Remove trailing spaces from ID documents(#16742) (#16789)

This commit is contained in:
Yushiro FURUKAWA
2019-10-10 13:48:52 +09:00
committed by Kubernetes Prow Robot
parent 99619d3414
commit 520caa1264
51 changed files with 1250 additions and 1250 deletions
@@ -7,12 +7,12 @@ weight: 60
{{< toc >}}
{{% capture overview %}}
Menambahkan entri pada berkas /etc/hosts Pod akan melakukan _override_
resolusi _hostname_ pada level Pod ketika DNS dan opsi lainnya tidak tersedia.
Pada versi 1.7, pengguna dapat menambahkan entri yang diinginkan beserta _field_ HostAliases
Menambahkan entri pada berkas /etc/hosts Pod akan melakukan _override_
resolusi _hostname_ pada level Pod ketika DNS dan opsi lainnya tidak tersedia.
Pada versi 1.7, pengguna dapat menambahkan entri yang diinginkan beserta _field_ HostAliases
pada PodSpec.
Modifikasi yang dilakukan tanpa menggunakan HostAliases tidaklah disarankan
Modifikasi yang dilakukan tanpa menggunakan HostAliases tidaklah disarankan
karena berkas ini diatur oleh Kubelet dan dapat di-_override_ ketika Pod dibuat/di-_restart_.
{{% /capture %}}
@@ -58,14 +58,14 @@ fe00::2 ip6-allrouters
10.200.0.4 nginx
```
Secara default, berkas `hosts` hanya berisikan _boilerplate_ alamat IP IPv4 and IPv6 seperti
Secara default, berkas `hosts` hanya berisikan _boilerplate_ alamat IP IPv4 and IPv6 seperti
`localhost` dan hostname dari Pod itu sendiri.
## Menambahkan Entri Tambahan dengan HostAliases
Selain _boilerplate default_, kita dapat menambahkan entri pada berkas
Selain _boilerplate default_, kita dapat menambahkan entri pada berkas
`hosts` untuk melakukan resolusi `foo.local`, `bar.local` pada `127.0.0.1` dan `foo.remote`,
`bar.remote` pada `10.1.2.3`, kita dapat melakukannya dengan cara menambahkan
`bar.remote` pada `10.1.2.3`, kita dapat melakukannya dengan cara menambahkan
HostAliases pada Pod di bawah _field_ `.spec.hostAliases`:
{{< codenew file="service/networking/hostaliases-pod.yaml" >}}
@@ -116,15 +116,15 @@ Dengan tambahan entri yang telah dispesifikasikan sebelumnya.
## Kenapa Kubelet Melakukan Mekanisme Manajemen Berkas `Hosts`?
Kubelet [melakukan proses manajemen](https://github.com/kubernetes/kubernetes/issues/14633)
berkas `hosts` untuk setiap container yang ada pada Pod untuk mencegah Docker melakukan
[modifikasi](https://github.com/moby/moby/issues/17190) pada berkas tersebut
Kubelet [melakukan proses manajemen](https://github.com/kubernetes/kubernetes/issues/14633)
berkas `hosts` untuk setiap container yang ada pada Pod untuk mencegah Docker melakukan
[modifikasi](https://github.com/moby/moby/issues/17190) pada berkas tersebut
setelah kontainer dihidupkan.
Karena sifat dari berkas tersebut yang secara otomatis di-_manage_,
semua hal yang didefinisikan oleh pengguna akan ditimpa (_overwrite_) ketika berkas
`hosts` di-_mount_ kembali oleh Kubelet ketika ada kontainer yang di-_restart_
atau Pod di-_schedule_ ulang. Dengan demikian tidak dianjurkan untuk
Karena sifat dari berkas tersebut yang secara otomatis di-_manage_,
semua hal yang didefinisikan oleh pengguna akan ditimpa (_overwrite_) ketika berkas
`hosts` di-_mount_ kembali oleh Kubelet ketika ada kontainer yang di-_restart_
atau Pod di-_schedule_ ulang. Dengan demikian tidak dianjurkan untuk
memodifikasi berkas tersebut secara langsung.
{{% /capture %}}
@@ -81,7 +81,7 @@ NAME TYPE CLUSTER-IP EXTERNAL-IP PORT(S) AGE
my-nginx ClusterIP 10.0.162.149 <none> 80/TCP 21s
```
Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebuah *Service* berisi sekumpulan *Pod*. *Pod* diekspos melalui `endpoints`. *Service selector* akan mengecek *Pod* secara terus-menerus dan hasilnya akan dikirim (*POSTed*) ke objek *endpoint* yang bernama `my-nginx`. Saat sebuah *Pod* mati, *IP Pod* di dalam *endpoint* tersebut akan otomatis dihapus, dan *Pod* baru yang sesuai dengan *Service selector* akan otomatis ditambahkan ke dalam *endpoint*. Cek *endpoint* dan perhatikan bahwa IP sama dengan *Pod* yang dibuat di langkah pertama:
Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebuah *Service* berisi sekumpulan *Pod*. *Pod* diekspos melalui `endpoints`. *Service selector* akan mengecek *Pod* secara terus-menerus dan hasilnya akan dikirim (*POSTed*) ke objek *endpoint* yang bernama `my-nginx`. Saat sebuah *Pod* mati, *IP Pod* di dalam *endpoint* tersebut akan otomatis dihapus, dan *Pod* baru yang sesuai dengan *Service selector* akan otomatis ditambahkan ke dalam *endpoint*. Cek *endpoint* dan perhatikan bahwa IP sama dengan *Pod* yang dibuat di langkah pertama:
```shell
kubectl describe svc my-nginx
@@ -111,7 +111,7 @@ Kamu sekarang dapat melakukan *curl* ke dalam *nginx Service* di `<CLUSTER-IP>:<
## Mengakses Service
Kubernetes mendukung 2 mode utama untuk menemukan sebuah *Service* - variabel *environment* dan *DNS*.
Kubernetes mendukung 2 mode utama untuk menemukan sebuah *Service* - variabel *environment* dan *DNS*.
*DNS* membutuhkan [tambahan CoreDNS di dalam kluster](http://releases.k8s.io/{{< param "githubbranch" >}}/cluster/addons/dns/coredns).
### Variabel Environment
@@ -197,7 +197,7 @@ Hingga sekarang kita hanya mengakses *nginx* server dari dalam kluster. Sebelum
* Sebuah [secret](/docs/concepts/configuration/secret/) yang membuat setifikat tersebut dapat diakses oleh *pod*
Kamu dapat melihat semua itu di [contoh nginx https](https://github.com/kubernetes/examples/tree/{{< param "githubbranch" >}}/staging/https-nginx/). Contoh ini mengaharuskan kamu melakukan instalasi *go* dan *make*. Jika kamu tidak ingin melakukan instalasi tersebut, ikuti langkah-langkah manualnya nanti, singkatnya:
Kamu dapat melihat semua itu di [contoh nginx https](https://github.com/kubernetes/examples/tree/{{< param "githubbranch" >}}/staging/https-nginx/). Contoh ini mengaharuskan kamu melakukan instalasi *go* dan *make*. Jika kamu tidak ingin melakukan instalasi tersebut, ikuti langkah-langkah manualnya nanti, singkatnya:
```shell
make keys secret KEY=/tmp/nginx.key CERT=/tmp/nginx.crt SECRET=/tmp/secret.json
@@ -215,7 +215,7 @@ default-token-il9rc kubernetes.io/service-account-token 1 1d
nginxsecret Opaque 2 1m
```
Berikut ini adalah langkah-langkah manual yang harus diikuti jika kamu mengalami masalah menjalankan *make* (pada windows contohnya):
Berikut ini adalah langkah-langkah manual yang harus diikuti jika kamu mengalami masalah menjalankan *make* (pada windows contohnya):
```shell
#membuat sebuah key-pair public private
@@ -6,64 +6,64 @@ weight: 40
{{% capture overview %}}
Agar Ingress dapat bekerja sebagaimana mestinya,
Agar Ingress dapat bekerja sebagaimana mestinya,
sebuah kluster harus memiliki paling tidak sebuah kontroler Ingress.
Berbeda dengan kontroler-kontroler lainnya yang dijalankan
sebagai bagian dari *binary* `kube-controller-manager`, kontroler Ingress
tidak secara otomatis dijalankan di dalam kluster. Kamu bisa menggunakan
laman ini untuk memilih implementasi kontroler Ingress yang kamu pikir
paling sesuai dengan kebutuhan kamu.
Berbeda dengan kontroler-kontroler lainnya yang dijalankan
sebagai bagian dari *binary* `kube-controller-manager`, kontroler Ingress
tidak secara otomatis dijalankan di dalam kluster. Kamu bisa menggunakan
laman ini untuk memilih implementasi kontroler Ingress yang kamu pikir
paling sesuai dengan kebutuhan kamu.
Kubernetes sebagai sebuah proyek, saat ini, mendukung dan memaintain kontroler-kontroler [GCE](https://git.k8s.io/ingress-gce/README.md) dan
[nginx](https://git.k8s.io/ingress-nginx/README.md).
{{% /capture %}}
{{% capture body %}}
## Kontroler-kontroler lainnya
* [Ambassador](https://www.getambassador.io/) *API Gateway* merupakan ingress berbasis [Envoy](https://www.envoyproxy.io)
kontroler dengan dukungan [komunitas](https://www.getambassador.io/docs) atau
* [Ambassador](https://www.getambassador.io/) *API Gateway* merupakan ingress berbasis [Envoy](https://www.envoyproxy.io)
kontroler dengan dukungan [komunitas](https://www.getambassador.io/docs) atau
[komersial](https://www.getambassador.io/pro/) dari [Datawire](https://www.datawire.io/).
* [AppsCode Inc.](https://appscode.com) menawarkan dukungan dan pemeliharaan untuk ingress berbasis [HAProxy](http://www.haproxy.org/), [Voyager](https://appscode.com/products/voyager).
* [Contour](https://github.com/heptio/contour) merupakan ingress berbasis [Envoy](https://www.envoyproxy.io)
* [AppsCode Inc.](https://appscode.com) menawarkan dukungan dan pemeliharaan untuk ingress berbasis [HAProxy](http://www.haproxy.org/), [Voyager](https://appscode.com/products/voyager).
* [Contour](https://github.com/heptio/contour) merupakan ingress berbasis [Envoy](https://www.envoyproxy.io)
yang disediakan dan didukung oleh Heptio.
* Citrix menyediakan sebuah [kontroler Ingress](https://github.com/citrix/citrix-k8s-ingress-controller) untuk perangkat keras (MPX), virtualisasi (VPX) dan [kontainerisasi cuma-cuma (CPX) ADC](https://www.citrix.com/products/citrix-adc/cpx-express.html) untuk mesin [*baremetal*](https://github.com/citrix/citrix-k8s-ingress-controller/tree/master/deployment/baremetal) dan penyedia layanan [*cloud*](https://github.com/citrix/citrix-k8s-ingress-controller/tree/master/deployment) deployments.
* F5 Networks menyediakan [dukungan dan pemeliharaan](https://support.f5.com/csp/article/K86859508)
untuk [kontroler F5 BIG-IP bagi Kubernetes](http://clouddocs.f5.com/products/connectors/k8s-bigip-ctlr/latest).
* [Gloo](https://gloo.solo.io) adalah sebuah proyek kontroler Ingress *open source* berbasis [Envoy](https://www.envoyproxy.io) yang menawarkan fungsionalitas *API Gateway* dengan dukungan *enterprise* dari [solo.io](https://www.solo.io).
* [Gloo](https://gloo.solo.io) adalah sebuah proyek kontroler Ingress *open source* berbasis [Envoy](https://www.envoyproxy.io) yang menawarkan fungsionalitas *API Gateway* dengan dukungan *enterprise* dari [solo.io](https://www.solo.io).
* Kontroler Ingress berbasis [HAProxy](http://www.haproxy.org/)
[jcmoraisjr/haproxy-ingress](https://github.com/jcmoraisjr/haproxy-ingress) yang disebutkan di dalam artikel
[jcmoraisjr/haproxy-ingress](https://github.com/jcmoraisjr/haproxy-ingress) yang disebutkan di dalam artikel
[HAProxy Ingress Controller for Kubernetes](https://www.haproxy.com/blog/haproxy_ingress_controller_for_kubernetes/).
[HAProxy Technologies](https://www.haproxy.com/) menawarkan dukungan dan pemeliharaan bagi HAProxy Enterprise dan
Ingress kontroler [jcmoraisjr/haproxy-ingress](https://github.com/jcmoraisjr/haproxy-ingress).
* Kontroler Ingress berbasis [Istio](https://istio.io/)
* Kontroler Ingress berbasis [Istio](https://istio.io/)
[Control Ingress Traffic](https://istio.io/docs/tasks/traffic-management/ingress/).
* [Kong](https://konghq.com/) menawarkan dukungan dan pemeliharaan [komunitas](https://discuss.konghq.com/c/kubernetes) atau
[komersial](https://konghq.com/kong-enterprise/)
[komersial](https://konghq.com/kong-enterprise/)
[Kontroler Ingress untuk Kubernetes](https://github.com/Kong/kubernetes-ingress-controller).
* [NGINX, Inc.](https://www.nginx.com/) menawarkan dukungan dan pemeliharaan [Kontroler Ingress NGINX untuk Kubernetes](https://www.nginx.com/products/nginx/kubernetes-ingress-controller).
* [Traefik](https://github.com/containous/traefik) adalah sebuah kontroler Ingress yang menyediakan semua fitur secara lengkap (fully featured)
([Let's Encrypt](https://letsencrypt.org), *secrets*, *http2*, *websocket*), dengan tambahan dukungan
* [Traefik](https://github.com/containous/traefik) adalah sebuah kontroler Ingress yang menyediakan semua fitur secara lengkap (fully featured)
([Let's Encrypt](https://letsencrypt.org), *secrets*, *http2*, *websocket*), dengan tambahan dukungan
komersial oleh [Containous](https://containo.us/services).
## Menggunakan beberapa jenis kontroler Ingress sekaligus
Kamu dapat melakukan *deploy* [berapa pun banyaknya kontroler Ingress](https://git.k8s.io/ingress-nginx/docs/user-guide/multiple-ingress.md#multiple-ingress-controllers)
dalam sebuah kluster. Jika kamu ingin membuat Ingress, kamu tinggal memberikan anotasi setiap Ingress sesuai dengan
[`ingress.class`](https://git.k8s.io/ingress-gce/docs/faq/README.md#how-do-i-run-multiple-ingress-controllers-in-the-same-cluster)
yang sesuai untuk menandai kontroler Ingress mana yang digunakan jika terdapat lebih dari satu kontroler Ingress yang ada di
Kamu dapat melakukan *deploy* [berapa pun banyaknya kontroler Ingress](https://git.k8s.io/ingress-nginx/docs/user-guide/multiple-ingress.md#multiple-ingress-controllers)
dalam sebuah kluster. Jika kamu ingin membuat Ingress, kamu tinggal memberikan anotasi setiap Ingress sesuai dengan
[`ingress.class`](https://git.k8s.io/ingress-gce/docs/faq/README.md#how-do-i-run-multiple-ingress-controllers-in-the-same-cluster)
yang sesuai untuk menandai kontroler Ingress mana yang digunakan jika terdapat lebih dari satu kontroler Ingress yang ada di
kluster kamu.
Apabila kamu tidak mendefinisikan `class` yang dipakai, penyedia layanan *cloud* kamu akan menggunakan kontroler Ingress *default* yang mereka miliki.
Idealnya, semua ingress harus memenuhi spesifikasi ini, tetapi berbagai jenis
kontroler Ingress bisa saja memiliki sedikit perbedaan cara kerja.
Idealnya, semua ingress harus memenuhi spesifikasi ini, tetapi berbagai jenis
kontroler Ingress bisa saja memiliki sedikit perbedaan cara kerja.
{{< note >}}
Pastikan kamu sudah terlebih dahulu memahami dokumentasi kontroler Ingress yang akan kamu pakai sebelum memutuskan untuk memakai kontroler tersebut.
Pastikan kamu sudah terlebih dahulu memahami dokumentasi kontroler Ingress yang akan kamu pakai sebelum memutuskan untuk memakai kontroler tersebut.
{{< /note >}}
{{% /capture %}}
@@ -11,17 +11,17 @@ weight: 40
{{% capture body %}}
## Terminologi
Untuk memudahkan, di awal akan dijelaskan beberapa terminologi yang sering dipakai:
Untuk memudahkan, di awal akan dijelaskan beberapa terminologi yang sering dipakai:
* Node: Sebuah mesin fisik atau virtual yang berada di dalam kluster Kubernetes.
* Kluster: Sekelompok node yang merupakan *resource* komputasi primer yang diatur oleh Kubernetes, biasanya diproteksi dari internet dengan menggunakan *firewall*.
* Node: Sebuah mesin fisik atau virtual yang berada di dalam kluster Kubernetes.
* Kluster: Sekelompok node yang merupakan *resource* komputasi primer yang diatur oleh Kubernetes, biasanya diproteksi dari internet dengan menggunakan *firewall*.
* *Edge router*: Sebuah *router* mengatur *policy firewall* pada kluster kamu. *Router* ini bisa saja berupa *gateway* yang diatur oleh penyedia layanan *cloud* maupun perangkat keras.
* Jaringan kluster: Seperangkat *links* baik logis maupus fisik, yang memfasilitasi komunikasi di dalam kluster berdasarkan [model jaringan Kubernetes](/docs/concepts/cluster-administration/networking/).
* *Service*: Sebuah [*Service*](/docs/concepts/services-networking/service/) yang mengidentifikasi beberapa *Pod* dengan menggunakan *selector label*. Secara umum, semua *Service* diasumsikan hanya memiliki IP virtual yang hanya dapat diakses dari dalam jaringan kluster.
* *Service*: Sebuah [*Service*](/docs/concepts/services-networking/service/) yang mengidentifikasi beberapa *Pod* dengan menggunakan *selector label*. Secara umum, semua *Service* diasumsikan hanya memiliki IP virtual yang hanya dapat diakses dari dalam jaringan kluster.
## Apakah *Ingress* itu?
Ingress ditambahkan sejak Kubernetes v1.1, mengekspos rute HTTP dan HTTPS ke berbagai
Ingress ditambahkan sejak Kubernetes v1.1, mengekspos rute HTTP dan HTTPS ke berbagai
{{< link text="services" url="/docs/concepts/services-networking/service/" >}} di dalam kluster.
Mekanisme *routing* trafik dikendalikan oleh aturan-aturan yang didefinisikan pada *Ingress*.
@@ -33,10 +33,10 @@ Mekanisme *routing* trafik dikendalikan oleh aturan-aturan yang didefinisikan pa
[ Services ]
```
Sebuah *Ingress* dapat dikonfigurasi agar berbagai *Service* memiliki URL yang dapat diakses dari eksternal (luar kluster), melakukan *load balance* pada trafik, terminasi SSL, serta Virtual Host berbasis Nama.
Sebuah *Ingress* dapat dikonfigurasi agar berbagai *Service* memiliki URL yang dapat diakses dari eksternal (luar kluster), melakukan *load balance* pada trafik, terminasi SSL, serta Virtual Host berbasis Nama.
Sebuah [kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) bertanggung jawab untuk menjalankan fungsi Ingress yaitu sebagai *loadbalancer*, meskipun dapat juga digunakan untuk mengatur *edge router* atau *frontend* tambahan untuk menerima trafik.
Sebuah *Ingress* tidak mengekspos sembarang *port* atau protokol. Mengekspos *Service* untuk protokol selain HTTP ke HTTPS internet biasanya dilakukan dengan menggunakan
Sebuah *Ingress* tidak mengekspos sembarang *port* atau protokol. Mengekspos *Service* untuk protokol selain HTTP ke HTTPS internet biasanya dilakukan dengan menggunakan
*service* dengan tipe [Service.Type=NodePort](/docs/concepts/services-networking/service/#nodeport) atau
[Service.Type=LoadBalancer](/docs/concepts/services-networking/service/#loadbalancer).
@@ -44,27 +44,27 @@ Sebuah *Ingress* tidak mengekspos sembarang *port* atau protokol. Mengekspos *Se
{{< feature-state for_k8s_version="v1.1" state="beta" >}}
Sebelum kamu mulai menggunakan *Ingress*, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelumnya. *Ingress* merupakan *resource* dengan tipe beta.
Sebelum kamu mulai menggunakan *Ingress*, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelumnya. *Ingress* merupakan *resource* dengan tipe beta.
{{< note >}}
Kamu harus terlebih dahulu memiliki [kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) untuk dapat memenuhi *Ingress*. Membuat sebuah *Ingress* tanpa adanya kontroler *Ingres* tidak akan berdampak apa pun.
Kamu harus terlebih dahulu memiliki [kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) untuk dapat memenuhi *Ingress*. Membuat sebuah *Ingress* tanpa adanya kontroler *Ingres* tidak akan berdampak apa pun.
{{< /note >}}
GCE/Google Kubernetes Engine melakukan deploy kontroler *Ingress* pada *master*. Perhatikan laman berikut
[keterbatasan versi beta](https://github.com/kubernetes/ingress-gce/blob/master/BETA_LIMITATIONS.md#glbc-beta-limitations)
kontroler ini jika kamu menggunakan GCE/GKE.
Jika kamu menggunakan *environment* selain GCE/Google Kubernetes Engine, kemungkinan besar kamu harus
[melakukan proses deploy kontroler ingress kamu sendiri](https://kubernetes.github.io/ingress-nginx/deploy/). Terdapat beberapa jenis
Jika kamu menggunakan *environment* selain GCE/Google Kubernetes Engine, kemungkinan besar kamu harus
[melakukan proses deploy kontroler ingress kamu sendiri](https://kubernetes.github.io/ingress-nginx/deploy/). Terdapat beberapa jenis
[kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) yang bisa kamu pilih.
### Sebelum kamu memulai
Secara ideal, semua kontroler Ingress harus memenuhi spesifikasi ini, tetapi beberapa
kontroler beroperasi sedikit berbeda satu sama lain.
Secara ideal, semua kontroler Ingress harus memenuhi spesifikasi ini, tetapi beberapa
kontroler beroperasi sedikit berbeda satu sama lain.
{{< note >}}
Pastikan kamu sudah terlebih dahulu memahami dokumentasi kontroler Ingress yang akan kamu pakai sebelum memutuskan untuk memakai kontroler tersebut.
Pastikan kamu sudah terlebih dahulu memahami dokumentasi kontroler Ingress yang akan kamu pakai sebelum memutuskan untuk memakai kontroler tersebut.
{{< /note >}}
## *Resource* Ingress
@@ -88,48 +88,48 @@ spec:
servicePort: 80
```
Seperti layaknya *resource* Kubernetes yang lain, sebuah Ingress membutuhkan *field* `apiVersion`, `kind`, dan `metadata`.
Seperti layaknya *resource* Kubernetes yang lain, sebuah Ingress membutuhkan *field* `apiVersion`, `kind`, dan `metadata`.
Untuk informasi umum soal bagaimana cara bekerja dengan menggunakan file konfigurasi, silahkan merujuk pada [melakukan deploy aplikasi](/docs/tasks/run-application/run-stateless-application-deployment/), [konfigurasi kontainer](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-pod-configmap/), [mengatur *resource*](/docs/concepts/cluster-administration/manage-deployment/).
Ingress seringkali menggunakan anotasi untuk melakukan konfigurasi beberapa opsi yang ada bergantung pada kontroler Ingress yang digunakan, sebagai contohnya
adalah [anotasi rewrite-target](https://github.com/kubernetes/ingress-nginx/blob/master/docs/examples/rewrite/README.md).
[Kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) yang berbeda memiliki jenis anotasi yang berbeda. Pastikan kamu sudah terlebih dahulu memahami dokumentasi
kontroler Ingress yang akan kamu pakai untuk mengetahui jenis anotasi apa sajakah yang disediakan.
[Kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) yang berbeda memiliki jenis anotasi yang berbeda. Pastikan kamu sudah terlebih dahulu memahami dokumentasi
kontroler Ingress yang akan kamu pakai untuk mengetahui jenis anotasi apa sajakah yang disediakan.
[Spesifikasi](https://git.k8s.io/community/contributors/devel/sig-architecture/api-conventions.md#spec-and-status) Ingress
memiliki segala informasi yang dibutuhkan untuk melakukan proses konfigurasi *loadbalancer* atau server proxy. Hal yang terpenting adalah
bagian inilah yang mengandung semua *rules* yang nantinya akan digunakan untuk menyesuaikan trafik yang masuk. *Resource* Ingress hanya menyediakan
memiliki segala informasi yang dibutuhkan untuk melakukan proses konfigurasi *loadbalancer* atau server proxy. Hal yang terpenting adalah
bagian inilah yang mengandung semua *rules* yang nantinya akan digunakan untuk menyesuaikan trafik yang masuk. *Resource* Ingress hanya menyediakan
fitur *rules* untuk mengarahkan trafik dengan protokol HTTP.
### *Rule* Ingress
Setiap *rule* HTTP mengandung informasi berikut:
* *Host* opsional. Di dalam contoh ini, tidak ada *host* yang diberikan, dengan kata lain, semua *rules* berlaku untuk *inbound*
* *Host* opsional. Di dalam contoh ini, tidak ada *host* yang diberikan, dengan kata lain, semua *rules* berlaku untuk *inbound*
trafik HTTP bagi alamat IP yang dispesifikasikan. JIka sebuah *host* dispesifikasikan (misalnya saja,
foo.bar.com), maka *rules* yang ada akan berlaku bagi *host* tersebut.
* Sederetan *path* (misalnya, /testpath), setiap *path* ini akan memiliki pasangan berupa sebuah *backend* yang didefinisikan dengan `serviceName`
dan `servicePort`. Baik *host* dan *path* harus sesuai dengan konten dari *request* yang masuk sebelum
*loadbalancer* akan mengarahkan trafik pada *service* yang sesuai.
dan `servicePort`. Baik *host* dan *path* harus sesuai dengan konten dari *request* yang masuk sebelum
*loadbalancer* akan mengarahkan trafik pada *service* yang sesuai.
* Suatu *backend* adalah kombinasi *service* dan *port* seperti yang dideskripsikan di
[dokumentasi *Service*](/docs/concepts/services-networking/service/). *Request* HTTP (dan HTTPS) yang sesuai dengan
[dokumentasi *Service*](/docs/concepts/services-networking/service/). *Request* HTTP (dan HTTPS) yang sesuai dengan
*host* dan *path* yang ada pada *rule* akan diteruskan pada *backend* terkait.
*Backend default* seringkali dikonfigurasi pada kontroler kontroler Ingress, tugas *backend default* ini adalah
mengarahkan *request* yang tidak sesuai dengan *path* yang tersedia pada spesifikasi.
*Backend default* seringkali dikonfigurasi pada kontroler kontroler Ingress, tugas *backend default* ini adalah
mengarahkan *request* yang tidak sesuai dengan *path* yang tersedia pada spesifikasi.
### *Backend Default*
Sebuah Ingress yang tidak memiliki *rules* akan mengarahkan semua trafik pada sebuah *backend default*. *Backend default* inilah yang
Sebuah Ingress yang tidak memiliki *rules* akan mengarahkan semua trafik pada sebuah *backend default*. *Backend default* inilah yang
biasanya bisa dimasukkan sebagai salah satu opsi konfigurasi dari [kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) dan tidak dimasukkan dalam spesifikasi *resource* Ingress.
Jika tidak ada *host* atau *path* yang sesuai dengan *request* HTTP pada objek Ingress, maka trafik tersebut
Jika tidak ada *host* atau *path* yang sesuai dengan *request* HTTP pada objek Ingress, maka trafik tersebut
akan diarahkan pada *backend default*.
## Jenis Ingress
### Ingress dengan satu Service
Terdapat konsep Kubernetes yang memungkinkan kamu untuk mengekspos sebuah Service, lihat [alternatif lain](#alternatif-lain).
Terdapat konsep Kubernetes yang memungkinkan kamu untuk mengekspos sebuah Service, lihat [alternatif lain](#alternatif-lain).
Kamu juga bisa membuat spesifikasi Ingress dengan *backend default* yang tidak memiliki *rules*.
{{< codenew file="service/networking/ingress.yaml" >}}
@@ -145,18 +145,18 @@ NAME HOSTS ADDRESS PORTS AGE
test-ingress * 107.178.254.228 80 59s
```
Dimana `107.178.254.228` merupakan alamat IP yang dialokasikan oleh kontroler Ingress untuk
Dimana `107.178.254.228` merupakan alamat IP yang dialokasikan oleh kontroler Ingress untuk
memenuhi Ingress ini.
{{< note >}}
Kontroler Ingress dan *load balancer* membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua menit untuk mengalokasikan alamat IP.
Kontroler Ingress dan *load balancer* membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua menit untuk mengalokasikan alamat IP.
Hingga alamat IP berhasil dialokasikan, kamu akan melihat tampilan kolom `ADDRESS` sebagai `<pending>`.
{{< /note >}}
### *Fanout* sederhana
Sebuah konfigurasi fanout akan melakukan *route* trafik dari sebuah alamat IP ke banyak Service,
berdasarkan URI HTTP yang diberikan. Sebuah Ingress memungkinkan kamu untuk memiliki jumlah *loadbalancer* minimum.
Sebuah konfigurasi fanout akan melakukan *route* trafik dari sebuah alamat IP ke banyak Service,
berdasarkan URI HTTP yang diberikan. Sebuah Ingress memungkinkan kamu untuk memiliki jumlah *loadbalancer* minimum.
Contohnya, konfigurasi seperti di bawah ini:
```shell
@@ -214,17 +214,17 @@ Events:
```
Kontroler Ingress akan menyediakan *loadbalancer* (implementasinya tergantung dari jenis Ingress yang digunakan), selama *service-service* yang didefinisikan (`s1`, `s2`) ada.
Apabila *Ingress* selesai dibuat, maka kamu dapat melihat alamat IP dari berbagai *loadbalancer*
Apabila *Ingress* selesai dibuat, maka kamu dapat melihat alamat IP dari berbagai *loadbalancer*
pada kolom `address`.
{{< note >}}
Kamu mungkin saja membutuhkan konfigurasi default-http-backend [Service](/docs/concepts/services-networking/service/)
Kamu mungkin saja membutuhkan konfigurasi default-http-backend [Service](/docs/concepts/services-networking/service/)
bergantung pada [kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) yang kamu pakai.
{{< /note >}}
### Virtual Host berbasis Nama
Virtual Host berbasis Nama memungkinkan mekanisme *routing* berdasarkan trafik HTTP ke beberapa *host name* dengan alamat IP yang sama.
Virtual Host berbasis Nama memungkinkan mekanisme *routing* berdasarkan trafik HTTP ke beberapa *host name* dengan alamat IP yang sama.
```none
foo.bar.com --| |-> foo.bar.com s1:80
@@ -232,7 +232,7 @@ foo.bar.com --| |-> foo.bar.com s1:80
bar.foo.com --| |-> bar.foo.com s2:80
```
Ingress di bawah ini memberikan perintah pada *loadbalancer* untuk melakukan mekanisme *routing* berdasarkan
Ingress di bawah ini memberikan perintah pada *loadbalancer* untuk melakukan mekanisme *routing* berdasarkan
[header host](https://tools.ietf.org/html/rfc7230#section-5.4).
```yaml
@@ -256,11 +256,11 @@ spec:
servicePort: 80
```
Jika kamu membuat sebuah Ingress tanpa mendefinisikan *host* apa pun, maka
trafik web ke alamat IP dari kontroler Ingress tetap dapat dilakukan tanpa harus
menyesuaikan aturan *name based virtual host*. Sebagai contoh,
*resource* Ingress di bawah ini akan melakukan pemetaan trafik
dari `first.bar.com` ke `service1`, `second.foo.com` ke `service2`, dan trafik lain
Jika kamu membuat sebuah Ingress tanpa mendefinisikan *host* apa pun, maka
trafik web ke alamat IP dari kontroler Ingress tetap dapat dilakukan tanpa harus
menyesuaikan aturan *name based virtual host*. Sebagai contoh,
*resource* Ingress di bawah ini akan melakukan pemetaan trafik
dari `first.bar.com` ke `service1`, `second.foo.com` ke `service2`, dan trafik lain
ke alamat IP tanpa *host name* yang didefinisikan di dalam *request* (yang tidak memiliki *request header*) ke `service3`.
```yaml
@@ -292,11 +292,11 @@ spec:
### TLS
Kamu dapat mengamankan *Ingress* yang kamu miliki dengan memberikan spesifikasi [secret](/docs/concepts/configuration/secret)
yang mengandung *private key* dan sertifikat TLS. Saat ini, Ingress hanya
memiliki fitur untuk melakukan konfigurasi *single TLS port*, yaitu 443, serta melakukan terminasi TLS.
yang mengandung *private key* dan sertifikat TLS. Saat ini, Ingress hanya
memiliki fitur untuk melakukan konfigurasi *single TLS port*, yaitu 443, serta melakukan terminasi TLS.
Jika *section* TLS pada Ingress memiliki spesifikasi *host* yang berbeda,
*rules* yang ada akan dimultiplekskan pada *port* yang sama berdasarkan
*hostname* yang dispesifikasikan melalui ekstensi TLS SNI. *Secret* TLS harus memiliki
*rules* yang ada akan dimultiplekskan pada *port* yang sama berdasarkan
*hostname* yang dispesifikasikan melalui ekstensi TLS SNI. *Secret* TLS harus memiliki
`key` bernama `tls.crt` dan `tls.key` yang mengandung *private key* dan sertifikat TLS, contohnya:
```yaml
@@ -311,9 +311,9 @@ metadata:
type: kubernetes.io/tls
```
Ketika kamu menambahkan *secret* pada Ingress maka kontroler Ingress akan memberikan perintah untuk
memproteksi *channel* dari klien ke *loadbalancer* menggunakan TLS.
Kamu harus memastikan *secret* TLS yang digunakan memiliki sertifikat yang mengandung
Ketika kamu menambahkan *secret* pada Ingress maka kontroler Ingress akan memberikan perintah untuk
memproteksi *channel* dari klien ke *loadbalancer* menggunakan TLS.
Kamu harus memastikan *secret* TLS yang digunakan memiliki sertifikat yang mengandung
CN untuk `sslexample.foo.com`.
```yaml
@@ -337,27 +337,27 @@ spec:
```
{{< note >}}
Terdapat perbedaan di antara beberapa fitur TLS
yang disediakan oleh berbagai kontroler Ingress. Perhatikan dokumentasi
Terdapat perbedaan di antara beberapa fitur TLS
yang disediakan oleh berbagai kontroler Ingress. Perhatikan dokumentasi
[nginx](https://git.k8s.io/ingress-nginx/README.md#https),
[GCE](https://git.k8s.io/ingress-gce/README.md#frontend-https), atau
kontroler Ingress spesifik *platform* lainnya untuk memahami cara kerja TLS
[GCE](https://git.k8s.io/ingress-gce/README.md#frontend-https), atau
kontroler Ingress spesifik *platform* lainnya untuk memahami cara kerja TLS
pada **environment** yang kamu miliki.
{{< /note >}}
### *Loadbalancing*
Sebuah kontroler Ingress sudah dibekali dengan beberapa *policy* terkait mekanisme *load balance*
Sebuah kontroler Ingress sudah dibekali dengan beberapa *policy* terkait mekanisme *load balance*
yang nantinya akan diterapkan pada semua Ingress, misalnya saja algoritma *load balancing*, *backend
weight scheme*, dan lain sebagainya. Beberapa konsep *load balance* yang lebih *advance*
(misalnya saja *persistent sessions*, *dynamic weights*) belum diekspos melalui Ingress.
Meskipun begitu, kamu masih bisa menggunakan fitur ini melalui
weight scheme*, dan lain sebagainya. Beberapa konsep *load balance* yang lebih *advance*
(misalnya saja *persistent sessions*, *dynamic weights*) belum diekspos melalui Ingress.
Meskipun begitu, kamu masih bisa menggunakan fitur ini melalui
[loadbalancer service](https://github.com/kubernetes/ingress-nginx).
Perlu diketahui bahwa meskipun *health check* tidak diekspos secara langsung
melalui Ingress, terdapat beberapa konsep di Kubernetes yang sejalan dengan hal ini, misalnya
Perlu diketahui bahwa meskipun *health check* tidak diekspos secara langsung
melalui Ingress, terdapat beberapa konsep di Kubernetes yang sejalan dengan hal ini, misalnya
[readiness probes](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-liveness-readiness-probes/)
yang memungkinkan kamu untuk memperoleh hasil yang sama. Silahkan pelajari lebih lanjut dokumentasi
yang memungkinkan kamu untuk memperoleh hasil yang sama. Silahkan pelajari lebih lanjut dokumentasi
kontroler yang kamu pakai untuk mengetahui bagaimana implementasi *health checks* pada kontroler yang kamu pilih ([nginx](https://git.k8s.io/ingress-nginx/README.md),
[GCE](https://git.k8s.io/ingress-gce/README.md#health-checks)).
@@ -391,9 +391,9 @@ Events:
kubectl edit ingress test
```
Sebuah editor akan muncul dan menampilkan konfigurasi Ingress kamu
dalam format YAML apabila kamu telah menjalankan perintah di atas.
Ubah untuk menambahkan *host*:
Sebuah editor akan muncul dan menampilkan konfigurasi Ingress kamu
dalam format YAML apabila kamu telah menjalankan perintah di atas.
Ubah untuk menambahkan *host*:
```yaml
spec:
@@ -442,21 +442,21 @@ Events:
Normal ADD 45s loadbalancer-controller default/test
```
Kamu juga dapat mengubah Ingress dengan menggunakan perintah `kubectl replace -f` pada file konfigurasi
Kamu juga dapat mengubah Ingress dengan menggunakan perintah `kubectl replace -f` pada file konfigurasi
Ingress yang ingin diubah.
## Mekanisme *failing* pada beberapa zona *availability*
Teknik untuk menyeimbangkan persebaran trafik pada *failure domain* berbeda antar penyedia layanan *cloud*.
Kamu dapat mempelajari dokumentasi yang relevan bagi [kontoler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers)
Kamu dapat mempelajari dokumentasi yang relevan bagi [kontoler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers)
untuk informasi yang lebih detail. Kamu juga dapat mempelajari [dokumentasi federasi](/docs/concepts/cluster-administration/federation/)
untuk informasi lebih detail soal bagaimana melakukan *deploy* untuk federasi kluster.
untuk informasi lebih detail soal bagaimana melakukan *deploy* untuk federasi kluster.
## Pengembangan selanjutnya
Silahkan amati [SIG Network](https://github.com/kubernetes/community/tree/master/sig-network)
untuk detail lebih lanjut mengenai perubahan Ingress dan *resource* terkait lainnya. Kamu juga bisa melihat
[repositori Ingress](https://github.com/kubernetes/ingress/tree/master) untuk informasi yang lebih detail
untuk detail lebih lanjut mengenai perubahan Ingress dan *resource* terkait lainnya. Kamu juga bisa melihat
[repositori Ingress](https://github.com/kubernetes/ingress/tree/master) untuk informasi yang lebih detail
soal perubahan berbagai kontroler.
## Alternatif lain
@@ -9,7 +9,7 @@ weight: 50
{{% capture overview %}}
Sebuah NetworkPolicy adalah spesifikasi dari sekelompok Pod atau _endpoint_ yang diizinkan untuk saling berkomunikasi.
`NetworkPolicy` menggunakan label untuk memilih Pod serta mendefinisikan serangkaian _rule_ yang digunakan
`NetworkPolicy` menggunakan label untuk memilih Pod serta mendefinisikan serangkaian _rule_ yang digunakan
untuk mendefinisikan trafik yang diizinkan untuk suatu Pod tertentu.
{{% /capture %}}
@@ -17,18 +17,18 @@ untuk mendefinisikan trafik yang diizinkan untuk suatu Pod tertentu.
{{% capture body %}}
## Prasyarat
NetworkPolicy diimplementasikan dengan menggunakan _plugin_ jaringan,
dengan demikian kamu harus memiliki penyedia jaringan yang mendukung `NetworkPolicy` -
membuat _resource_ tanpa adanya _controller_ tidak akan berdampak apa pun.
NetworkPolicy diimplementasikan dengan menggunakan _plugin_ jaringan,
dengan demikian kamu harus memiliki penyedia jaringan yang mendukung `NetworkPolicy` -
membuat _resource_ tanpa adanya _controller_ tidak akan berdampak apa pun.
## Pod yang terisolasi dan tidak terisolasi
Secara _default_, Pod bersifat tidak terisolasi; Pod-Pod tersebut
Secara _default_, Pod bersifat tidak terisolasi; Pod-Pod tersebut
menerima trafik dari _resource_ apa pun.
Pod menjadi terisolasi apabila terdapat `NetworkPolicy` yang dikenakan pada Pod-Pod tersebut.
Apabila terdapat `NetworkPolicy` di dalam _namespace_ yang dikenakan pada suatu Pod, Pod tersebut
akan menolak koneksi yang tidak diizinkan `NetworkPolicy`. (Pod lain dalam _namespace_
Pod menjadi terisolasi apabila terdapat `NetworkPolicy` yang dikenakan pada Pod-Pod tersebut.
Apabila terdapat `NetworkPolicy` di dalam _namespace_ yang dikenakan pada suatu Pod, Pod tersebut
akan menolak koneksi yang tidak diizinkan `NetworkPolicy`. (Pod lain dalam _namespace_
yang tidak dikenakan `NetworkPolicy` akan tetap menerima trafik dari semua _resource_.)
## _Resource_ `NetworkPolicy`
@@ -74,12 +74,12 @@ spec:
port: 5978
```
Mengirimkan ini ke API server dengan metode POST tidak akan berdampak apa pun
Mengirimkan ini ke API server dengan metode POST tidak akan berdampak apa pun
kecuali penyedia jaringan mendukung network policy.
**_Field-field_ yang bersifat wajib**: Sama dengan seluruh _config_ Kubernetes lainnya, sebuah `NetworkPolicy`
membutuhkan _field-field_ `apiVersion`, `kind`, dan `metadata`. Informasi generik mengenai
bagaimana bekerja dengan _file_ `config`, dapat dilihat di
membutuhkan _field-field_ `apiVersion`, `kind`, dan `metadata`. Informasi generik mengenai
bagaimana bekerja dengan _file_ `config`, dapat dilihat di
[Konfigurasi Kontainer menggunakan `ConfigMap`](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-pod-configmap/),
serta [Manajemen Objek](/docs/concepts/overview/object-management-kubectl/overview/).
@@ -143,37 +143,37 @@ mengandung sebuah elemen `from` yang mengizinkan koneksi dari Pod-Pod dengan lab
...
```
mengandung dua elemen pada _array_ `from`, dan mengizinkan koneksi dari Pod pada Namespace lokal dengan label
mengandung dua elemen pada _array_ `from`, dan mengizinkan koneksi dari Pod pada Namespace lokal dengan label
`role=client`, *atau* dari Pod di _namespace_ apa pun dengan label `user=alice`.
Ketika kamu merasa ragu, gunakan `kubectl describe` untuk melihat bagaimana Kubernetes
Ketika kamu merasa ragu, gunakan `kubectl describe` untuk melihat bagaimana Kubernetes
menginterpretasikan _policy_ tersebut.
**ipBlock**: Ini digunakan untuk memilih _range_ IP CIDR tertentu untuk berperan sebagai
_source_ _ingress_ atau destinasi _egress_. Alamat yang digunakan harus merupakan
alamat IP eksternal kluster, karena alamat IP Pod bersifat _ephemeral_ dan tidak dapat ditebak.
**ipBlock**: Ini digunakan untuk memilih _range_ IP CIDR tertentu untuk berperan sebagai
_source_ _ingress_ atau destinasi _egress_. Alamat yang digunakan harus merupakan
alamat IP eksternal kluster, karena alamat IP Pod bersifat _ephemeral_ dan tidak dapat ditebak.
Mekanisme _ingress_ dan _egress_ kluster seringkali membutuhkan mekanisme _rewrite_ alamat IP _source_ dan destinasi
paket. Pada kasus-kasus dimana hal ini, tidak dapat dipastikan bahwa apakah hal ini
terjadi sebelum atau setelah pemrosesan `NetworkPolicy`, dan perilaku yang ada mungkin saja berbeda
untuk kombinasi _plugin_ jaringan, penyedia layanan _cloud_, serta implementasi `Service` yang berbeda.
Mekanisme _ingress_ dan _egress_ kluster seringkali membutuhkan mekanisme _rewrite_ alamat IP _source_ dan destinasi
paket. Pada kasus-kasus dimana hal ini, tidak dapat dipastikan bahwa apakah hal ini
terjadi sebelum atau setelah pemrosesan `NetworkPolicy`, dan perilaku yang ada mungkin saja berbeda
untuk kombinasi _plugin_ jaringan, penyedia layanan _cloud_, serta implementasi `Service` yang berbeda.
Pada _ingress_, artinya bisa saja kamu melakukan _filter_ paket yang masuk berdasarkan `source IP`,
sementara di kasus lain "source IP" yang digunakan oleh Network Policy adalah alamat IP `LoadBalancer`,
Pada _ingress_, artinya bisa saja kamu melakukan _filter_ paket yang masuk berdasarkan `source IP`,
sementara di kasus lain "source IP" yang digunakan oleh Network Policy adalah alamat IP `LoadBalancer`,
_node_ dimana Pod berada, dsb.
Pada _egress_, bisa saja sebuah koneksi dari Pod ke IP `Service` di-_rewrite_ ke IP eksternal kluster
Pada _egress_, bisa saja sebuah koneksi dari Pod ke IP `Service` di-_rewrite_ ke IP eksternal kluster
atau bahkan tidak termasuk di dalam `ipBlock` _policy_.
## _Policy_ _Default_
Secara _default_, jika tidak ada _policy_ yang ada dalam suatu _namespace_, maka semua trafik _ingress_ dan _egress_ yang diizinkan ke atau dari Pod dalam _namespace_.
Secara _default_, jika tidak ada _policy_ yang ada dalam suatu _namespace_, maka semua trafik _ingress_ dan _egress_ yang diizinkan ke atau dari Pod dalam _namespace_.
Contoh di bawah ini akan memberikan gambaran bagaimana kamu dapat mengubah perilaku _default_ pada sebuah _namespace_.
### _Default_: tolak semua trafik _ingress_
Kamu dapat membuat _policy_ isolasi `"default"` untuk sebuah _namespace_
dengan membuat sebuah `NetworkPolicy` yang memilih semua Pod tapi tidak mengizinkan
Kamu dapat membuat _policy_ isolasi `"default"` untuk sebuah _namespace_
dengan membuat sebuah `NetworkPolicy` yang memilih semua Pod tapi tidak mengizinkan
trafik _ingress_ masuk ke Pod-Pod tersebut.
```yaml
@@ -187,13 +187,13 @@ spec:
- Ingress
```
Hal ini menjamin bahwa bahkan Pod yang tidak dipilih oleh `NetworkPolicy` lain masih terisolasi.
Hal ini menjamin bahwa bahkan Pod yang tidak dipilih oleh `NetworkPolicy` lain masih terisolasi.
_Policy_ ini tidak mengubah perilaku _default_ dari _egress_.
### _Default_: izinkan semua trafik _ingress_
Jika kamu ingin mengizinkan semua trafik _ingress_ pada semua Pod dalam sebuah _namespace_
(bahkan jika _policy_ ditambahkan dan menyebabkan beberapa Pod menjadi terisolasi), kamu
Jika kamu ingin mengizinkan semua trafik _ingress_ pada semua Pod dalam sebuah _namespace_
(bahkan jika _policy_ ditambahkan dan menyebabkan beberapa Pod menjadi terisolasi), kamu
dapat secara eksplisit mengizinkan semua trafik bagi _namespace_ tersebut.
```yaml
@@ -211,8 +211,8 @@ spec:
### _Default_: tolak semua trafik _egress_
Kamu dapat membuat _policy_ isolasi `"default"` untuk sebuah _namespace_
dengan membuat sebuah `NetworkPolicy` yang memilih semua Pod tapi tidak mengizinkan
Kamu dapat membuat _policy_ isolasi `"default"` untuk sebuah _namespace_
dengan membuat sebuah `NetworkPolicy` yang memilih semua Pod tapi tidak mengizinkan
trafik _egress_ keluar dari Pod-Pod tersebut.
```yaml
@@ -226,13 +226,13 @@ spec:
- Egress
```
Hal ini menjamin bahwa bahkan Pod yang tidak dipilih oleh `NetworkPolicy` lain masih terisolasi.
Hal ini menjamin bahwa bahkan Pod yang tidak dipilih oleh `NetworkPolicy` lain masih terisolasi.
_Policy_ ini tidak mengubah perilaku _default_ dari _ingress_.
### _Default_: izinkan semua trafik _egress_
Jika kamu ingin mengizinkan semua trafik _egress_ pada semua Pod dalam sebuah _namespace_
(bahkan jika _policy_ ditambahkan dan menyebabkan beberapa Pod menjadi terisolasi), kamu
Jika kamu ingin mengizinkan semua trafik _egress_ pada semua Pod dalam sebuah _namespace_
(bahkan jika _policy_ ditambahkan dan menyebabkan beberapa Pod menjadi terisolasi), kamu
dapat secara eksplisit mengizinkan semua trafik bagi _namespace_ tersebut.
```yaml
File diff suppressed because it is too large Load Diff