Remove trailing spaces from ID documents(#16742) (#16789)

This commit is contained in:
Yushiro FURUKAWA
2019-10-10 13:48:52 +09:00
committed by Kubernetes Prow Robot
parent 99619d3414
commit 520caa1264
51 changed files with 1250 additions and 1250 deletions
@@ -2,7 +2,7 @@
title: API Kubernetes
content_template: templates/concept
weight: 30
card:
card:
name: concepts
weight: 30
---
@@ -19,7 +19,7 @@ API Kubernetes juga berperan sebagai skema konfigurasi yang deklaratif di dalam
Kubernetes menyimpan bentuk terserialisasi dari obyek API yang dimilikinya di dalam [etcd](https://coreos.com/docs/distributed-configuration/getting-started-with-etcd/).
Kubernetes sendiri dibagi menjadi beberapa komponen yang saling dapat saling interaksi melalui API.
Kubernetes sendiri dibagi menjadi beberapa komponen yang saling dapat saling interaksi melalui API.
{{% /capture %}}
@@ -28,14 +28,14 @@ Kubernetes sendiri dibagi menjadi beberapa komponen yang saling dapat saling int
## Perubahan API
Berdasarkan pengalaman kami, semua sistem yang berhasil memerlukan kebutuhan
Berdasarkan pengalaman kami, semua sistem yang berhasil memerlukan kebutuhan
untuk terus tumbuh dan berkembang seiring dengan bertambahnya kebutuhan
yang ada. Dengan demikian, kami berekspektasi bahwa API akan selalu berubah seiring dengan bertambahnya kebutuhan yang ada.
Meski begitu, perubahan yang ada akan selalu kompatibel dengan implementasi sebelumnya, untuk jangka waktu tertentu.
Secara umum, penambahan pada sebuah resource API atau field resource bisa sering terjadi.. Penghapusan <i>resource API</i> atau suatu <i>field</i>, di sisi lain,
yang ada. Dengan demikian, kami berekspektasi bahwa API akan selalu berubah seiring dengan bertambahnya kebutuhan yang ada.
Meski begitu, perubahan yang ada akan selalu kompatibel dengan implementasi sebelumnya, untuk jangka waktu tertentu.
Secara umum, penambahan pada sebuah resource API atau field resource bisa sering terjadi.. Penghapusan <i>resource API</i> atau suatu <i>field</i>, di sisi lain,
diharapkan untuk dapat memenuhi [kaidah deprecation API](/docs/reference/using-api/deprecation-policy/).
Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan untuk menjamin kompatibilitas API
Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan untuk menjamin kompatibilitas API
secara rinci dibahas di dalam [dokumentasi perubahan API](https://git.k8s.io/community/contributors/devel/sig-architecture/api_changes.md).
## Swagger and OpenAPI Definition
@@ -48,11 +48,11 @@ Format <i>request</i> dapat diterapkan dengan cara menambahkan <i>header HTTP</i
Header | Opsi
------ | ---------------
Accept | `application/json`, `application/com.github.proto-openapi.spec.v2@v1.0+protobuf` (<i>content-type</i> standar yang digunakan adalah `application/json` untuk `*/*`)
Accept-Encoding | `gzip`
Accept-Encoding | `gzip`
Sebelum versi 1.14, terdapat 4 buah <i>endpoint</i> yang menyediakan spesifikasi <i>OpenAPI</i>
dalam format berbeda yang dapat digunakan (`/swagger.json`, `/swagger-2.0.0.json`, `/swagger-2.0.0.pb-v1`, `/swagger-2.0.0.pb-v1.gz`).
<i>Endpoint</i> ini bersifat <i>deprecated</i> dan akan dihapus pada Kubernetes versi 1.14.
Sebelum versi 1.14, terdapat 4 buah <i>endpoint</i> yang menyediakan spesifikasi <i>OpenAPI</i>
dalam format berbeda yang dapat digunakan (`/swagger.json`, `/swagger-2.0.0.json`, `/swagger-2.0.0.pb-v1`, `/swagger-2.0.0.pb-v1.gz`).
<i>Endpoint</i> ini bersifat <i>deprecated</i> dan akan dihapus pada Kubernetes versi 1.14.
**Cara mendapatkan spesifikasi <i>OpenAPI</i>**:
@@ -62,54 +62,54 @@ GET /swagger.json | GET /openapi/v2 **Accept**: application/json
GET /swagger-2.0.0.pb-v1 | GET /openapi/v2 **Accept**: application/com.github.proto-openapi.spec.v2@v1.0+protobuf
GET /swagger-2.0.0.pb-v1.gz | GET /openapi/v2 **Accept**: application/com.github.proto-openapi.spec.v2@v1.0+protobuf **Accept-Encoding**: gzip
Kubernetes juga menyediakan alternatif mekanisme serialisasi lain,
yaitu dengan menggunakan <i>Protobuf</i>, yang secara umum digunakan untuk mekanisme komunikasi
intra-kluster, hal ini didokumentasikan di dalam [proposal desain](https://github.com/kubernetes/community/blob/master/contributors/design-proposals/api-machinery/protobuf.md)
serta berkas IDL sebagai bentuk spesifikasi skema berada dalam <i>package</i> Go
Kubernetes juga menyediakan alternatif mekanisme serialisasi lain,
yaitu dengan menggunakan <i>Protobuf</i>, yang secara umum digunakan untuk mekanisme komunikasi
intra-kluster, hal ini didokumentasikan di dalam [proposal desain](https://github.com/kubernetes/community/blob/master/contributors/design-proposals/api-machinery/protobuf.md)
serta berkas IDL sebagai bentuk spesifikasi skema berada dalam <i>package</i> Go
Sebelum Kubernetes versi 1.14, <i>apiserver</i> Kubernetes juga mengekspos API
Sebelum Kubernetes versi 1.14, <i>apiserver</i> Kubernetes juga mengekspos API
yang dapat digunakan untuk mendapatkan spesifikasi [Swagger v1.2](http://swagger.io/) pada <i>endpoint</i> `/swaggerapi`.
<i>Endpoint</i> ini akan sudah bersifat <i>deprecated</i> dan akan dihapus pada
Kubernetes versi 1.14.
<i>Endpoint</i> ini akan sudah bersifat <i>deprecated</i> dan akan dihapus pada
Kubernetes versi 1.14.
## Pemberian Versi pada API
Untuk memudahkan restrukturisasi field dan resource yang ada,
Kubernetes menyediakan beberapa versi API yang berada pada <i>path</i> yang berbeda,
Untuk memudahkan restrukturisasi field dan resource yang ada,
Kubernetes menyediakan beberapa versi API yang berada pada <i>path</i> yang berbeda,
misalnya `/api/v1` atau `/apis/extensions/v1beta1`.
Kita dapat memilih versi yang akan digunakan pada tingkatan API
dan bukan pada tingkatan <i>field</i> atau <i>resource</i> untuk memastikan
API yang digunakan memperlihatkan gambaran yang jelas serta konsisten
Kita dapat memilih versi yang akan digunakan pada tingkatan API
dan bukan pada tingkatan <i>field</i> atau <i>resource</i> untuk memastikan
API yang digunakan memperlihatkan gambaran yang jelas serta konsisten
mengenai <i>resoure</i> dan sifat sistem yang ada.
Perhatikan bahwa pemberian versi pada API dan pemberian versi pada API dan perangkat lunak memiliki keterkaitan secara tak langsung.
Proposal [API and release
versioning](https://git.k8s.io/community/contributors/design-proposals/release/versioning.md) memberikan deskripsi keterkaitan antara
versioning](https://git.k8s.io/community/contributors/design-proposals/release/versioning.md) memberikan deskripsi keterkaitan antara
pemberian versi pada API dan pemberian versi pada perangkat lunak.
API dengan versi yang berbeda menunjukan tingkatan kestabilan dan ketersediaan yang diberikan pada versi tersebut.
Kriteria untuk setiap tingkatan dideskripsikan secara lebih detail di dalam
API dengan versi yang berbeda menunjukan tingkatan kestabilan dan ketersediaan yang diberikan pada versi tersebut.
Kriteria untuk setiap tingkatan dideskripsikan secara lebih detail di dalam
[dokumentasi perubahan API](https://git.k8s.io/community/contributors/devel/sig-architecture/api_changes.md#alpha-beta-and-stable-versions). They are summarized here:
- Tingkatan <i>Alpha</i>:
- Nama dari versi ini mengandung string `alpha` (misalnya, `v1alpha1`).
- Bisa jadi terdapat <i>bug</i>. Secara <i>default</i> fitur ini tidak diekspos.
- Ketersediaan untuk fitur yang ada bisa saja dihilangkan pada suatu waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
- Bisa jadi terdapat <i>bug</i>. Secara <i>default</i> fitur ini tidak diekspos.
- Ketersediaan untuk fitur yang ada bisa saja dihilangkan pada suatu waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
- API yang ada mungkin saja berubah tanpa memperhatikan kompatibilitas dengan versi perangkat lunak sebelumnya.
- Hanya direkomendasikan untuk kluster yang digunakan untuk tujuan <i>testing</i>.
- Hanya direkomendasikan untuk kluster yang digunakan untuk tujuan <i>testing</i>.
- Tingkatan <i>Beta</i>:
- Nama dari versi ini mengandung string `beta` (misalnya `v2beta3`).
- Kode yang ada sudah melalui mekanisme <i>testing</i> yang cukup baik. Menggunakan fitur ini dianggap cukup aman. Fitur ini diekspos secara <i>default</i>.
- Ketersediaan untuk fitur secara menyeluruh tidak akan dihapus, meskipun begitu detail untuk suatu fitur bisa saja berubah.
- Skema dan/atau semantik dari suatu obyek mungkin saja berubah tanpa memerhatikan kompatibilitas pada rilis <i>beta</i> selanjutnya.
Jika hal ini terjadi, kami akan menyediakan suatu instruksi untuk melakukan migrasi di versi rilis selanjutnya. hal ini bisa saja terdiri dari penghapusan, pengubahan, ataupun pembuatan
- Ketersediaan untuk fitur secara menyeluruh tidak akan dihapus, meskipun begitu detail untuk suatu fitur bisa saja berubah.
- Skema dan/atau semantik dari suatu obyek mungkin saja berubah tanpa memerhatikan kompatibilitas pada rilis <i>beta</i> selanjutnya.
Jika hal ini terjadi, kami akan menyediakan suatu instruksi untuk melakukan migrasi di versi rilis selanjutnya. hal ini bisa saja terdiri dari penghapusan, pengubahan, ataupun pembuatan
obyek API. Proses pengubahan mungkin saja membutuhkan pemikiran yang matang. Dampak proses ini bisa saja menyebabkan <i>downtime</i> aplikasi yang bergantung pada fitur ini.
- Disarankan hanya untuk digunakan untuk penggunaan yang untuk penggunaan yang tidak berdampak langsung pada bisnis kamu.
- **Kami mohon untuk mencoba versi <i>beta</i> yang kami sediakan dan berikan masukan terhadap fitur yang kamu pakai! Apabila fitur tersebut sudah tidak lagi berada di dalam tingkatan <i>beta</i> perubahan yang kami buat terhadap fitur tersebut bisa jadi tidak lagi dapat digunakan**
- Tingkatan stabil:
- Nama dari versi ini mengandung string `vX` dimana `X` merupakan bilangan bulat.
- Fitur yang ada pada tingkatan ini akan selalu muncul di rilis berikutnya.
- Fitur yang ada pada tingkatan ini akan selalu muncul di rilis berikutnya.
## <i>API groups</i>
@@ -135,19 +135,19 @@ Ekstensi API dengan custom resources dapat dilakukan melalui dua buah path:
## Mengaktifkan <i> API groups</i>
Beberapa <i>resources</i> dan <i>API groups</i> sudah diaktifkan secara <i>default</i>.
Beberapa <i>resources</i> dan <i>API groups</i> sudah diaktifkan secara <i>default</i>.
<i>Resource</i> dan <i>API groups</i> ini dapat diaktifkan dan dinonaktifkan dengan mengatur penanda `--runtime-config`
pada <i>apiserver</i>. `--runtime-config` menerima nilai yang dipisahkan oleh koma. Sebagai contoh: untuk menonaktifkan batch/v1, tetapkan
`--runtime-config=batch/v1=false`, untuk mengaktifkan batch/v2alpha1, tetapkan `--runtime-config=batch/v2alpha1`.
Penanda menerima nilai yang dipisahkan oleh pasangan `key=value` yang mendeskripsikan konfigurasi <i>runtime</i> pada <i>apiserver</i>.
PENTING: Melakukan proses mengaktifkan atau menonaktifkan <i>groups</i> atau <i>resources</i>
PENTING: Melakukan proses mengaktifkan atau menonaktifkan <i>groups</i> atau <i>resources</i>
membutuhkan mekanisme <i>restart</i> <i>apiserver</i> dan <i>controller-manager</i>
agar <i>apiserver</i> dapat menerima perubahan `--runtime-config`.
## Mengaktifkan <i>resources</i> di dalam <i>groups</i>
<i>DaemonSets</i>, <i>Deployments</i>, <i>HorizontalPodAutoscalers</i>,
<i>DaemonSets</i>, <i>Deployments</i>, <i>HorizontalPodAutoscalers</i>,
<i>Ingresses</i>, <i>Jobs</i>, dan <i>ReplicaSets</i> diaktifkan secara <i>default</i>.
Ekstensi lain dapat diaktifkan penanda `--runtime-config` pada <i>apiserver</i>. Penanda `--runtime-config` menerima nilai yang dipisahkan oleh koma.
Sebagai contoh untuk menonaktifkan <i>deployments</i> dan <i>ingress</i>, tetapkan.