committed by
Kubernetes Prow Robot
parent
99619d3414
commit
520caa1264
@@ -49,7 +49,7 @@ metadata:
|
||||
```
|
||||
{{< note >}}
|
||||
Referensi pemilik lintas _namespace_ tidak diperbolehkan oleh desain. Artinya:
|
||||
1) Dependen dengan cakupan _namespace_ hanya bisa menspesifikasikan pemilik jika berada di _namespace_ yang sama, dan pemilik memiliki cakupan kluster.
|
||||
1) Dependen dengan cakupan _namespace_ hanya bisa menspesifikasikan pemilik jika berada di _namespace_ yang sama, dan pemilik memiliki cakupan kluster.
|
||||
2) Dependen dengan cakupan kluster hanya bisa menspesifikasikan pemilik yang memiliki cakupan kluster, tetapi tidak berlaku untuk pemilik yang memiliki cakupan kluster.
|
||||
{{< /note >}}
|
||||
|
||||
@@ -82,7 +82,7 @@ Pada *foreground cascading deletion*, pertama objek utama akan memasuki keadaan
|
||||
Sebelum Kubernetes 1.9, kebijakan _default_ dari _garbage collection_ untuk banyak _resource controller_ adalah **orphan**. Ini meliputi ReplicationController, ReplicaSet, StatefulSet, DaemonSet, dan Deployment. Untuk jenis pada kelompok versi `extensions/v1beta1`, `apps/v1beta1`, dan `apps/v1beta2`, kecuali kamu menspesifikasikan dengan cara lain, objek dependen adalah _orphan_ secara _default_. Pada Kubernetes 1.9, untuk semua jenis pada kelompok versi `apps/v1`, objek dependen dihapus secara _default_.
|
||||
|
||||
Berikut sebuah contoh yang menghapus dependen di _background_:
|
||||
|
||||
|
||||
```shell
|
||||
kubectl proxy --port=8080
|
||||
curl -X DELETE localhost:8080/apis/apps/v1/namespaces/default/replicasets/my-repset \
|
||||
|
||||
@@ -8,13 +8,13 @@ weight: 65
|
||||
|
||||
{{< feature-state for_k8s_version="v1.12" state="alpha" >}}
|
||||
|
||||
Pengendali TTL menyediakan mekanisme TTL yang membatasi umur dari suatu
|
||||
objek sumber daya yang telah selesai digunakan. Pengendali TTL untuk saat ini hanya menangani
|
||||
[Jobs](/docs/concepts/workloads/controllers/jobs-run-to-completion/),
|
||||
dan nantinya bisa saja digunakan untuk sumber daya lain yang telah selesai digunakan
|
||||
misalnya saja Pod atau sumber daya khusus (_custom resource_) lainnya.
|
||||
Pengendali TTL menyediakan mekanisme TTL yang membatasi umur dari suatu
|
||||
objek sumber daya yang telah selesai digunakan. Pengendali TTL untuk saat ini hanya menangani
|
||||
[Jobs](/docs/concepts/workloads/controllers/jobs-run-to-completion/),
|
||||
dan nantinya bisa saja digunakan untuk sumber daya lain yang telah selesai digunakan
|
||||
misalnya saja Pod atau sumber daya khusus (_custom resource_) lainnya.
|
||||
|
||||
Peringatan Fitur Alpha: fitur ini tergolong datam fitur alpha dan dapat diaktifkan dengan
|
||||
Peringatan Fitur Alpha: fitur ini tergolong datam fitur alpha dan dapat diaktifkan dengan
|
||||
[_feature gate_](/docs/reference/command-line-tools-reference/feature-gates/)
|
||||
`TTLAfterFinished`.
|
||||
|
||||
@@ -28,33 +28,33 @@ Peringatan Fitur Alpha: fitur ini tergolong datam fitur alpha dan dapat diaktifk
|
||||
|
||||
## Pengendali TTL
|
||||
|
||||
Pengendali TTL untuk saat ini hanya mendukung Job. Sebuah operator kluster
|
||||
dapat menggunakan fitur ini untuk membersihkan Job yang telah dieksekusi (baik
|
||||
`Complete` atau `Failed`) secara otomatis dengan menentukan _field_
|
||||
`.spec.ttlSecondsAfterFinished` pada Job, seperti yang tertera di
|
||||
Pengendali TTL untuk saat ini hanya mendukung Job. Sebuah operator kluster
|
||||
dapat menggunakan fitur ini untuk membersihkan Job yang telah dieksekusi (baik
|
||||
`Complete` atau `Failed`) secara otomatis dengan menentukan _field_
|
||||
`.spec.ttlSecondsAfterFinished` pada Job, seperti yang tertera di
|
||||
[contoh](/docs/concepts/workloads/controllers/jobs-run-to-completion/#clean-up-finished-jobs-automatically).
|
||||
Pengendali TTL akan berasumsi bahwa sebuah sumber daya dapat dihapus apabila
|
||||
TTL dari sumber daya tersebut telah habis. Proses dihapusnya sumber daya ini
|
||||
dilakukan secara berantai, dimana sumber daya lain yang
|
||||
berkaitan akan ikut terhapus. Perhatikan bahwa ketika sebuah sumber daya dihapus,
|
||||
Pengendali TTL akan berasumsi bahwa sebuah sumber daya dapat dihapus apabila
|
||||
TTL dari sumber daya tersebut telah habis. Proses dihapusnya sumber daya ini
|
||||
dilakukan secara berantai, dimana sumber daya lain yang
|
||||
berkaitan akan ikut terhapus. Perhatikan bahwa ketika sebuah sumber daya dihapus,
|
||||
siklus hidup yang ada akan menjaga bahwa _finalizer_ akan tetap dijalankan sebagaimana mestinya.
|
||||
|
||||
Waktu TTL dalam detik dapat diatur kapan pun. Terdapat beberapa contoh untuk mengaktifkan _field_
|
||||
Waktu TTL dalam detik dapat diatur kapan pun. Terdapat beberapa contoh untuk mengaktifkan _field_
|
||||
`.spec.ttlSecondsAfterFinished` pada suatu Job:
|
||||
|
||||
* Spesifikasikan _field_ ini pada _manifest_ sumber daya, sehingga Job akan
|
||||
dihapus secara otomatis beberapa saat setelah selesai dieksekusi.
|
||||
* Aktifkan _field_ ini pada sumber daya yang sudah selesai dieksekusi untuk
|
||||
* Spesifikasikan _field_ ini pada _manifest_ sumber daya, sehingga Job akan
|
||||
dihapus secara otomatis beberapa saat setelah selesai dieksekusi.
|
||||
* Aktifkan _field_ ini pada sumber daya yang sudah selesai dieksekusi untuk
|
||||
menerapkan fitur ini.
|
||||
* Gunakan sebuah
|
||||
* Gunakan sebuah
|
||||
[mengubah (_mutating_) _admission)](/docs/reference/access-authn-authz/extensible-admission-controllers/#admission-webhooks)
|
||||
untuk mengaktifkan _field_ ini secara dinamis pada saat pembuatan sumber daya.
|
||||
Administrator kluster dapat menggunakan hal ini untuk menjamin kebijakan (_policy_) TTL pada
|
||||
untuk mengaktifkan _field_ ini secara dinamis pada saat pembuatan sumber daya.
|
||||
Administrator kluster dapat menggunakan hal ini untuk menjamin kebijakan (_policy_) TTL pada
|
||||
sumber daya yang telah selesai digunakan.
|
||||
* Gunakan sebuah
|
||||
* Gunakan sebuah
|
||||
[mengubah (_mutating_) _admission](/docs/reference/access-authn-authz/extensible-admission-controllers/#admission-webhooks)
|
||||
untuk mengaktifkan _field_ ini secara dinamis setelah sumber daya
|
||||
selesai digunakan dan TTL didefinisikan sesuai dengan status, label, atau hal lain
|
||||
untuk mengaktifkan _field_ ini secara dinamis setelah sumber daya
|
||||
selesai digunakan dan TTL didefinisikan sesuai dengan status, label, atau hal lain
|
||||
yang diinginkan.
|
||||
|
||||
## Peringatan
|
||||
@@ -62,20 +62,20 @@ Waktu TTL dalam detik dapat diatur kapan pun. Terdapat beberapa contoh untuk men
|
||||
### Mengubah TTL Detik
|
||||
|
||||
Perhatikan bahwa periode TTL, yaitu _field_ `.spec.ttlSecondsAfterFinished` pada Job,
|
||||
dapat dimodifikasi baik setelah sumber daya dibuat atau setelah selesai digunakan.
|
||||
Meskipun begitu, setelah Job dapat dihapus (TTL sudah habis), sistem tidak akan
|
||||
dapat dimodifikasi baik setelah sumber daya dibuat atau setelah selesai digunakan.
|
||||
Meskipun begitu, setelah Job dapat dihapus (TTL sudah habis), sistem tidak akan
|
||||
menjamin Job tersebut akan tetap ada, meskipun nilai TTL berhasil diubah.
|
||||
|
||||
### _Time Skew_
|
||||
|
||||
Karena pengendali TTL menggunakan cap waktu (_timestamp_) yang disimpan di sumber daya
|
||||
Kubernetes untuk menentukan apakah TTL sudah habis atau belum, fitur ini tidak sensitif
|
||||
terhadap _time skew_ yang ada pada kluster dan bisa saja menghapus objek pada waktu yang salah
|
||||
Karena pengendali TTL menggunakan cap waktu (_timestamp_) yang disimpan di sumber daya
|
||||
Kubernetes untuk menentukan apakah TTL sudah habis atau belum, fitur ini tidak sensitif
|
||||
terhadap _time skew_ yang ada pada kluster dan bisa saja menghapus objek pada waktu yang salah
|
||||
bagi objek tersebut akibat adanya _time skew_.
|
||||
|
||||
Pada Kubernetes, NTP haruslah dilakukan pada semua node untuk mecegah adanya _time skew_
|
||||
(lihat [#6159](https://github.com/kubernetes/kubernetes/issues/6159#issuecomment-93844058)).
|
||||
_Clock_ tidak akan selalu tepat, meskipun begitu perbedaan yang ada haruslah diminimalisasi.
|
||||
Pada Kubernetes, NTP haruslah dilakukan pada semua node untuk mecegah adanya _time skew_
|
||||
(lihat [#6159](https://github.com/kubernetes/kubernetes/issues/6159#issuecomment-93844058)).
|
||||
_Clock_ tidak akan selalu tepat, meskipun begitu perbedaan yang ada haruslah diminimalisasi.
|
||||
Perhatikan bahwa hal ini dapat terjadi apabila TTL diaktifkan dengan nilai selain 0.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
Reference in New Issue
Block a user