Change kluster to klaster mentioned in https://github.com/jk8s/sig-docs-id/issues/20 (#18130)
This commit is contained in:
committed by
Kubernetes Prow Robot
parent
a7f6a78d55
commit
39fe327423
@@ -60,7 +60,7 @@ metadata:
|
||||
|
||||
## Aplikasi dan Instans Aplikasi
|
||||
|
||||
Sebuah aplikasi dapat diinstal sekali atau beberapa kali di dalam kluster Kubernetes dan,
|
||||
Sebuah aplikasi dapat diinstal sekali atau beberapa kali di dalam klaster Kubernetes dan,
|
||||
pada beberapa kasus, di dalam sebuah _namespace_ yang sama. Misalnya, wordpress dapat
|
||||
diinstal lebih dari satu kali dimana situs web yang berbeda merupakan hasil instalasi yang berbeda.
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -17,7 +17,7 @@ dan bagaimana kamu dapat merepresentasikannya di dalam format `.yaml`.
|
||||
|
||||
Objek-objek Kubernetes adalah entitas persisten di dalam sistem Kubernetes.
|
||||
Kubernetes menggunakan entitas ini untuk merepresentasikan _state_ yang ada pada
|
||||
kluster kamu. Secara spesifik, hal itu dapat dideskripsikan sebagai:
|
||||
klaster kamu. Secara spesifik, hal itu dapat dideskripsikan sebagai:
|
||||
|
||||
* Aplikasi-aplikasi kontainer apa sajakah yang sedang dijalankan (serta pada _node_ apa aplikasi tersebut dijalankan)
|
||||
* _Resource_ yang tersedia untuk aplikasi tersebut
|
||||
@@ -26,8 +26,8 @@ kluster kamu. Secara spesifik, hal itu dapat dideskripsikan sebagai:
|
||||
Objek Kubernetes merupakan sebuah _"record of intent"_--yang mana sekali kamu membuat suatu objek,
|
||||
sistem Kubernetes akan bekerja secara konsisten untuk menjamin
|
||||
bahwa objek tersebut akan selalu ada. Dengan membuat sebuah objek, secara tak langsung kamu
|
||||
memberikan informasi pada sistem Kubernetes mengenai perilaku apakah yang kamu inginkan pada _workload_ kluster yang kamu miliki;
|
||||
dengan kata lain ini merupakan definisi _state_ kluster yang kamu inginkan.
|
||||
memberikan informasi pada sistem Kubernetes mengenai perilaku apakah yang kamu inginkan pada _workload_ klaster yang kamu miliki;
|
||||
dengan kata lain ini merupakan definisi _state_ klaster yang kamu inginkan.
|
||||
|
||||
Untuk menggunakan objek-objek Kubernetes--baik membuat, mengubah, atau menghapus objek-objek tersebut--kamu
|
||||
harus menggunakan [API Kubernetes](/docs/concepts/overview/kubernetes-api/).
|
||||
@@ -44,7 +44,7 @@ Status mendeskripsikan _state_ yang sebenarnya dari sebuah objek, dan hal ini di
|
||||
sistem Kubernetes. Setiap saat, _Control Plane_ Kubernetes selalu memantau apakah _state_ aktual sudah sesuai dengan
|
||||
_state_ yang diinginkan.
|
||||
|
||||
Sebagai contoh, _Deployment_ merupakan sebuah objek yang merepresentasikan sebuah aplikasi yang dijalankan di kluster kamu.
|
||||
Sebagai contoh, _Deployment_ merupakan sebuah objek yang merepresentasikan sebuah aplikasi yang dijalankan di klaster kamu.
|
||||
Ketika kamu membuat sebuah _Deployment_, kamu bisa saja memberikan _spec_ bagi _Deployment_ untuk memberikan spesifikasi
|
||||
berapa banyak _replica_ yang kamu inginkan. Sistem Kubernetes kemudian akan membaca konfigurasi yang kamu berikan
|
||||
dan mengaktifkan tiga buah instans untuk aplikasi yang kamu inginkan--mengubah status yang ada saat ini agar sesuai dengan apa yang kamu inginkan.
|
||||
|
||||
@@ -6,7 +6,7 @@ weight: 30
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
|
||||
Kubernetes mendukung banyak kluster virtual di dalam satu kluster fisik. Kluster virtual tersebut disebut dengan *namespace*.
|
||||
Kubernetes mendukung banyak klaster virtual di dalam satu klaster fisik. Klaster virtual tersebut disebut dengan *namespace*.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
@@ -15,11 +15,11 @@ Kubernetes mendukung banyak kluster virtual di dalam satu kluster fisik. Kluster
|
||||
|
||||
## Kapan menggunakan banyak Namespace
|
||||
|
||||
*Namespace* dibuat untuk digunakan di *environment* dengan banyak pengguna yang berada di dalam banyak tim ataupun proyek. Untuk sebuah kluster dengan beberapa pengguna saja, kamu tidak harus membuat ataupun memikirkan tentang *namespace*. Mulai gunakan *namespace* saat kamu membutuhkan fitur dari *namespace* itu sendiri.
|
||||
*Namespace* dibuat untuk digunakan di *environment* dengan banyak pengguna yang berada di dalam banyak tim ataupun proyek. Untuk sebuah klaster dengan beberapa pengguna saja, kamu tidak harus membuat ataupun memikirkan tentang *namespace*. Mulai gunakan *namespace* saat kamu membutuhkan fitur dari *namespace* itu sendiri.
|
||||
|
||||
*Namespace* menyediakan ruang untuk nama objek. Nama dari *resource* atau objek harus berbeda di dalam sebuah *namespace*, tetapi boleh sama jika berbeda *namespace*. *Namespace* tidak bisa dibuat di dalam *namespace* lain dan setiap *resource* atau objek Kubernetes hanya dapat berada di dalam satu *namespace*.
|
||||
|
||||
*Namespace* merupakan cara yang digunakan untuk memisahkan *resource* kluster untuk beberapa pengguna (dengan [*resource quota*](/docs/concepts/policy/resource-quotas/)).
|
||||
*Namespace* merupakan cara yang digunakan untuk memisahkan *resource* klaster untuk beberapa pengguna (dengan [*resource quota*](/docs/concepts/policy/resource-quotas/)).
|
||||
|
||||
Dalam versi Kubernetes yang akan datang, objek di dalam satu *namespace* akan mempunyai *access control policies* yang sama secara *default*.
|
||||
|
||||
@@ -32,7 +32,7 @@ Pembuatan dan penghapusan *namespace* dijelaskan di [dokumentasi panduan admin u
|
||||
|
||||
### Melihat namespace
|
||||
|
||||
Kamu dapat melihat daftar *namespace* di dalam kluster menggunakan:
|
||||
Kamu dapat melihat daftar *namespace* di dalam klaster menggunakan:
|
||||
|
||||
```shell
|
||||
kubectl get namespace
|
||||
@@ -48,7 +48,7 @@ Kubernetes berjalan dengan tiga *namespace* awal:
|
||||
|
||||
* `default`, *namespace default* untuk objek yang dibuat tanpa mencantumkan *namespace* pada spesifikasinya.
|
||||
* `kube-system`, *namespace* yang digunakan untuk objek yang dibuat oleh sistem Kubernetes.
|
||||
* `kube-public`, *namespace* ini dibuat secara otomatis dan dapat diakses oleh semua pengguna (termasuk yang tidak diautentikasi). *Namespace* ini disediakan untuk penggunaan kluster, jika beberapa *resouce* harus terlihat dan dapat dibaca secara publik di seluruh kluster. Aspek publik dari *namespace* ini hanya sebuah konvensi, bukan persyaratan.
|
||||
* `kube-public`, *namespace* ini dibuat secara otomatis dan dapat diakses oleh semua pengguna (termasuk yang tidak diautentikasi). *Namespace* ini disediakan untuk penggunaan klaster, jika beberapa *resouce* harus terlihat dan dapat dibaca secara publik di seluruh klaster. Aspek publik dari *namespace* ini hanya sebuah konvensi, bukan persyaratan.
|
||||
|
||||
|
||||
### Mengkonfigurasi namespace untuk request
|
||||
|
||||
@@ -28,10 +28,10 @@ beberapa metode untuk objek yang sama dapat menghasilkan perilaku yang tidak dii
|
||||
## Perintah imperatif
|
||||
|
||||
Ketika menggunakan perintah-perintah imperatif, seorang pengguna menjalankan operasi secara langsung
|
||||
pada objek-objek _live_ dalam sebuah kluster. Pengguna menjalankan operasi tersebut melalui
|
||||
pada objek-objek _live_ dalam sebuah klaster. Pengguna menjalankan operasi tersebut melalui
|
||||
argumen atau _flag_ pada perintah `kubectl`.
|
||||
|
||||
Ini merupakan cara yang paling mudah untuk memulai atau menjalankan tugas "sekali jalan" pada sebuah kluster.
|
||||
Ini merupakan cara yang paling mudah untuk memulai atau menjalankan tugas "sekali jalan" pada sebuah klaster.
|
||||
Karena metode ini dijalankan secara langsung pada objek _live_, tidak ada _history_ yang menjelaskan konfigurasi-konfigurasi terkait sebelumnya.
|
||||
|
||||
### Contoh
|
||||
@@ -53,7 +53,7 @@ kubectl create deployment nginx --image nginx
|
||||
Beberapa kelebihan metode ini dibandingkan metode konfigurasi objek:
|
||||
|
||||
- Sederhana, mudah dipelajari dan diingat.
|
||||
- Hanya memerlukan satu langkah untuk membuat perubahan pada kluster.
|
||||
- Hanya memerlukan satu langkah untuk membuat perubahan pada klaster.
|
||||
|
||||
Beberapa kekurangan metode ini dibandingkan metode konfigurasi objek:
|
||||
|
||||
@@ -78,7 +78,7 @@ membuang semua perubahan terhadap objek tersebut yang tidak didefinisikan pada b
|
||||
Metode ini sebaiknya tidak dilakukan pada tipe sumber daya yang spek-nya diperbarui
|
||||
secara independen di luar berkas konfigurasi. Service dengan tipe `LoadBalancer`, sebagai contoh,
|
||||
memiliki _field_ `externalIPs` yang diperbarui secara independen di luar konfigurasi, dilakukan
|
||||
oleh kluster.
|
||||
oleh klaster.
|
||||
{{< /warning >}}
|
||||
|
||||
### Contoh
|
||||
|
||||
Reference in New Issue
Block a user