From c3799773c48b0eb0d2f7c1bf6b5f6529f5ffc646 Mon Sep 17 00:00:00 2001 From: Aris Cahyadi Risdianto Date: Thu, 14 May 2020 21:09:42 +0800 Subject: [PATCH 1/2] ID Localization for "Get Shell Running Container" from Task. --- .../get-shell-running-container.md | 147 ++++++++++++++++++ .../id/examples/application/shell-demo.yaml | 16 ++ 2 files changed, 163 insertions(+) create mode 100644 content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md create mode 100644 content/id/examples/application/shell-demo.yaml diff --git a/content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md b/content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md new file mode 100644 index 0000000000..6bbacba023 --- /dev/null +++ b/content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md @@ -0,0 +1,147 @@ +--- +title: Dapatkan _Shell_ Untuk Masuk ke Kontainer yang Sedang Berjalan +content_template: templates/task +--- + +{{% capture overview %}} + +Halaman ini menunjukkan bagaimana cara menggunakan `kubectl exec` untuk +mendapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam kontainer yang sedang berjalan. + +{{% /capture %}} + + +{{% capture prerequisites %}} + +{{< include "task-tutorial-prereqs.md" >}} {{< version-check >}} + +{{% /capture %}} + + +{{% capture steps %}} + +## Mendapatkan sebuah _shell_ untuk masuk ke sebuah kontainer + +Dalam latihan ini, kamu perlu membuat Pod yang hanya memiliki satu kontainer saja. Kontainer +tersebut menjalankan _image_ nginx. Berikut ini adalah _file_ konfigurasi untuk Pod tersebut: + +{{< codenew file="application/shell-demo.yaml" >}} + +Buatlah Pod: + +```shell +kubectl apply -f https://k8s.io/examples/application/shell-demo.yaml +``` + +Pastikan bahwa kontainer dalam Pod berjalan: + +```shell +kubectl get pod shell-demo +``` + +Dapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam kontainer: + +```shell +kubectl exec -it shell-demo -- /bin/bash +``` + +{{< note >}} + +Simbol tanda hubung ganda "--" digunakan untuk memisahkan antara argumen perintah yang ingin kamu eksekusi pada kontainer dan argumen dari kubectl itu sendiri. + +{{< /note >}} + +Dalam _shell_ kamu, perlihatkan isi dari direktori _root_: + +```shell +root@shell-demo:/# ls / +``` + +Dalam _shell_ kamu, cobalah dengan perintah-perintah yang lainnya. Berikut ini beberapa contoh diantaranya: + +```shell +root@shell-demo:/# ls / +root@shell-demo:/# cat /proc/mounts +root@shell-demo:/# cat /proc/1/maps +root@shell-demo:/# apt-get update +root@shell-demo:/# apt-get install -y tcpdump +root@shell-demo:/# tcpdump +root@shell-demo:/# apt-get install -y lsof +root@shell-demo:/# lsof +root@shell-demo:/# apt-get install -y procps +root@shell-demo:/# ps aux +root@shell-demo:/# ps aux | grep nginx +``` + +## Menulis halaman utama (_root_) untuk nginx + +Lihat kembali pada _file_ konfigurasi untuk Pod kamu. Pod +memiliki _volume_ `emptyDir`, dan kontainer melakukan _mounting untuk _volume_ tersebut +pada `/usr/share/nginx/html`. + +Pada _shell_ kamu, buatlah _file_ `index.html` dalam direktori `/usr/share/nginx/html`: + +```shell +root@shell-demo:/# echo Hello shell demo > /usr/share/nginx/html/index.html +``` + +Pada _shell_ kamu, kirimkan sebuah permintaan (_request_) GET ke server nginx. + +```shell +root@shell-demo:/# apt-get update +root@shell-demo:/# apt-get install curl +root@shell-demo:/# curl localhost +``` + +Tampilan akan menunjukkan teks yang kamu tulis pada _file_ `index.html`. + +```shell +Hello shell demo +``` + +Setelah kamu selesai dengan _shell_ kamu, ketiklah `exit`. + +## Menjalankan perintah individu dalam sebuah kontainer + +Pada jendela (_window_) perintah biasa, bukan pada _shell_ kamu dalam kontainer, +lihatlah daftar lingkungan variabel pada kontainer yang sedang berjalan: + +```shell +kubectl exec shell-demo env +``` + +Cobalah dengan menjalankan perintah lainnya. Berikut ini beberapa contoh diantaranya: + +```shell +kubectl exec shell-demo ps aux +kubectl exec shell-demo ls / +kubectl exec shell-demo cat /proc/1/mounts +``` + +{{% /capture %}} + +{{% capture discussion %}} + +## Membuka sebuah _shell_ ketika sebuah Pod memiliki lebih dari satu kontainer + +Jika sebuah Pod memiliki lebih dari satu kontainer, gunakanlah `--container` atau `-c` untuk +menentukan kontainer yang dimaksud dalam perintah `kubectl exec`. Sebagai contoh, +misalkan kamu memiliki Pod yang bernama my-pod, dan Pod tersebut memiliki dua kontainer +yang bernama main-app dan helper-app. Perintah berikut ini akan membuka sebuah +_shell_ ke kontainer dengan nama main-app. + +```shell +kubectl exec -it my-pod --container main-app -- /bin/bash +``` + +{{% /capture %}} + + +{{% capture whatsnext %}} + +* [kubectl exec](/docs/reference/generated/kubectl/kubectl-commands/#exec) + +{{% /capture %}} + + + diff --git a/content/id/examples/application/shell-demo.yaml b/content/id/examples/application/shell-demo.yaml new file mode 100644 index 0000000000..9eb140d80f --- /dev/null +++ b/content/id/examples/application/shell-demo.yaml @@ -0,0 +1,16 @@ +apiVersion: v1 +kind: Pod +metadata: + name: shell-demo +spec: + volumes: + - name: shared-data + emptyDir: {} + containers: + - name: nginx + image: nginx + volumeMounts: + - name: shared-data + mountPath: /usr/share/nginx/html + hostNetwork: true + dnsPolicy: Default From 96710505b01448a2eb7127d5bab4a50d62bbd124 Mon Sep 17 00:00:00 2001 From: Aris Cahyadi Risdianto Date: Tue, 2 Jun 2020 00:41:23 +0800 Subject: [PATCH 2/2] Fixing the wording consistency. --- .../get-shell-running-container.md | 50 +++++++++---------- 1 file changed, 25 insertions(+), 25 deletions(-) diff --git a/content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md b/content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md index 6bbacba023..39d2317de5 100644 --- a/content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md +++ b/content/id/docs/tasks/debug-application-cluster/get-shell-running-container.md @@ -1,12 +1,12 @@ --- -title: Dapatkan _Shell_ Untuk Masuk ke Kontainer yang Sedang Berjalan +title: Mendapatkan Shell Untuk Masuk ke Container yang Sedang Berjalan content_template: templates/task --- {{% capture overview %}} -Halaman ini menunjukkan bagaimana cara menggunakan `kubectl exec` untuk -mendapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam kontainer yang sedang berjalan. +Laman ini menunjukkan bagaimana cara menggunakan `kubectl exec` untuk +mendapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam Container yang sedang berjalan. {{% /capture %}} @@ -20,26 +20,26 @@ mendapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam kontainer yang sedang berjalan. {{% capture steps %}} -## Mendapatkan sebuah _shell_ untuk masuk ke sebuah kontainer +## Mendapatkan sebuah _shell_ untuk masuk ke sebuah Container -Dalam latihan ini, kamu perlu membuat Pod yang hanya memiliki satu kontainer saja. Kontainer -tersebut menjalankan _image_ nginx. Berikut ini adalah _file_ konfigurasi untuk Pod tersebut: +Dalam latihan ini, kamu perlu membuat Pod yang hanya memiliki satu Container saja. Container +tersebut menjalankan _image_ nginx. Berikut ini adalah berkas konfigurasi untuk Pod tersebut: {{< codenew file="application/shell-demo.yaml" >}} -Buatlah Pod: +Buatlah Pod tersebut: ```shell kubectl apply -f https://k8s.io/examples/application/shell-demo.yaml ``` -Pastikan bahwa kontainer dalam Pod berjalan: +Pastikan bahwa Container dalam Pod berjalan: ```shell kubectl get pod shell-demo ``` -Dapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam kontainer: +Dapatkan _shell_ untuk masuk ke dalam Container: ```shell kubectl exec -it shell-demo -- /bin/bash @@ -47,17 +47,17 @@ kubectl exec -it shell-demo -- /bin/bash {{< note >}} -Simbol tanda hubung ganda "--" digunakan untuk memisahkan antara argumen perintah yang ingin kamu eksekusi pada kontainer dan argumen dari kubectl itu sendiri. +Simbol tanda hubung ganda "--" digunakan untuk memisahkan antara argumen perintah yang ingin kamu eksekusi pada Container dan argumen dari kubectl itu sendiri. {{< /note >}} -Dalam _shell_ kamu, perlihatkan isi dari direktori _root_: +Di dalam _shell_ kamu, perlihatkan isi dari direktori _root_: ```shell root@shell-demo:/# ls / ``` -Dalam _shell_ kamu, cobalah dengan perintah-perintah yang lainnya. Berikut ini beberapa contoh diantaranya: +Di dalam _shell_ kamu, cobalah perintah-perintah yang lainnya. Berikut beberapa contohnya: ```shell root@shell-demo:/# ls / @@ -75,11 +75,11 @@ root@shell-demo:/# ps aux | grep nginx ## Menulis halaman utama (_root_) untuk nginx -Lihat kembali pada _file_ konfigurasi untuk Pod kamu. Pod -memiliki _volume_ `emptyDir`, dan kontainer melakukan _mounting untuk _volume_ tersebut +Lihat kembali berkas konfigurasi untuk Pod kamu. Pod +memiliki volume `emptyDir`, dan Container melakukan pemasangan (_mounting_) untuk volume tersebut pada `/usr/share/nginx/html`. -Pada _shell_ kamu, buatlah _file_ `index.html` dalam direktori `/usr/share/nginx/html`: +Pada _shell_ kamu, buatlah berkas `index.html` dalam direktori `/usr/share/nginx/html`: ```shell root@shell-demo:/# echo Hello shell demo > /usr/share/nginx/html/index.html @@ -93,7 +93,7 @@ root@shell-demo:/# apt-get install curl root@shell-demo:/# curl localhost ``` -Tampilan akan menunjukkan teks yang kamu tulis pada _file_ `index.html`. +Keluarannya akan menunjukkan teks yang kamu tulis pada berkas `index.html`. ```shell Hello shell demo @@ -101,16 +101,16 @@ Hello shell demo Setelah kamu selesai dengan _shell_ kamu, ketiklah `exit`. -## Menjalankan perintah individu dalam sebuah kontainer +## Menjalankan perintah individu di dalam sebuah Container -Pada jendela (_window_) perintah biasa, bukan pada _shell_ kamu dalam kontainer, -lihatlah daftar lingkungan variabel pada kontainer yang sedang berjalan: +Pada jendela (_window_) perintah biasa, bukan pada _shell_ kamu di dalam Container, +lihatlah daftar variabel lingkungan (_environment variable_) pada Container yang sedang berjalan: ```shell kubectl exec shell-demo env ``` -Cobalah dengan menjalankan perintah lainnya. Berikut ini beberapa contoh diantaranya: +Cobalah dengan menjalankan perintah lainnya. Berikut beberapa contohnya: ```shell kubectl exec shell-demo ps aux @@ -122,13 +122,13 @@ kubectl exec shell-demo cat /proc/1/mounts {{% capture discussion %}} -## Membuka sebuah _shell_ ketika sebuah Pod memiliki lebih dari satu kontainer +## Membuka sebuah _shell_ ketika sebuah Pod memiliki lebih dari satu Container -Jika sebuah Pod memiliki lebih dari satu kontainer, gunakanlah `--container` atau `-c` untuk -menentukan kontainer yang dimaksud dalam perintah `kubectl exec`. Sebagai contoh, -misalkan kamu memiliki Pod yang bernama my-pod, dan Pod tersebut memiliki dua kontainer +Jika sebuah Pod memiliki lebih dari satu Container, gunakanlah `--container` atau `-c` untuk +menentukan Container yang dimaksud pada perintah `kubectl exec`. Sebagai contoh, +misalkan kamu memiliki Pod yang bernama my-pod, dan Pod tersebut memiliki dua Container yang bernama main-app dan helper-app. Perintah berikut ini akan membuka sebuah -_shell_ ke kontainer dengan nama main-app. +_shell_ ke Container dengan nama main-app. ```shell kubectl exec -it my-pod --container main-app -- /bin/bash