Change kluster to klaster mentioned in https://github.com/jk8s/sig-docs-id/issues/20 (#18130)
This commit is contained in:
committed by
Kubernetes Prow Robot
parent
a7f6a78d55
commit
39fe327423
@@ -7,9 +7,9 @@ weight: 40
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
|
||||
Penyediaan volume dinamis memungkinkan volume penyimpanan untuk dibuat sesuai permintaan (_on-demand_).
|
||||
Tanpa adanya penyediaan dinamis (_dynamic provisioning_), untuk membuat volume penyimpanan baru, admin kluster secara manual harus
|
||||
Tanpa adanya penyediaan dinamis (_dynamic provisioning_), untuk membuat volume penyimpanan baru, admin klaster secara manual harus
|
||||
memanggil penyedia layanan cloud atau layanan penyimpanan, dan kemudian membuat [objek PersistentVolume](/docs/concepts/storage/persistent-volumes/)
|
||||
sebagai representasi di Kubernetes. Fitur penyediaan dinamis menghilangkan kebutuhan admin kluster untuk menyediakan
|
||||
sebagai representasi di Kubernetes. Fitur penyediaan dinamis menghilangkan kebutuhan admin klaster untuk menyediakan
|
||||
penyimpanan sebelumnya (_pre-provision_). Dengan demikian, penyimpanan akan tersedia secara otomatis
|
||||
ketika diminta oleh pengguna.
|
||||
|
||||
@@ -21,13 +21,13 @@ ketika diminta oleh pengguna.
|
||||
## Latar Belakang
|
||||
|
||||
Penyediaan volume dinamis diimplementasi berdasarkan objek API StorageClass dari
|
||||
grup API `storage.k8s.io`. Seorang admin kluster dapat mendefinisikan berbagai macam
|
||||
grup API `storage.k8s.io`. Seorang admin klaster dapat mendefinisikan berbagai macam
|
||||
objek StorageClass sesuai kebutuhan, masing-masing menentukan *plugin volume* (disebut
|
||||
juga *provisioner*) yang menyediakan sebuah volume beserta kumpulan parameter untuk
|
||||
diteruskan oleh _provisioner_ ketika proses penyediaan.
|
||||
|
||||
Seorang kluster admin dapat mendefinisikan dan mengekspos berbagai templat penyimpanan
|
||||
(dari sistem penyimpanan yang sama maupun berbeda) di dalam kluster, masing-masing dengan
|
||||
Seorang klaster admin dapat mendefinisikan dan mengekspos berbagai templat penyimpanan
|
||||
(dari sistem penyimpanan yang sama maupun berbeda) di dalam klaster, masing-masing dengan
|
||||
kumpulan parameter tertentu. Desain ini memastikan bahwa pengguna tidak perlu khawatir betapa
|
||||
rumitnya mekanisme penyediaan penyimpanan, tapi tetap memiliki kemampuan untuk
|
||||
memilih berbagai macam pilihan penyimpanan.
|
||||
@@ -36,7 +36,7 @@ Info lebih lanjut mengenai _storage class_ dapat dilihat [di sini](/docs/concept
|
||||
|
||||
## Mengaktifkan Penyediaan Dinamis (_Dynamic Provisioning_)
|
||||
|
||||
Untuk mengaktifkan penyediaan dinamis, seorang admin kluster perlu untuk
|
||||
Untuk mengaktifkan penyediaan dinamis, seorang admin klaster perlu untuk
|
||||
terlebih dahulu membuat (_pre-create_) satu atau beberapa objek StorageClass
|
||||
untuk pengguna.
|
||||
Objek StorageClass mendefinisikan _provisioner_ mana yang seharusnya digunakan
|
||||
@@ -100,9 +100,9 @@ Ketika klaim dihilangkan, volume akan musnah.
|
||||
|
||||
## Perilaku _Default_
|
||||
|
||||
Penyediaan dinamis dapat diaktifkan pada setiap kluster supaya semua klaim
|
||||
Penyediaan dinamis dapat diaktifkan pada setiap klaster supaya semua klaim
|
||||
dapat disediakan secara dinamis jika tidak ada StorageClass yang dispesifikasikan.
|
||||
Seorang kluster admin dapat mengaktifkan perilaku ini dengan cara:
|
||||
Seorang klaster admin dapat mengaktifkan perilaku ini dengan cara:
|
||||
|
||||
- Menandai satu objek StorageClass sebagai _default_;
|
||||
- Memastikan bahwa [_admission controller_ `DefaultStorageClass`](/docs/reference/access-authn-authz/admission-controllers/#defaultstorageclass)
|
||||
@@ -110,17 +110,17 @@ Seorang kluster admin dapat mengaktifkan perilaku ini dengan cara:
|
||||
|
||||
Seorang admin dapat menandai StorageClass yang spesifik sebagai _default_ dengan menambahkan
|
||||
anotasi `storageclass.kubernetes.io/is-default-class`.
|
||||
Ketika StorageClass default tersebut ada pada kluster dan pengguna membuat PersistentVolumeClaim
|
||||
Ketika StorageClass default tersebut ada pada klaster dan pengguna membuat PersistentVolumeClaim
|
||||
tanpa menspesifikasikan `storageClassName`, _admission controller_ `DefaultStorageClass` secara
|
||||
otomatis menambahkan _field_ `storageClassName` dengan StorageClass _default_.
|
||||
|
||||
Perhatikan bahwa hanya bisa ada satu _default_ StorageClass pada sebuah kluster,
|
||||
Perhatikan bahwa hanya bisa ada satu _default_ StorageClass pada sebuah klaster,
|
||||
atau PersistentVolumeClaim tanpa menspesifikasikan `storageClassName` secara eksplisit
|
||||
tidak bisa terbuat.
|
||||
|
||||
## Kesadaran (_Awareness_) Topologi
|
||||
|
||||
Pada kluster [Multi-Zona](/docs/setup/multiple-zones), Pod dapat tersebar di banyak Zona
|
||||
Pada klaster [Multi-Zona](/docs/setup/multiple-zones), Pod dapat tersebar di banyak Zona
|
||||
pada sebuah Region. Penyimpanan dengan *backend* Zona-Tunggal seharusnya disediakan pada
|
||||
Zona-Zona dimana Pod dijalankan. Hal ini dapat dicapai dengan mengatur
|
||||
[Mode Volume Binding](/docs/concepts/storage/storage-classes/#volume-binding-mode).
|
||||
|
||||
Reference in New Issue
Block a user