This commit is contained in:
irvifa
2019-12-16 20:11:37 +07:00
committed by Kubernetes Prow Robot
parent a7f6a78d55
commit 39fe327423
65 changed files with 459 additions and 458 deletions
@@ -60,7 +60,7 @@ metadata:
## Aplikasi dan Instans Aplikasi
Sebuah aplikasi dapat diinstal sekali atau beberapa kali di dalam kluster Kubernetes dan,
Sebuah aplikasi dapat diinstal sekali atau beberapa kali di dalam klaster Kubernetes dan,
pada beberapa kasus, di dalam sebuah _namespace_ yang sama. Misalnya, wordpress dapat
diinstal lebih dari satu kali dimana situs web yang berbeda merupakan hasil instalasi yang berbeda.
@@ -17,7 +17,7 @@ dan bagaimana kamu dapat merepresentasikannya di dalam format `.yaml`.
Objek-objek Kubernetes adalah entitas persisten di dalam sistem Kubernetes.
Kubernetes menggunakan entitas ini untuk merepresentasikan _state_ yang ada pada
kluster kamu. Secara spesifik, hal itu dapat dideskripsikan sebagai:
klaster kamu. Secara spesifik, hal itu dapat dideskripsikan sebagai:
* Aplikasi-aplikasi kontainer apa sajakah yang sedang dijalankan (serta pada _node_ apa aplikasi tersebut dijalankan)
* _Resource_ yang tersedia untuk aplikasi tersebut
@@ -26,8 +26,8 @@ kluster kamu. Secara spesifik, hal itu dapat dideskripsikan sebagai:
Objek Kubernetes merupakan sebuah _"record of intent"_--yang mana sekali kamu membuat suatu objek,
sistem Kubernetes akan bekerja secara konsisten untuk menjamin
bahwa objek tersebut akan selalu ada. Dengan membuat sebuah objek, secara tak langsung kamu
memberikan informasi pada sistem Kubernetes mengenai perilaku apakah yang kamu inginkan pada _workload_ kluster yang kamu miliki;
dengan kata lain ini merupakan definisi _state_ kluster yang kamu inginkan.
memberikan informasi pada sistem Kubernetes mengenai perilaku apakah yang kamu inginkan pada _workload_ klaster yang kamu miliki;
dengan kata lain ini merupakan definisi _state_ klaster yang kamu inginkan.
Untuk menggunakan objek-objek Kubernetes--baik membuat, mengubah, atau menghapus objek-objek tersebut--kamu
harus menggunakan [API Kubernetes](/docs/concepts/overview/kubernetes-api/).
@@ -44,7 +44,7 @@ Status mendeskripsikan _state_ yang sebenarnya dari sebuah objek, dan hal ini di
sistem Kubernetes. Setiap saat, _Control Plane_ Kubernetes selalu memantau apakah _state_ aktual sudah sesuai dengan
_state_ yang diinginkan.
Sebagai contoh, _Deployment_ merupakan sebuah objek yang merepresentasikan sebuah aplikasi yang dijalankan di kluster kamu.
Sebagai contoh, _Deployment_ merupakan sebuah objek yang merepresentasikan sebuah aplikasi yang dijalankan di klaster kamu.
Ketika kamu membuat sebuah _Deployment_, kamu bisa saja memberikan _spec_ bagi _Deployment_ untuk memberikan spesifikasi
berapa banyak _replica_ yang kamu inginkan. Sistem Kubernetes kemudian akan membaca konfigurasi yang kamu berikan
dan mengaktifkan tiga buah instans untuk aplikasi yang kamu inginkan--mengubah status yang ada saat ini agar sesuai dengan apa yang kamu inginkan.
@@ -6,7 +6,7 @@ weight: 30
{{% capture overview %}}
Kubernetes mendukung banyak kluster virtual di dalam satu kluster fisik. Kluster virtual tersebut disebut dengan *namespace*.
Kubernetes mendukung banyak klaster virtual di dalam satu klaster fisik. Klaster virtual tersebut disebut dengan *namespace*.
{{% /capture %}}
@@ -15,11 +15,11 @@ Kubernetes mendukung banyak kluster virtual di dalam satu kluster fisik. Kluster
## Kapan menggunakan banyak Namespace
*Namespace* dibuat untuk digunakan di *environment* dengan banyak pengguna yang berada di dalam banyak tim ataupun proyek. Untuk sebuah kluster dengan beberapa pengguna saja, kamu tidak harus membuat ataupun memikirkan tentang *namespace*. Mulai gunakan *namespace* saat kamu membutuhkan fitur dari *namespace* itu sendiri.
*Namespace* dibuat untuk digunakan di *environment* dengan banyak pengguna yang berada di dalam banyak tim ataupun proyek. Untuk sebuah klaster dengan beberapa pengguna saja, kamu tidak harus membuat ataupun memikirkan tentang *namespace*. Mulai gunakan *namespace* saat kamu membutuhkan fitur dari *namespace* itu sendiri.
*Namespace* menyediakan ruang untuk nama objek. Nama dari *resource* atau objek harus berbeda di dalam sebuah *namespace*, tetapi boleh sama jika berbeda *namespace*. *Namespace* tidak bisa dibuat di dalam *namespace* lain dan setiap *resource* atau objek Kubernetes hanya dapat berada di dalam satu *namespace*.
*Namespace* merupakan cara yang digunakan untuk memisahkan *resource* kluster untuk beberapa pengguna (dengan [*resource quota*](/docs/concepts/policy/resource-quotas/)).
*Namespace* merupakan cara yang digunakan untuk memisahkan *resource* klaster untuk beberapa pengguna (dengan [*resource quota*](/docs/concepts/policy/resource-quotas/)).
Dalam versi Kubernetes yang akan datang, objek di dalam satu *namespace* akan mempunyai *access control policies* yang sama secara *default*.
@@ -32,7 +32,7 @@ Pembuatan dan penghapusan *namespace* dijelaskan di [dokumentasi panduan admin u
### Melihat namespace
Kamu dapat melihat daftar *namespace* di dalam kluster menggunakan:
Kamu dapat melihat daftar *namespace* di dalam klaster menggunakan:
```shell
kubectl get namespace
@@ -48,7 +48,7 @@ Kubernetes berjalan dengan tiga *namespace* awal:
* `default`, *namespace default* untuk objek yang dibuat tanpa mencantumkan *namespace* pada spesifikasinya.
* `kube-system`, *namespace* yang digunakan untuk objek yang dibuat oleh sistem Kubernetes.
* `kube-public`, *namespace* ini dibuat secara otomatis dan dapat diakses oleh semua pengguna (termasuk yang tidak diautentikasi). *Namespace* ini disediakan untuk penggunaan kluster, jika beberapa *resouce* harus terlihat dan dapat dibaca secara publik di seluruh kluster. Aspek publik dari *namespace* ini hanya sebuah konvensi, bukan persyaratan.
* `kube-public`, *namespace* ini dibuat secara otomatis dan dapat diakses oleh semua pengguna (termasuk yang tidak diautentikasi). *Namespace* ini disediakan untuk penggunaan klaster, jika beberapa *resouce* harus terlihat dan dapat dibaca secara publik di seluruh klaster. Aspek publik dari *namespace* ini hanya sebuah konvensi, bukan persyaratan.
### Mengkonfigurasi namespace untuk request
@@ -28,10 +28,10 @@ beberapa metode untuk objek yang sama dapat menghasilkan perilaku yang tidak dii
## Perintah imperatif
Ketika menggunakan perintah-perintah imperatif, seorang pengguna menjalankan operasi secara langsung
pada objek-objek _live_ dalam sebuah kluster. Pengguna menjalankan operasi tersebut melalui
pada objek-objek _live_ dalam sebuah klaster. Pengguna menjalankan operasi tersebut melalui
argumen atau _flag_ pada perintah `kubectl`.
Ini merupakan cara yang paling mudah untuk memulai atau menjalankan tugas "sekali jalan" pada sebuah kluster.
Ini merupakan cara yang paling mudah untuk memulai atau menjalankan tugas "sekali jalan" pada sebuah klaster.
Karena metode ini dijalankan secara langsung pada objek _live_, tidak ada _history_ yang menjelaskan konfigurasi-konfigurasi terkait sebelumnya.
### Contoh
@@ -53,7 +53,7 @@ kubectl create deployment nginx --image nginx
Beberapa kelebihan metode ini dibandingkan metode konfigurasi objek:
- Sederhana, mudah dipelajari dan diingat.
- Hanya memerlukan satu langkah untuk membuat perubahan pada kluster.
- Hanya memerlukan satu langkah untuk membuat perubahan pada klaster.
Beberapa kekurangan metode ini dibandingkan metode konfigurasi objek:
@@ -78,7 +78,7 @@ membuang semua perubahan terhadap objek tersebut yang tidak didefinisikan pada b
Metode ini sebaiknya tidak dilakukan pada tipe sumber daya yang spek-nya diperbarui
secara independen di luar berkas konfigurasi. Service dengan tipe `LoadBalancer`, sebagai contoh,
memiliki _field_ `externalIPs` yang diperbarui secara independen di luar konfigurasi, dilakukan
oleh kluster.
oleh klaster.
{{< /warning >}}
### Contoh