Change kluster to klaster mentioned in https://github.com/jk8s/sig-docs-id/issues/20 (#18130)
This commit is contained in:
committed by
Kubernetes Prow Robot
parent
a7f6a78d55
commit
39fe327423
@@ -6,7 +6,7 @@ weight: 30
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
|
||||
Kubernetes mendukung banyak kluster virtual di dalam satu kluster fisik. Kluster virtual tersebut disebut dengan *namespace*.
|
||||
Kubernetes mendukung banyak klaster virtual di dalam satu klaster fisik. Klaster virtual tersebut disebut dengan *namespace*.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
@@ -15,11 +15,11 @@ Kubernetes mendukung banyak kluster virtual di dalam satu kluster fisik. Kluster
|
||||
|
||||
## Kapan menggunakan banyak Namespace
|
||||
|
||||
*Namespace* dibuat untuk digunakan di *environment* dengan banyak pengguna yang berada di dalam banyak tim ataupun proyek. Untuk sebuah kluster dengan beberapa pengguna saja, kamu tidak harus membuat ataupun memikirkan tentang *namespace*. Mulai gunakan *namespace* saat kamu membutuhkan fitur dari *namespace* itu sendiri.
|
||||
*Namespace* dibuat untuk digunakan di *environment* dengan banyak pengguna yang berada di dalam banyak tim ataupun proyek. Untuk sebuah klaster dengan beberapa pengguna saja, kamu tidak harus membuat ataupun memikirkan tentang *namespace*. Mulai gunakan *namespace* saat kamu membutuhkan fitur dari *namespace* itu sendiri.
|
||||
|
||||
*Namespace* menyediakan ruang untuk nama objek. Nama dari *resource* atau objek harus berbeda di dalam sebuah *namespace*, tetapi boleh sama jika berbeda *namespace*. *Namespace* tidak bisa dibuat di dalam *namespace* lain dan setiap *resource* atau objek Kubernetes hanya dapat berada di dalam satu *namespace*.
|
||||
|
||||
*Namespace* merupakan cara yang digunakan untuk memisahkan *resource* kluster untuk beberapa pengguna (dengan [*resource quota*](/docs/concepts/policy/resource-quotas/)).
|
||||
*Namespace* merupakan cara yang digunakan untuk memisahkan *resource* klaster untuk beberapa pengguna (dengan [*resource quota*](/docs/concepts/policy/resource-quotas/)).
|
||||
|
||||
Dalam versi Kubernetes yang akan datang, objek di dalam satu *namespace* akan mempunyai *access control policies* yang sama secara *default*.
|
||||
|
||||
@@ -32,7 +32,7 @@ Pembuatan dan penghapusan *namespace* dijelaskan di [dokumentasi panduan admin u
|
||||
|
||||
### Melihat namespace
|
||||
|
||||
Kamu dapat melihat daftar *namespace* di dalam kluster menggunakan:
|
||||
Kamu dapat melihat daftar *namespace* di dalam klaster menggunakan:
|
||||
|
||||
```shell
|
||||
kubectl get namespace
|
||||
@@ -48,7 +48,7 @@ Kubernetes berjalan dengan tiga *namespace* awal:
|
||||
|
||||
* `default`, *namespace default* untuk objek yang dibuat tanpa mencantumkan *namespace* pada spesifikasinya.
|
||||
* `kube-system`, *namespace* yang digunakan untuk objek yang dibuat oleh sistem Kubernetes.
|
||||
* `kube-public`, *namespace* ini dibuat secara otomatis dan dapat diakses oleh semua pengguna (termasuk yang tidak diautentikasi). *Namespace* ini disediakan untuk penggunaan kluster, jika beberapa *resouce* harus terlihat dan dapat dibaca secara publik di seluruh kluster. Aspek publik dari *namespace* ini hanya sebuah konvensi, bukan persyaratan.
|
||||
* `kube-public`, *namespace* ini dibuat secara otomatis dan dapat diakses oleh semua pengguna (termasuk yang tidak diautentikasi). *Namespace* ini disediakan untuk penggunaan klaster, jika beberapa *resouce* harus terlihat dan dapat dibaca secara publik di seluruh klaster. Aspek publik dari *namespace* ini hanya sebuah konvensi, bukan persyaratan.
|
||||
|
||||
|
||||
### Mengkonfigurasi namespace untuk request
|
||||
|
||||
Reference in New Issue
Block a user