add id pages

This commit is contained in:
Karen Bradshaw
2020-05-30 15:41:48 -04:00
parent 7daf3c55e9
commit 7d03134456
110 changed files with 762 additions and 696 deletions
@@ -1,10 +1,10 @@
---
title: Penyediaan Volume Dinamis
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 40
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Penyediaan volume dinamis memungkinkan volume penyimpanan untuk dibuat sesuai permintaan (_on-demand_).
Tanpa adanya penyediaan dinamis (_dynamic provisioning_), untuk membuat volume penyimpanan baru, admin klaster secara manual harus
@@ -13,10 +13,10 @@ sebagai representasi di Kubernetes. Fitur penyediaan dinamis menghilangkan kebut
penyimpanan sebelumnya (_pre-provision_). Dengan demikian, penyimpanan akan tersedia secara otomatis
ketika diminta oleh pengguna.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Latar Belakang
@@ -125,4 +125,4 @@ pada sebuah Region. Penyimpanan dengan *backend* Zona-Tunggal seharusnya disedia
Zona-Zona dimana Pod dijalankan. Hal ini dapat dicapai dengan mengatur
[Mode Volume Binding](/docs/concepts/storage/storage-classes/#volume-binding-mode).
{{% /capture %}}
@@ -5,18 +5,18 @@ feature:
description: >
Secara otomatis memasang sistem penyimpanan pilihanmu, baik dari penyimpanan lokal, penyedia layanan _cloud_ seperti <a href="https://cloud.google.com/storage/">GCP</a> atau <a href="https://aws.amazon.com/products/storage/">AWS</a>, maupun sebuah sistem penyimpanan jaringan seperti NFS, iSCSI, Gluster, Ceph, Cinder, atau Flocker.
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 20
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Dokumen ini menjelaskan kondisi terkini dari `PersistentVolumes` pada Kubernetes. Disarankan telah memiliki familiaritas dengan [volume](/docs/concepts/storage/volumes/).
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Pengenalan
@@ -698,4 +698,4 @@ dan membutuhkan _persistent storage_, kami merekomendasikan agar kamu menggunaka
atau klaster tidak memiliki sistem penyimpanan (di mana penggun tidak dapat membuat
PVC yang membutuhkan _config_).
{{% /capture %}}
@@ -1,19 +1,19 @@
---
title: StorageClass
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 30
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Dokumen ini mendeskripsikan konsep StorageClass yang ada pada Kubernetes.
Sebelum lanjut membaca, sangat dianjurkan untuk memiliki pengetahuan terhadap
[volumes](/docs/concepts/storage/volumes/) dan
[peristent volume](/docs/concepts/storage/persistent-volumes) terlebih dahulu.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Pengenalan
@@ -785,4 +785,4 @@ sampai _scheduling_ pod dilakukan. Hal ini dispesifikasikan oleh mode _binding_
Memperlambat _binding_ volume mengizinkan _scheduler_ untuk memastikan
batasan _scheduling_ semua pod ketika memilih PersistentVolume untuk sebuah PersistentVolumeClaim.
{{% /capture %}}
@@ -1,9 +1,9 @@
---
title: Limit Volume yang Spesifik terhadap Node
content_template: templates/concept
content_type: concept
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Laman ini menjelaskan soal jumlah volume maksimal yang dapat dihubungkan
ke sebuah Node untuk berbagai penyedia layanan cloud.
@@ -14,9 +14,9 @@ sangatlah penting untuk diketahui Kubernetes dalam menentukan keputusan. Jika ti
Pod-pod yang telah dijadwalkan pada sebuah Node akan macet dan menunggu terus-menerus
untuk terhubung pada volume.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Limit _default_ pada Kubernetes
@@ -77,4 +77,4 @@ bisa dilihat pada [Ukuran mesin virtual (VM) di Azure](https://docs.microsoft.co
sebagai properti Node dan Scheduler tidak akan menjadwalkan Pod dengan volume pada Node manapun yang sudah penuh kapasitasnya. Untuk penjelasan lebih jauh
lihat [spek CSI](https://github.com/container-storage-interface/spec/blob/master/spec.md#nodegetinfo).
{{% /capture %}}
@@ -1,17 +1,17 @@
---
title: Pengklonaan Volume CSI
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 30
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
{{< feature-state for_k8s_version="v1.16" state="beta" >}}
Dokumen ini mendeskripsikan konsep pengklonaan Volume CSI yang telah tersedia di dalam Kubernetes. Pengetahuan tentang [Volume](/docs/concepts/storage/volumes) disarankan.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Introduction
@@ -59,4 +59,4 @@ Hasilnya adalah sebuah PVC baru dengan nama `clone-of-pvc-1` yang memiliki isi y
Setelah tersedianya PVC baru tersebut, PVC baru yang diklonakan tersebut digunakan sama seperti PVC lainnya. Juga diharapkan pada titik ini bahwa PVC baru tersebut adalah sebuah objek terpisah yang independen. Ia dapat digunakan, diklonakan, di-_snapshot_, atau dihapus secara terpisah dan tanpa perlu memikirkan PVC dataSource aslinya. Hal ini juga berarti bahwa sumber tidak terikat sama sekali dengan klona yang baru dibuat tersebut, dan dapat diubah atau dihapus tanpa memengaruhi klona yang baru dibuat tersebut.
{{% /capture %}}
@@ -1,19 +1,19 @@
---
title: VolumeSnapshotClass
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 30
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Laman ini menjelaskan tentang konsep VolumeSnapshotClass pada Kubernetes. Sebelum melanjutkan,
sangat disarankan untuk membaca [_snapshot_ volume](/docs/concepts/storage/volume-snapshots/)
dan [kelas penyimpanan (_storage class_)](/docs/concepts/storage/storage-classes) terlebih dahulu.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Pengenalan
@@ -55,4 +55,4 @@ VolumeSnapshotClass memiliki parameter-parameter yang menggambarkan _snapshot_ v
di dalam VolumeSnapshotClass. Parameter-parameter yang berbeda diperbolehkan tergantung
dari `shapshotter`.
{{% /capture %}}
@@ -1,18 +1,18 @@
---
title: VolumeSnapshot
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 20
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
{{< feature-state for_k8s_version="v1.12" state="alpha" >}}
Laman ini menjelaskan tentang fitur VolumeSnapshot pada Kubernetes. Sebelum lanjut membaca, sangat disarankan untuk memahami [PersistentVolume](/docs/concepts/storage/persistent-volumes/) terlebih dahulu.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Pengenalan
@@ -129,4 +129,4 @@ menggunakan _field_ `dataSource` pada objek PersistentVolumeClaim.
Untuk detailnya bisa dilihat pada [VolumeSnapshot and Mengembalikan Volume dari _Snapshot_](/docs/concepts/storage/persistent-volumes/#volume-snapshot-and-restore-volume-from-snapshot-support).
{{% /capture %}}
+7 -6
View File
@@ -1,18 +1,18 @@
---
title: Volume
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 10
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Berkas-berkas yang disimpan di _disk_ di dalam Container bersifat tidak permanen (akan terhapus seiring dengan dihapusnya Container/Pod), yang menimbulkan beberapa masalah untuk aplikasi biasa saat berjalan di dalam Container. Pertama, saat sebuah Container mengalami kegagalan, Kubelet akan memulai kembali Container tersebut, tetapi semua berkas di dalamnya akan hilang - Container berjalan dalam kondisi yang bersih. Kedua, saat menjalankan banyak Container bersamaan di dalam sebuah `Pod`, biasanya diperlukan untuk saling berbagi berkas-berkas di antara Container-container tersebut. Kedua masalah tersebut dipecahkan oleh abstraksi `Volume` pada Kubernetes.
Pengetahuan tentang [Pod](/docs/user-guide/pods) disarankan.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Latar Belakang
@@ -1144,8 +1144,9 @@ sudo systemctl daemon-reload
sudo systemctl restart docker
```
{{% capture whatsnext %}}
## {{% heading "whatsnext" %}}
* Ikuti contoh [memasang WordPress dan MySQL dengan Persistent Volume](/docs/tutorials/stateful-application/mysql-wordpress-persistent-volume/).
{{% /capture %}}