add id pages

This commit is contained in:
Karen Bradshaw
2020-05-30 15:41:48 -04:00
parent 7daf3c55e9
commit 7d03134456
110 changed files with 762 additions and 696 deletions
@@ -1,16 +1,16 @@
---
title: Anotasi
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 50
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Kamu dapat menggunakan fitur anotasi dari Kubernetes untuk menempelkan sembarang
metadata tanpa identitas pada suatu objek. Klien, seperti perangkat dan *library*,
dapat memperoleh metadata tersebut.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Mengaitkan metadata pada objek
Kamu dapat menggunakan label maupun anotasi untuk menempelkan metadata pada suatu
@@ -76,8 +76,9 @@ pada objek-objek pengguna harus memiliki sebuah prefiks.
Prefiks `kubernetes.io/` dan `k8s.io/` merupakan reservasi dari komponen inti Kubernetes.
{{% /capture %}}
{{% capture whatsnext %}}
## {{% heading "whatsnext" %}}
Pelajari lebih lanjut tentang [Label dan Selektor](/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/).
{{% /capture %}}
@@ -1,9 +1,9 @@
---
title: Label yang Disarankan
content_template: templates/concept
content_type: concept
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Kamu dapat melakukan visualisasi dan mengatur objek Kubernetes dengan lebih banyak _tools_
dibandingkan dengan perintah kubectl dan dasbor. Sekumpulan label mengizinkan _tools_
untuk bekerja dengan interoperabilitas, mendeskripsikan objek dengan cara yang umum yang dapat
@@ -11,9 +11,9 @@ dipahami semua _tools_.
Sebagai tambahan bagi _tooling_ tambahan, label yang disarankan ini mendeskripsikan
aplikasi sehingga informasi yang ada diapat di-_query_.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
Metadata ini diorganisasi berbasis konsep dari sebuah aplikasi. Kubernetes bukan merupakan
sebuah platform sebagai sebuah _service_ (_platform as a service_/PaaS) dan tidak
mewajibkan sebuah gagasan formal dari sebuah aplikasi.
@@ -176,4 +176,4 @@ metadata:
Dengan StatefulSet MySQL dan Service kamu dapat mengetahui informasi yang ada pada MySQL dan Wordpress.
{{% /capture %}}
@@ -1,18 +1,18 @@
---
title: Memahami Konsep Objek-Objek yang ada pada Kubernetes
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 10
card:
name: concepts
weight: 40
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Laman ini menjelaskan bagaimana objek-objek Kubernetes direpresentasikan di dalam API Kubernetes,
dan bagaimana kamu dapat merepresentasikannya di dalam format `.yaml`.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Memahami Konsep Objek-Objek yang Ada pada Kubernetes
Objek-objek Kubernetes adalah entitas persisten di dalam sistem Kubernetes.
@@ -99,10 +99,11 @@ untuk _Pod_ dapat kamu temukan [di sini](/docs/reference/generated/kubernetes-ap
dan format _spec_ untuk _Deployment_ dapat ditemukan
[di sini](/docs/reference/generated/kubernetes-api/{{< param "version" >}}/#deploymentspec-v1-apps).
{{% /capture %}}
{{% capture whatsnext %}}
## {{% heading "whatsnext" %}}
* Pelajari lebih lanjut mengenai dasar-dasar penting bagi objek Kubernetes, seperti [Pod](/docs/concepts/workloads/pods/pod-overview/).
{{% /capture %}}
@@ -1,10 +1,10 @@
---
title: Label dan Selektor
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 40
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
_Label_ merupakan pasangan _key/value_ yang melekat pada objek-objek, misalnya pada Pod.
Label digunakan untuk menentukan atribut identitas dari objek agar memiliki arti dan relevan bagi para pengguna, namun tidak secara langsung memiliki makna terhadap sistem inti.
@@ -22,10 +22,10 @@ Setiap objek dapat memiliki satu set label _key/value_. Setiap _Key_ harus unik
Label memungkinkan untuk menjalankan kueri dan pengamatan dengan efisien, serta ideal untuk digunakan pada UI dan CLI. Informasi yang tidak digunakan untuk identifikasi sebaiknya menggunakan [anotasi](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/annotations/).
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Motivasi
@@ -222,4 +222,4 @@ selector:
Salah satu contoh penggunaan pemilihan dengan menggunakan label yaitu untuk membatasi suatu kumpulan Node tertentu yang dapat digunakan oleh Pod.
Lihat dokumentasi pada [pemilihan Node](/id/docs/concepts/configuration/assign-pod-node/) untuk informasi lebih lanjut.
{{% /capture %}}
@@ -1,10 +1,10 @@
---
title: Nama
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 20
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Seluruh objek di dalam REST API Kubernetes secara jelas ditandai dengan nama dan UID.
@@ -12,10 +12,10 @@ Apabila pengguna ingin memberikan atribut tidak unik, Kubernetes menyediakan [la
Bacalah [dokumentasi desain penanda](https://git.k8s.io/community/contributors/design-proposals/architecture/identifiers.md) agar kamu dapat memahami lebih lanjut sintaks yang digunakan untuk Nama dan UID.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Nama
@@ -27,4 +27,4 @@ Berdasarkan ketentuan, nama dari _resources_ Kubernetes memiliki panjang maksimu
{{< glossary_definition term_id="uid" length="all" >}}
{{% /capture %}}
@@ -1,17 +1,17 @@
---
title: Namespace
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 30
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Kubernetes mendukung banyak klaster virtual di dalam satu klaster fisik. Klaster virtual tersebut disebut dengan *namespace*.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Kapan menggunakan banyak Namespace
@@ -91,4 +91,4 @@ kubectl api-resources --namespaced=true
kubectl api-resources --namespaced=false
```
{{% /capture %}}
@@ -1,16 +1,16 @@
---
title: Pengaturan Objek Kubernetes
content_template: templates/concept
content_type: concept
weight: 15
---
{{% capture overview %}}
<!-- overview -->
Perangkat `kubectl` mendukung beberapa cara untuk membuat dan mengatur objek-objek Kubernetes.
Laman ini menggambarkan berbagai macam metodenya. Baca [Kubectl gitbook](https://kubectl.docs.kubernetes.io)
untuk penjelasan pengaturan objek dengan Kubectl secara detail.
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
<!-- body -->
## Metode pengaturan
@@ -170,9 +170,10 @@ Beberapa kekurangan dibandingkan konfigurasi objek imperatif:
- Konfigurasi objek deklaratif lebih sulit untuk di-_debug_ dan hasilnya lebih sulit dimengerti untuk perilaku yang tidak diinginkan.
- Pembaruan sebagian menggunakan _diff_ menghasilkan operasi _merge_ dan _patch_ yang rumit.
{{% /capture %}}
{{% capture whatsnext %}}
## {{% heading "whatsnext" %}}
- [Mengatur Objek Kubernetes menggunakan Perintah Imperatif](/docs/tasks/manage-kubernetes-objects/imperative-command/)
- [Mengatur Objek Kubernetes menggunakan Konfigurasi Objek (Imperatif)](/docs/tasks/manage-kubernetes-objects/imperative-config/)
@@ -182,4 +183,4 @@ Beberapa kekurangan dibandingkan konfigurasi objek imperatif:
- [Kubectl Gitbook](https://kubectl.docs.kubernetes.io)
- [Referensi API Kubernetes](/docs/reference/generated/kubernetes-api/{{< param "version" >}}/)
{{% /capture %}}