan. Jika sesuatu yang buruk terjadi, Kubernetes akan melakukan rollback pada perubahanmu. Take advantage of a growing ecosystem of deployment solutions.
|
||||
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 30
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
Deployment menyediakan pembaruan [Pods](/id/docs/concepts/workloads/pods/pod/) dan
|
||||
[ReplicaSets](/id/docs/concepts/workloads/controllers/replicaset/) secara deklaratif.
|
||||
@@ -20,10 +20,10 @@ Kamu mendeskripsikan sebuah state yang diinginkan dalam Deployment, kemudian Dep
|
||||
Jangan mengganti ReplicaSets milik Deployment. Pertimbangkan untuk membuat isu pada repositori utama Kubernetes jika kasusmu tidak diatasi semua kasus di bawah.
|
||||
{{< /note >}}
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Penggunaan
|
||||
|
||||
@@ -1125,4 +1125,4 @@ Deployment umumnya tidak terjeda saat dibuat.
|
||||
dengan cara yang serupa. Namun, Deployments lebih disarankan karena deklaratif, berjalan di sisi server, dan punya fitur tambahan,
|
||||
seperti pembalikkan ke revisi manapun sebelumnya bahkan setelah pembaruan rolling selesais.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,16 +1,16 @@
|
||||
---
|
||||
title: Garbage Collection
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 60
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
Peran daripada _garbage collector_ Kubernetes adalah untuk menghapus objek tertentu yang sebelumnya mempunyai pemilik, tetapi tidak lagi mempunyai pemilik.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Pemilik dan dependen
|
||||
|
||||
@@ -125,12 +125,13 @@ Sebelum versi 1.7, ketika menggunakan _cascading delete_ dengan Deployment, kamu
|
||||
|
||||
Ditemukan pada [#26120](https://github.com/kubernetes/kubernetes/issues/26120)
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture whatsnext %}}
|
||||
|
||||
## {{% heading "whatsnext" %}}
|
||||
|
||||
|
||||
[Dokumen Desain 1](https://git.k8s.io/community/contributors/design-proposals/api-machinery/garbage-collection.md)
|
||||
|
||||
[Dokumen Desain 2](https://git.k8s.io/community/contributors/design-proposals/api-machinery/synchronous-garbage-collection.md)
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,6 +1,6 @@
|
||||
---
|
||||
title: Job - Dijalankan Hingga Selesai
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
feature:
|
||||
title: Eksekusi batch
|
||||
description: >
|
||||
@@ -8,7 +8,7 @@ feature:
|
||||
weight: 70
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
Sebuah Job membuat satu atau beberapa Pod dan menjamin bahwa jumlah Pod yang telah dispesifikasikan sebelumnya
|
||||
berhasil dijalankan. Pada saat Pod telah dihentikan, Job akan menandainya sebagai Job yang sudah berhasil dijalankan.
|
||||
@@ -22,10 +22,10 @@ perangkat keras atau terjadinya _reboot_ pada Node).
|
||||
|
||||
Kamu juga dapat menggunakan Job untuk menjalankan beberapa Pod secara paralel.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Menjalankan Contoh Job
|
||||
|
||||
@@ -502,4 +502,4 @@ dari sebuah Job, tetapi kontrol secara mutlak atas Pod yang dibuat serta tugas y
|
||||
Kamu dapat menggunakan [`CronJob`](/docs/concepts/workloads/controllers/cron-jobs/) untuk membuat Job yang akan
|
||||
dijalankan pada waktu/tanggal yang spesifik, mirip dengan perangkat lunak `cron` yang ada pada Unix.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,17 +1,17 @@
|
||||
---
|
||||
title: ReplicaSet
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 10
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
Tujuan dari ReplicaSet adalah untuk memelihara himpunan stabil dari replika Pod yang sedang berjalan pada satu waktu tertentu. Maka dari itu, ReplicaSet seringkali digunakan untuk menjamin ketersediaan dari beberapa Pod identik dalam jumlah tertentu.
|
||||
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Cara kerja ReplicaSet
|
||||
|
||||
@@ -295,4 +295,3 @@ Gunakan [`DaemonSet`](/docs/concepts/workloads/controllers/daemonset/) alih-alih
|
||||
|
||||
ReplicaSet adalah suksesor dari [_ReplicationControllers_](/docs/concepts/workloads/controllers/replicationcontroller/). Keduanya memenuhi tujuan yang sama dan memiliki perilaku yang serupa, kecuali bahwa ReplicationController tidak mendukung kebutuhan selektor _set-based_ seperti yang dijelaskan pada [panduan penggunaan label](/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/#label-selectors). Pada kasus tersebut, ReplicaSet lebih direkomendasikan dibandingkan ReplicationController.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
@@ -6,11 +6,11 @@ feature:
|
||||
description: >
|
||||
Mengulang dan menjalankan kembali kontainer yang gagal, mengganti dan menjadwalkan ulang ketika ada Node yang mati, mematikan kontainer yang tidak memberikan respon terhadap health-check yang telah didefinisikan, dan tidak menunjukkannya ke klien sampai siap untuk digunakan.
|
||||
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 20
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
{{< note >}}
|
||||
[`Deployment`](/docs/concepts/workloads/controllers/deployment/) yang mengonfigurasi [`ReplicaSet`](/docs/concepts/workloads/controllers/replicaset/) sekarang menjadi cara yang direkomendasikan untuk melakukan replikasi.
|
||||
@@ -18,10 +18,10 @@ weight: 20
|
||||
|
||||
Sebuah _ReplicationController_ memastikan bahwa terdapat sejumlah Pod yang sedang berjalan dalam suatu waktu tertentu. Dengan kata lain, ReplicationController memastikan bahwa sebuah Pod atau sebuah kumpulan Pod yang homogen selalu berjalan dan tersedia.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Bagaimana ReplicationController Bekerja
|
||||
|
||||
@@ -240,4 +240,4 @@ Gunakan [`DaemonSet`](/docs/concepts/workloads/controllers/daemonset/) sebagai g
|
||||
|
||||
Baca [Menjalankan Kontroler Replikasi AP _Stateless_](/docs/tutorials/stateless-application/run-stateless-ap-replication-controller/).
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,10 +1,10 @@
|
||||
---
|
||||
title: StatefulSet
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 40
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
StatefulSet merupakan salah satu objek API _workload_ yang digunakan untuk aplikasi _stateful_.
|
||||
|
||||
@@ -13,9 +13,9 @@ StatefulSet merupakan fitur stabil (GA) sejak versi 1.9.
|
||||
{{< /note >}}
|
||||
|
||||
{{< glossary_definition term_id="statefulset" length="all" >}}
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Menggunakan StatefulSet
|
||||
|
||||
@@ -267,11 +267,12 @@ Setelah melakukan mekanisme _revert_ templat, kamu juga harus menghapus semua Po
|
||||
StatefulSet tersebut yang telah berusaha untuk menggunakan konfigurasi yang _broken_.
|
||||
StatefulSet akan mulai membuat Pod dengan templat konfigurasi yang sudah di-_revert_.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
{{% capture whatsnext %}}
|
||||
|
||||
## {{% heading "whatsnext" %}}
|
||||
|
||||
|
||||
* Ikuti contoh yang ada pada [bagaimana cara melakukan deployi aplikasi stateful](/docs/tutorials/stateful-application/basic-stateful-set/).
|
||||
* Ikuti contoh yang ada pada [bagaimana cara melakukan deploy Cassandra dengan StatefulSets](/docs/tutorials/stateful-application/cassandra/).
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,10 +1,10 @@
|
||||
---
|
||||
title: Pengendali TTL untuk Sumber Daya yang Telah Selesai Digunakan
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 65
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
{{< feature-state for_k8s_version="v1.12" state="alpha" >}}
|
||||
|
||||
@@ -19,12 +19,12 @@ Peringatan Fitur Alpha: fitur ini tergolong datam fitur alpha dan dapat diaktifk
|
||||
`TTLAfterFinished`.
|
||||
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Pengendali TTL
|
||||
|
||||
@@ -78,12 +78,13 @@ Pada Kubernetes, NTP haruslah dilakukan pada semua node untuk mecegah adanya _ti
|
||||
_Clock_ tidak akan selalu tepat, meskipun begitu perbedaan yang ada haruslah diminimalisasi.
|
||||
Perhatikan bahwa hal ini dapat terjadi apabila TTL diaktifkan dengan nilai selain 0.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture whatsnext %}}
|
||||
|
||||
## {{% heading "whatsnext" %}}
|
||||
|
||||
|
||||
[Membersikan Job secara Otomatis](/docs/concepts/workloads/controllers/jobs-run-to-completion/#clean-up-finished-jobs-automatically)
|
||||
|
||||
[Dokumentasi Rancangan](https://github.com/kubernetes/enhancements/blob/master/keps/sig-apps/0026-ttl-after-finish.md)
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,17 +1,17 @@
|
||||
---
|
||||
title: Disrupsi
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 60
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
Petunjuk ini ditujukan pada pemilik aplikasi yang meninginkan aplikasinya memiliki ketersediaan yang tinggi, sehingga butuh untuk mengerti jenis-jenis Disrupsi yang dapat terjadi pada Pod-pod.
|
||||
|
||||
Petunjuk ini juga ditujukan pada administrator klaster yang ingin melakukan berbagai tindakan otomasi pada klaster, seperti pembaruan dan _autoscaling_ klaster.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Disrupsi yang Disengaja dan Tidak Disengaja
|
||||
|
||||
@@ -174,12 +174,13 @@ Jika kamu adalah Administrator Klaster, maka kamu mesti melakukan tindakan disru
|
||||
- Mengizinkan lebih banyak otomasi administrasi klaster.
|
||||
- Membuat aplikasi yang toleran terhadap disrupsi agak rumit, tetapi usaha yang dilakukan untuk menoleransi disrupsi yang disengaja kebanyakan beririsan dengan usaha untuk mendukung _autoscaling_ dan menoleransi disrupsi yang tidak disengaja.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture whatsnext %}}
|
||||
|
||||
## {{% heading "whatsnext" %}}
|
||||
|
||||
|
||||
- Ikuti langkah-langkah untuk melindungi aplikasimu dengan [membuat sebuah PodDisruptionBudget](/docs/tasks/run-application/configure-pdb/).
|
||||
|
||||
- Pelajari lebih lanjut mengenai [melakukan _drain_ terhadap node](/docs/tasks/administer-cluster/safely-drain-node/).
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,10 +1,10 @@
|
||||
---
|
||||
title: Kontainer Sementara (Ephemeral)
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 80
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
{{< feature-state state="alpha" for_k8s_version="v1.16" >}}
|
||||
|
||||
@@ -23,9 +23,9 @@ dari suatu kontainer. Sesuai dengan Kubernetes
|
||||
ini dapat berubah secara signifikan di masa depan atau akan dihapus seluruhnya.
|
||||
{{< /warning >}}
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Memahami Kontainer Sementara
|
||||
|
||||
@@ -221,4 +221,4 @@ PID USER TIME COMMAND
|
||||
29 root 0:00 ps auxww
|
||||
```
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,16 +1,16 @@
|
||||
---
|
||||
title: Init Container
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 40
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
Halaman ini menyediakan ikhtisar untuk Init Container, yaitu Container khusus yang dijalankan sebelum Container aplikasi dan berisi skrip peralatan atau _setup_ yang tidak tersedia di dalam _image_ dari Container aplikasi.
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
Fitur ini telah keluar dari trek Beta sejak versi 1.6. Init Container dapat dispesifikasikan di dalam PodSpec bersama dengan _array_ `containers` aplikasi. Nilai anotasi _beta_ akan tetap diperhitungkan dan akan menimpa nilai pada PodSpec, tetapi telah ditandai sebagai kedaluarsa pada versi 1.6 dan 1.7. Pada versi 1.8, anotasi _beta_ tidak didukung lagi dan harus diganti menjadi nilai pada PodSpec.
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Memahami Init Container
|
||||
|
||||
@@ -271,11 +271,12 @@ Sebuah klaster dengan versi Apiserver 1.6.0 ke atas mendukung Init Container mel
|
||||
|
||||
Pada Apiserver dan Kubelet versi 1.8.0 ke atas, dukungan untuk anotasi _alpha_ dan _beta_ telah dihapus, sehingga dibutuhkan konversi (manual) dari anotasi yang telah kedaluwarsa tersebut ke dalam bentuk kolom `.spec.initContainers`.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture whatsnext %}}
|
||||
|
||||
## {{% heading "whatsnext" %}}
|
||||
|
||||
|
||||
* [Membuat Pod yang memiliki Init Container](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-pod-initialization/#creating-a-pod-that-has-an-init-container)
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,20 +1,20 @@
|
||||
---
|
||||
title: Siklus Hidup Pod
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 30
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
{{< comment >}}Pembaruan: 4/14/2015{{< /comment >}}
|
||||
{{< comment >}}Diubah dan dipindahkan ke bagian konsep: 2/2/17{{< /comment >}}
|
||||
|
||||
Halaman ini menjelaskan siklus hidup sebuah Pod
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Fase Pod
|
||||
|
||||
@@ -334,10 +334,11 @@ spec:
|
||||
* Node pengontrol mengisi nilai `phase` Pod menjadi Failed.
|
||||
* Jika berjalan menggunakan pengontrol, maka Pod akan dibuat ulang di tempat lain.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture whatsnext %}}
|
||||
|
||||
## {{% heading "whatsnext" %}}
|
||||
|
||||
|
||||
* Dapatkan pengalaman langsung mengenai
|
||||
[penambahan _handlers_ pada kontainer _lifecycle events_](/docs/tasks/configure-pod-container/attach-handler-lifecycle-event/).
|
||||
@@ -347,7 +348,7 @@ spec:
|
||||
|
||||
* Pelajari lebih lanjut mengenai [_lifecycle hooks_ pada kontainer](/docs/concepts/containers/container-lifecycle-hooks/).
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,18 +1,18 @@
|
||||
---
|
||||
title: Pengenalan Pod
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 10
|
||||
card:
|
||||
name: concepts
|
||||
weight: 60
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
Halaman ini menyajikan ikhtisar dari `Pod`, objek terkecil yang dapat di *deploy* di dalam objek model Kubernetes.
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
## Memahami Pod
|
||||
|
||||
Sebuah *Pod* adalah unit dasar di Kubernetes--unit terkecil dan paling sederhana di dalam objek model Kubernetes yang dapat dibuat dan di *deploy*. Sebuah *Pod* merepresentasikan suatu proses yang berjalan di dalam klaster.
|
||||
@@ -97,10 +97,11 @@ spec:
|
||||
Perubahan yang terjadi pada templat atau berganti ke templat yang baru tidak memiliki efek langsung pada *Pod* yang sudah dibuat. *Pod* yang dibuat oleh *replication controller* dapat diperbarui secara langsung.
|
||||
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture whatsnext %}}
|
||||
|
||||
## {{% heading "whatsnext" %}}
|
||||
|
||||
* Pelajari lebih lanjut tentang perilaku *Pod*:
|
||||
* [Terminasi Pod](/docs/concepts/workloads/pods/pod/#termination-of-pods)
|
||||
* [Lifecycle Pod](/docs/concepts/workloads/pods/pod-lifecycle/)
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,18 +1,18 @@
|
||||
---
|
||||
reviewers:
|
||||
title: Pod
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 20
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
Pod adalah unit komputasi terkecil yang bisa di-_deploy_ dan dibuat serta dikelola dalam Kubernetes.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
|
||||
## Apa Itu Pod?
|
||||
|
||||
@@ -260,4 +260,4 @@ pengaturan ini menjadi relevan.
|
||||
Pod adalah sumber daya tingkat tinggi dalam Kubernetes REST API.
|
||||
Definisi [Objek Pod API](/docs/reference/generated/kubernetes-api/{{< param "version" >}}/#pod-v1-core) menjelaskan mengenai objek secara lengkap.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -1,14 +1,14 @@
|
||||
---
|
||||
title: Pod Preset
|
||||
content_template: templates/concept
|
||||
content_type: concept
|
||||
weight: 50
|
||||
---
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
Halaman ini menyajikan gambaran umum tentang PodPreset, yang merupakan objek untuk memasukkan informasi tertentu ke dalam Pod pada saat waktu penciptaan. Informasi dapat berupa _secret_, _volume_, _volume mount_, dan variabel _environment_.
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
|
||||
<!-- body -->
|
||||
## Memahami Pod Preset
|
||||
---
|
||||
|
||||
@@ -53,9 +53,10 @@ Dalam rangka untuk menggunakan Pod Preset di dalam klaster kamu, kamu harus mema
|
||||
saat menginisialisasi klaster.
|
||||
1. Kamu telah membuat objek `PodPreset` pada _namespace_ yang kamu gunakan dengan cara mendefinisikan Pod Preset.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture whatsnext %}}
|
||||
|
||||
## {{% heading "whatsnext" %}}
|
||||
|
||||
* [Memasukkan data ke dalam sebuah Pod dengan PodPreset](/docs/concepts/workloads/pods/pod/#injecting-data-into-a-pod-using-podpreset.md)
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
|
||||
Reference in New Issue
Block a user