Change kluster to klaster mentioned in https://github.com/jk8s/sig-docs-id/issues/20 (#18130)
This commit is contained in:
committed by
Kubernetes Prow Robot
parent
a7f6a78d55
commit
39fe327423
@@ -9,25 +9,25 @@ card:
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
Dokumen ini merupakan ikhtisar yang mencakup berbagai komponen
|
||||
yang dibutuhkan agar kluster Kubernetes dapat berjalan secara fungsional.
|
||||
yang dibutuhkan agar klaster Kubernetes dapat berjalan secara fungsional.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
{{% capture body %}}
|
||||
## Komponen <i>Master</i>
|
||||
|
||||
Komponen <i>master</i> menyediakan <i>control plane</i> bagi kluster.
|
||||
Komponen <i>master</i> menyediakan <i>control plane</i> bagi klaster.
|
||||
Komponen ini berperan dalam proses pengambilan secara global
|
||||
pada kluster (contohnya, mekanisme <i>schedule</i>), serta berperan dalam proses
|
||||
deteksi serta pemberian respons terhadap <i>events</i> yang berlangsung di dalam kluster
|
||||
pada klaster (contohnya, mekanisme <i>schedule</i>), serta berperan dalam proses
|
||||
deteksi serta pemberian respons terhadap <i>events</i> yang berlangsung di dalam klaster
|
||||
(contohnya, penjadwalan pod baru apabila jumlah replika yang ada pada
|
||||
<i>replication controller</i> tidak terpenuhi).
|
||||
|
||||
Komponen master dapat dijalankan di mesin manapun yang ada di kluster. Meski begitu,
|
||||
Komponen master dapat dijalankan di mesin manapun yang ada di klaster. Meski begitu,
|
||||
untuk memudahkan proses yang ada, <i>script</i> inisiasi awal yang dijalankan
|
||||
biasanya memulai komponen master pada mesin yang sama, serta tidak menjalankan
|
||||
kontainer bagi pengguna di mesin ini. Contoh konfigurasi <i>multi-master VM</i>
|
||||
dapat dilihat di modul [Membangun Kluster HA] (/docs/admin/high-availability/).
|
||||
dapat dilihat di modul [Membangun Klaster HA] (/docs/admin/high-availability/).
|
||||
|
||||
|
||||
### kube-apiserver
|
||||
@@ -109,18 +109,18 @@ Kubernetes mendukung beberapa <i>runtime</i>, diantaranya adalah: [Docker](http:
|
||||
|
||||
## <i>Addons</i>
|
||||
|
||||
<i>Addons</i> merupakan pod dan service yang mengimplementasikan fitur-fitur yang diperlukan kluster.
|
||||
<i>Addons</i> merupakan pod dan service yang mengimplementasikan fitur-fitur yang diperlukan klaster.
|
||||
|
||||
Beberapa <i>addons</i> akan dijelaskan selanjutnya.
|
||||
|
||||
|
||||
### DNS
|
||||
|
||||
Meskipun tidak semua <i>addons</i> dibutuhkan, semua kluster Kubernetes hendaknya
|
||||
memiliki DNS kluster. Komponen ini penting karena banyak dibutuhkan oleh komponen
|
||||
Meskipun tidak semua <i>addons</i> dibutuhkan, semua klaster Kubernetes hendaknya
|
||||
memiliki DNS klaster. Komponen ini penting karena banyak dibutuhkan oleh komponen
|
||||
lainnya.
|
||||
|
||||
[Kluster DNS](/en/docs/concepts/cluster-administration/addons/ ) adalah server DNS, selain beberapa server DNS lain yang sudah ada di
|
||||
[Klaster DNS](/en/docs/concepts/cluster-administration/addons/ ) adalah server DNS, selain beberapa server DNS lain yang sudah ada di
|
||||
<i>environment</i> kamu, yang berfungsi sebagai catatan DNS bagi Kubernetes <i>services</i>
|
||||
|
||||
Kontainer yang dimulai oleh kubernetes secara otomatis akan memasukkan server DNS ini
|
||||
@@ -129,9 +129,9 @@ ke dalam mekanisme pencarian DNS yang dimilikinya.
|
||||
|
||||
### <i>Web UI</i> (Dasbor)
|
||||
|
||||
[Dasbor](/en/docs/tasks/access-application-cluster/web-ui-dashboard/) adalah antar muka berbasis web multifungsi yang ada pada kluster Kubernetes.
|
||||
Dasbor ini memungkinkan user melakukan manajemen dan <i>troubleshooting</i> kluster maupun
|
||||
aplikasi yang ada pada kluster itu sendiri.
|
||||
[Dasbor](/en/docs/tasks/access-application-cluster/web-ui-dashboard/) adalah antar muka berbasis web multifungsi yang ada pada klaster Kubernetes.
|
||||
Dasbor ini memungkinkan user melakukan manajemen dan <i>troubleshooting</i> klaster maupun
|
||||
aplikasi yang ada pada klaster itu sendiri.
|
||||
|
||||
|
||||
### <i>Container Resource Monitoring</i>
|
||||
|
||||
@@ -64,7 +64,7 @@ GET /swagger-2.0.0.pb-v1.gz | GET /openapi/v2 **Accept**: application/com.github
|
||||
|
||||
Kubernetes juga menyediakan alternatif mekanisme serialisasi lain,
|
||||
yaitu dengan menggunakan <i>Protobuf</i>, yang secara umum digunakan untuk mekanisme komunikasi
|
||||
intra-kluster, hal ini didokumentasikan di dalam [proposal desain](https://github.com/kubernetes/community/blob/master/contributors/design-proposals/api-machinery/protobuf.md)
|
||||
intra-klaster, hal ini didokumentasikan di dalam [proposal desain](https://github.com/kubernetes/community/blob/master/contributors/design-proposals/api-machinery/protobuf.md)
|
||||
serta berkas IDL sebagai bentuk spesifikasi skema berada dalam <i>package</i> Go
|
||||
|
||||
Sebelum Kubernetes versi 1.14, <i>apiserver</i> Kubernetes juga mengekspos API
|
||||
@@ -97,7 +97,7 @@ Kriteria untuk setiap tingkatan dideskripsikan secara lebih detail di dalam
|
||||
- Bisa jadi terdapat <i>bug</i>. Secara <i>default</i> fitur ini tidak diekspos.
|
||||
- Ketersediaan untuk fitur yang ada bisa saja dihilangkan pada suatu waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
|
||||
- API yang ada mungkin saja berubah tanpa memperhatikan kompatibilitas dengan versi perangkat lunak sebelumnya.
|
||||
- Hanya direkomendasikan untuk kluster yang digunakan untuk tujuan <i>testing</i>.
|
||||
- Hanya direkomendasikan untuk klaster yang digunakan untuk tujuan <i>testing</i>.
|
||||
- Tingkatan <i>Beta</i>:
|
||||
- Nama dari versi ini mengandung string `beta` (misalnya `v2beta3`).
|
||||
- Kode yang ada sudah melalui mekanisme <i>testing</i> yang cukup baik. Menggunakan fitur ini dianggap cukup aman. Fitur ini diekspos secara <i>default</i>.
|
||||
|
||||
@@ -33,7 +33,7 @@ dalam dokumen ini:
|
||||
|
||||
- *objek file konfigurasi / file konfigurasi*: Sebuah *file* yang
|
||||
mendefinisikan konfigurasi untuk sebuah objek Kubernetes. Dokumen ini akan memperlihatkan cara menggunakan *file* konfigurasi dengan perintah `kubectl apply`. *File-file* konfigurasi biasanya disimpan di sebuah *source control* seperti Git.
|
||||
- *konfigurasi objek live / konfigurasi live*: nilai konfigurasi *live* dari sebuah objek, sebagaimana yang tersimpan di kluster Kubernetes. Nilai-nilai ini disimpan di *storage* kluster Kubernetes, biasanya etcd.
|
||||
- *konfigurasi objek live / konfigurasi live*: nilai konfigurasi *live* dari sebuah objek, sebagaimana yang tersimpan di klaster Kubernetes. Nilai-nilai ini disimpan di *storage* klaster Kubernetes, biasanya etcd.
|
||||
- *writer konfigurasi deklaratif / writer deklaratif*: Seseorang atau sebuah komponen perangkat lunak yang membuat pembaruan ke objek *live*. *Live writer* yang disebut pada dokumen ini adalah *writer* yang membuat perubahan terhadap *file* konfigurasi objek dan menjalankan perintah `kubectl apply` untuk menulis perubahan-perubahan tersebut.
|
||||
|
||||
## Cara membuat objek
|
||||
|
||||
@@ -69,7 +69,7 @@ Perangkat `kubectl` juga mendukung beberapa cara lain untuk memperbarui objek *l
|
||||
|
||||
## Cara menghapus objek
|
||||
|
||||
Kamu bisa menggunakan perintah `delete` pada sebuah objek dari sebuah kluster:
|
||||
Kamu bisa menggunakan perintah `delete` pada sebuah objek dari sebuah klaster:
|
||||
|
||||
- `delete <type>/<name>`
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -29,7 +29,7 @@ Kamu bisa menggunakan perintah `kubectl create -f` untuk membuat sebuah objek da
|
||||
## Cara memperbarui objek
|
||||
|
||||
{{< warning >}}
|
||||
Memperbarui objek dengan perintah `replace` akan menghilangkan semua bagian dari spesifikasi objek yang tidak dispesifikasikan pada file konfigurasi. Oleh karena itu, perintah ini sebaiknya tidak digunakan terhadap objek-objek yang spesifikasinya sebagian dikelola oleh kluster, misalnya Service dengan tipe `LoadBalancer`, di mana *field* `externalIPs` dikelola secara terpisah dari file konfigurasi. *Field-field* yang dikelola secara terpisah harus disalin ke file konfigurasi untuk mencegah terhapus oleh perintah `replace`.
|
||||
Memperbarui objek dengan perintah `replace` akan menghilangkan semua bagian dari spesifikasi objek yang tidak dispesifikasikan pada file konfigurasi. Oleh karena itu, perintah ini sebaiknya tidak digunakan terhadap objek-objek yang spesifikasinya sebagian dikelola oleh klaster, misalnya Service dengan tipe `LoadBalancer`, di mana *field* `externalIPs` dikelola secara terpisah dari file konfigurasi. *Field-field* yang dikelola secara terpisah harus disalin ke file konfigurasi untuk mencegah terhapus oleh perintah `replace`.
|
||||
{{< /warning >}}
|
||||
|
||||
Kamu bisa menggunakan perintah `kubectl replace -f` untuk memperbarui sebuah objek *live* sesuai dengan sebuah file konfigurasi.
|
||||
|
||||
@@ -60,7 +60,7 @@ metadata:
|
||||
|
||||
## Aplikasi dan Instans Aplikasi
|
||||
|
||||
Sebuah aplikasi dapat diinstal sekali atau beberapa kali di dalam kluster Kubernetes dan,
|
||||
Sebuah aplikasi dapat diinstal sekali atau beberapa kali di dalam klaster Kubernetes dan,
|
||||
pada beberapa kasus, di dalam sebuah _namespace_ yang sama. Misalnya, wordpress dapat
|
||||
diinstal lebih dari satu kali dimana situs web yang berbeda merupakan hasil instalasi yang berbeda.
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -17,7 +17,7 @@ dan bagaimana kamu dapat merepresentasikannya di dalam format `.yaml`.
|
||||
|
||||
Objek-objek Kubernetes adalah entitas persisten di dalam sistem Kubernetes.
|
||||
Kubernetes menggunakan entitas ini untuk merepresentasikan _state_ yang ada pada
|
||||
kluster kamu. Secara spesifik, hal itu dapat dideskripsikan sebagai:
|
||||
klaster kamu. Secara spesifik, hal itu dapat dideskripsikan sebagai:
|
||||
|
||||
* Aplikasi-aplikasi kontainer apa sajakah yang sedang dijalankan (serta pada _node_ apa aplikasi tersebut dijalankan)
|
||||
* _Resource_ yang tersedia untuk aplikasi tersebut
|
||||
@@ -26,8 +26,8 @@ kluster kamu. Secara spesifik, hal itu dapat dideskripsikan sebagai:
|
||||
Objek Kubernetes merupakan sebuah _"record of intent"_--yang mana sekali kamu membuat suatu objek,
|
||||
sistem Kubernetes akan bekerja secara konsisten untuk menjamin
|
||||
bahwa objek tersebut akan selalu ada. Dengan membuat sebuah objek, secara tak langsung kamu
|
||||
memberikan informasi pada sistem Kubernetes mengenai perilaku apakah yang kamu inginkan pada _workload_ kluster yang kamu miliki;
|
||||
dengan kata lain ini merupakan definisi _state_ kluster yang kamu inginkan.
|
||||
memberikan informasi pada sistem Kubernetes mengenai perilaku apakah yang kamu inginkan pada _workload_ klaster yang kamu miliki;
|
||||
dengan kata lain ini merupakan definisi _state_ klaster yang kamu inginkan.
|
||||
|
||||
Untuk menggunakan objek-objek Kubernetes--baik membuat, mengubah, atau menghapus objek-objek tersebut--kamu
|
||||
harus menggunakan [API Kubernetes](/docs/concepts/overview/kubernetes-api/).
|
||||
@@ -44,7 +44,7 @@ Status mendeskripsikan _state_ yang sebenarnya dari sebuah objek, dan hal ini di
|
||||
sistem Kubernetes. Setiap saat, _Control Plane_ Kubernetes selalu memantau apakah _state_ aktual sudah sesuai dengan
|
||||
_state_ yang diinginkan.
|
||||
|
||||
Sebagai contoh, _Deployment_ merupakan sebuah objek yang merepresentasikan sebuah aplikasi yang dijalankan di kluster kamu.
|
||||
Sebagai contoh, _Deployment_ merupakan sebuah objek yang merepresentasikan sebuah aplikasi yang dijalankan di klaster kamu.
|
||||
Ketika kamu membuat sebuah _Deployment_, kamu bisa saja memberikan _spec_ bagi _Deployment_ untuk memberikan spesifikasi
|
||||
berapa banyak _replica_ yang kamu inginkan. Sistem Kubernetes kemudian akan membaca konfigurasi yang kamu berikan
|
||||
dan mengaktifkan tiga buah instans untuk aplikasi yang kamu inginkan--mengubah status yang ada saat ini agar sesuai dengan apa yang kamu inginkan.
|
||||
|
||||
@@ -6,7 +6,7 @@ weight: 30
|
||||
|
||||
{{% capture overview %}}
|
||||
|
||||
Kubernetes mendukung banyak kluster virtual di dalam satu kluster fisik. Kluster virtual tersebut disebut dengan *namespace*.
|
||||
Kubernetes mendukung banyak klaster virtual di dalam satu klaster fisik. Klaster virtual tersebut disebut dengan *namespace*.
|
||||
|
||||
{{% /capture %}}
|
||||
|
||||
@@ -15,11 +15,11 @@ Kubernetes mendukung banyak kluster virtual di dalam satu kluster fisik. Kluster
|
||||
|
||||
## Kapan menggunakan banyak Namespace
|
||||
|
||||
*Namespace* dibuat untuk digunakan di *environment* dengan banyak pengguna yang berada di dalam banyak tim ataupun proyek. Untuk sebuah kluster dengan beberapa pengguna saja, kamu tidak harus membuat ataupun memikirkan tentang *namespace*. Mulai gunakan *namespace* saat kamu membutuhkan fitur dari *namespace* itu sendiri.
|
||||
*Namespace* dibuat untuk digunakan di *environment* dengan banyak pengguna yang berada di dalam banyak tim ataupun proyek. Untuk sebuah klaster dengan beberapa pengguna saja, kamu tidak harus membuat ataupun memikirkan tentang *namespace*. Mulai gunakan *namespace* saat kamu membutuhkan fitur dari *namespace* itu sendiri.
|
||||
|
||||
*Namespace* menyediakan ruang untuk nama objek. Nama dari *resource* atau objek harus berbeda di dalam sebuah *namespace*, tetapi boleh sama jika berbeda *namespace*. *Namespace* tidak bisa dibuat di dalam *namespace* lain dan setiap *resource* atau objek Kubernetes hanya dapat berada di dalam satu *namespace*.
|
||||
|
||||
*Namespace* merupakan cara yang digunakan untuk memisahkan *resource* kluster untuk beberapa pengguna (dengan [*resource quota*](/docs/concepts/policy/resource-quotas/)).
|
||||
*Namespace* merupakan cara yang digunakan untuk memisahkan *resource* klaster untuk beberapa pengguna (dengan [*resource quota*](/docs/concepts/policy/resource-quotas/)).
|
||||
|
||||
Dalam versi Kubernetes yang akan datang, objek di dalam satu *namespace* akan mempunyai *access control policies* yang sama secara *default*.
|
||||
|
||||
@@ -32,7 +32,7 @@ Pembuatan dan penghapusan *namespace* dijelaskan di [dokumentasi panduan admin u
|
||||
|
||||
### Melihat namespace
|
||||
|
||||
Kamu dapat melihat daftar *namespace* di dalam kluster menggunakan:
|
||||
Kamu dapat melihat daftar *namespace* di dalam klaster menggunakan:
|
||||
|
||||
```shell
|
||||
kubectl get namespace
|
||||
@@ -48,7 +48,7 @@ Kubernetes berjalan dengan tiga *namespace* awal:
|
||||
|
||||
* `default`, *namespace default* untuk objek yang dibuat tanpa mencantumkan *namespace* pada spesifikasinya.
|
||||
* `kube-system`, *namespace* yang digunakan untuk objek yang dibuat oleh sistem Kubernetes.
|
||||
* `kube-public`, *namespace* ini dibuat secara otomatis dan dapat diakses oleh semua pengguna (termasuk yang tidak diautentikasi). *Namespace* ini disediakan untuk penggunaan kluster, jika beberapa *resouce* harus terlihat dan dapat dibaca secara publik di seluruh kluster. Aspek publik dari *namespace* ini hanya sebuah konvensi, bukan persyaratan.
|
||||
* `kube-public`, *namespace* ini dibuat secara otomatis dan dapat diakses oleh semua pengguna (termasuk yang tidak diautentikasi). *Namespace* ini disediakan untuk penggunaan klaster, jika beberapa *resouce* harus terlihat dan dapat dibaca secara publik di seluruh klaster. Aspek publik dari *namespace* ini hanya sebuah konvensi, bukan persyaratan.
|
||||
|
||||
|
||||
### Mengkonfigurasi namespace untuk request
|
||||
|
||||
@@ -28,10 +28,10 @@ beberapa metode untuk objek yang sama dapat menghasilkan perilaku yang tidak dii
|
||||
## Perintah imperatif
|
||||
|
||||
Ketika menggunakan perintah-perintah imperatif, seorang pengguna menjalankan operasi secara langsung
|
||||
pada objek-objek _live_ dalam sebuah kluster. Pengguna menjalankan operasi tersebut melalui
|
||||
pada objek-objek _live_ dalam sebuah klaster. Pengguna menjalankan operasi tersebut melalui
|
||||
argumen atau _flag_ pada perintah `kubectl`.
|
||||
|
||||
Ini merupakan cara yang paling mudah untuk memulai atau menjalankan tugas "sekali jalan" pada sebuah kluster.
|
||||
Ini merupakan cara yang paling mudah untuk memulai atau menjalankan tugas "sekali jalan" pada sebuah klaster.
|
||||
Karena metode ini dijalankan secara langsung pada objek _live_, tidak ada _history_ yang menjelaskan konfigurasi-konfigurasi terkait sebelumnya.
|
||||
|
||||
### Contoh
|
||||
@@ -53,7 +53,7 @@ kubectl create deployment nginx --image nginx
|
||||
Beberapa kelebihan metode ini dibandingkan metode konfigurasi objek:
|
||||
|
||||
- Sederhana, mudah dipelajari dan diingat.
|
||||
- Hanya memerlukan satu langkah untuk membuat perubahan pada kluster.
|
||||
- Hanya memerlukan satu langkah untuk membuat perubahan pada klaster.
|
||||
|
||||
Beberapa kekurangan metode ini dibandingkan metode konfigurasi objek:
|
||||
|
||||
@@ -78,7 +78,7 @@ membuang semua perubahan terhadap objek tersebut yang tidak didefinisikan pada b
|
||||
Metode ini sebaiknya tidak dilakukan pada tipe sumber daya yang spek-nya diperbarui
|
||||
secara independen di luar berkas konfigurasi. Service dengan tipe `LoadBalancer`, sebagai contoh,
|
||||
memiliki _field_ `externalIPs` yang diperbarui secara independen di luar konfigurasi, dilakukan
|
||||
oleh kluster.
|
||||
oleh klaster.
|
||||
{{< /warning >}}
|
||||
|
||||
### Contoh
|
||||
|
||||
Reference in New Issue
Block a user