Replace EN links to ID links
This commit is contained in:
@@ -47,7 +47,7 @@ kubectl get pods -l run=my-nginx -o yaml | grep podIP
|
||||
|
||||
Kamu dapat melakukan akses dengan *ssh* ke dalam *node* di dalam klaster dan mengakses IP *Pod* tersebut menggunakan *curl*. Perlu dicatat bahwa kontainer tersebut tidak menggunakan *port* 80 di dalam *node*, atau aturan *NAT* khusus untuk merutekan trafik ke dalam *Pod*. Ini berarti kamu dapat menjalankan banyak *nginx Pod* di *node* yang sama dimana setiap *Pod* dapat menggunakan *containerPort* yang sama, kamu dapat mengakses semua itu dari *Pod* lain ataupun dari *node* di dalam klaster menggunakan IP. Seperti *Docker*, *port* masih dapat di publikasi ke dalam * interface node*, tetapi kebutuhan seperti ini sudah berkurang karena model jaringannya.
|
||||
|
||||
Kamu dapat membaca lebih detail [bagaimana kita melakukan ini](/docs/concepts/cluster-administration/networking/#how-to-achieve-this) jika kamu penasaran.
|
||||
Kamu dapat membaca lebih detail [bagaimana kita melakukan ini](/id/docs/concepts/cluster-administration/networking/#how-to-achieve-this) jika kamu penasaran.
|
||||
|
||||
## Membuat Service
|
||||
|
||||
@@ -107,7 +107,7 @@ NAME ENDPOINTS AGE
|
||||
my-nginx 10.244.2.5:80,10.244.3.4:80 1m
|
||||
```
|
||||
|
||||
Kamu sekarang dapat melakukan *curl* ke dalam *nginx Service* di `<CLUSTER-IP>:<PORT>` dari *node* manapun di klaster. Perlu dicatat bahwa *Service IP* adalah IP virtual, IP tersebut tidak pernah ada di *interface node* manapun. Jika kamu penasaran bagaimana konsep ini bekerja, kamu dapat membaca lebih lanjut tentang [service proxy](/docs/concepts/services-networking/service/#virtual-ips-and-service-proxies).
|
||||
Kamu sekarang dapat melakukan *curl* ke dalam *nginx Service* di `<CLUSTER-IP>:<PORT>` dari *node* manapun di klaster. Perlu dicatat bahwa *Service IP* adalah IP virtual, IP tersebut tidak pernah ada di *interface node* manapun. Jika kamu penasaran bagaimana konsep ini bekerja, kamu dapat membaca lebih lanjut tentang [service proxy](/id/docs/concepts/services-networking/service/#virtual-ips-and-service-proxies).
|
||||
|
||||
## Mengakses Service
|
||||
|
||||
@@ -194,7 +194,7 @@ Hingga sekarang kita hanya mengakses *nginx* server dari dalam klaster. Sebelum
|
||||
|
||||
* *Self signed certificates* untuk *https* (kecuali jika kamu sudah mempunyai *identity certificate*)
|
||||
* Sebuah server *nginx* yang terkonfigurasi untuk menggunakan *certificate* tersebut
|
||||
* Sebuah [secret](/docs/concepts/configuration/secret/) yang membuat setifikat tersebut dapat diakses oleh *pod*
|
||||
* Sebuah [secret](/id/docs/concepts/configuration/secret/) yang membuat setifikat tersebut dapat diakses oleh *pod*
|
||||
|
||||
|
||||
Kamu dapat melihat semua itu di [contoh nginx https](https://github.com/kubernetes/examples/tree/{{< param "githubbranch" >}}/staging/https-nginx/). Contoh ini mengaharuskan kamu melakukan instalasi *go* dan *make*. Jika kamu tidak ingin melakukan instalasi tersebut, ikuti langkah-langkah manualnya nanti, singkatnya:
|
||||
@@ -362,6 +362,6 @@ LoadBalancer Ingress: a320587ffd19711e5a37606cf4a74574-1142138393.us-east-1.el
|
||||
## {{% heading "whatsnext" %}}
|
||||
|
||||
|
||||
Kubernetes juga mendukung *Federated Service*, yang bisa mempengaruhi banyak klaster dan penyedia layanan *cloud*, untuk meningkatkan ketersediaan, peningkatan toleransi kesalahan, dan pengembangan dari *Service* kamu. Lihat [Panduan Federated Service](/docs/concepts/cluster-administration/federation-service-discovery/) untuk informasi lebih lanjut.
|
||||
Kubernetes juga mendukung *Federated Service*, yang bisa mempengaruhi banyak klaster dan penyedia layanan *cloud*, untuk meningkatkan ketersediaan, peningkatan toleransi kesalahan, dan pengembangan dari *Service* kamu. Lihat [Panduan Federated Service](/id/docs/concepts/cluster-administration/federation-service-discovery/) untuk informasi lebih lanjut.
|
||||
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -50,7 +50,7 @@ menggunakan penjadwalan Round-Robin dari set yang ada.
|
||||
### SRV _record_
|
||||
|
||||
SRV _record_ dibuat untuk port bernama yang merupakan bagian dari Service normal maupun [Headless
|
||||
Services](/docs/concepts/services-networking/service/#headless-services).
|
||||
Services](/id/docs/concepts/services-networking/service/#headless-services).
|
||||
Untuk setiap port bernama, SRV _record_ akan memiliki format
|
||||
`_my-port-name._my-port-protocol.my-svc.my-namespace.svc.cluster-domain.example`.
|
||||
Untuk sebuah Service normal, ini akan melakukan resolusi pada nomor port dan
|
||||
|
||||
@@ -45,7 +45,7 @@ term_id="selector" >}} dituliskan. EndpointSlice tersebut akan memiliki
|
||||
referensi-referensi menuju Pod manapun yang cocok dengan selektor pada Service tersebut. EndpointSlice mengelompokkan
|
||||
_endpoint_ jaringan berdasarkan kombinasi Service dan Port yang unik.
|
||||
Nama dari sebuah objek EndpointSlice haruslah berupa
|
||||
[nama subdomain DNS](/docs/concepts/overview/working-with-objects/names#dns-subdomain-names) yang sah.
|
||||
[nama subdomain DNS](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/names#dns-subdomain-names) yang sah.
|
||||
|
||||
Sebagai contoh, berikut merupakan sampel sumber daya EndpointSlice untuk sebuah Service Kubernetes
|
||||
yang bernama `example`.
|
||||
@@ -180,6 +180,6 @@ bersangkutan.
|
||||
|
||||
|
||||
* [Mengaktifkan EndpointSlice](/docs/tasks/administer-cluster/enabling-endpointslices)
|
||||
* Baca [Menghubungkan Aplikasi dengan Service](/docs/concepts/services-networking/connect-applications-service/)
|
||||
* Baca [Menghubungkan Aplikasi dengan Service](/id/docs/concepts/services-networking/connect-applications-service/)
|
||||
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -71,7 +71,7 @@ Pastikan kamu sudah terlebih dahulu memahami dokumentasi kontroler Ingress yang
|
||||
## {{% heading "whatsnext" %}}
|
||||
|
||||
|
||||
* Pelajari [Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress/) lebih lanjut.
|
||||
* Pelajari [Ingress](/id/docs/concepts/services-networking/ingress/) lebih lanjut.
|
||||
* [Melakukan konfigurasi Ingress pada Minikube dengan kontroler NGINX](/docs/tasks/access-application-cluster/ingress-minikube)
|
||||
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -16,8 +16,8 @@ Untuk memudahkan, di awal akan dijelaskan beberapa terminologi yang sering dipak
|
||||
* Node: Sebuah mesin fisik atau virtual yang berada di dalam klaster Kubernetes.
|
||||
* Klaster: Sekelompok node yang merupakan *resource* komputasi primer yang diatur oleh Kubernetes, biasanya diproteksi dari internet dengan menggunakan *firewall*.
|
||||
* *Edge router*: Sebuah *router* mengatur *policy firewall* pada klaster kamu. *Router* ini bisa saja berupa *gateway* yang diatur oleh penyedia layanan *cloud* maupun perangkat keras.
|
||||
* Jaringan klaster: Seperangkat *links* baik logis maupus fisik, yang memfasilitasi komunikasi di dalam klaster berdasarkan [model jaringan Kubernetes](/docs/concepts/cluster-administration/networking/).
|
||||
* *Service*: Sebuah [*Service*](/docs/concepts/services-networking/service/) yang mengidentifikasi beberapa *Pod* dengan menggunakan *selector label*. Secara umum, semua *Service* diasumsikan hanya memiliki IP virtual yang hanya dapat diakses dari dalam jaringan klaster.
|
||||
* Jaringan klaster: Seperangkat *links* baik logis maupus fisik, yang memfasilitasi komunikasi di dalam klaster berdasarkan [model jaringan Kubernetes](/id/docs/concepts/cluster-administration/networking/).
|
||||
* *Service*: Sebuah [*Service*](/id/docs/concepts/services-networking/service/) yang mengidentifikasi beberapa *Pod* dengan menggunakan *selector label*. Secara umum, semua *Service* diasumsikan hanya memiliki IP virtual yang hanya dapat diakses dari dalam jaringan klaster.
|
||||
|
||||
## Apakah *Ingress* itu?
|
||||
|
||||
@@ -34,11 +34,11 @@ Mekanisme *routing* trafik dikendalikan oleh aturan-aturan yang didefinisikan pa
|
||||
```
|
||||
|
||||
Sebuah *Ingress* dapat dikonfigurasi agar berbagai *Service* memiliki URL yang dapat diakses dari eksternal (luar klaster), melakukan *load balance* pada trafik, terminasi SSL, serta Virtual Host berbasis Nama.
|
||||
Sebuah [kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) bertanggung jawab untuk menjalankan fungsi Ingress yaitu sebagai *loadbalancer*, meskipun dapat juga digunakan untuk mengatur *edge router* atau *frontend* tambahan untuk menerima trafik.
|
||||
Sebuah [kontroler Ingress](/id/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) bertanggung jawab untuk menjalankan fungsi Ingress yaitu sebagai *loadbalancer*, meskipun dapat juga digunakan untuk mengatur *edge router* atau *frontend* tambahan untuk menerima trafik.
|
||||
|
||||
Sebuah *Ingress* tidak mengekspos sembarang *port* atau protokol. Mengekspos *Service* untuk protokol selain HTTP ke HTTPS internet biasanya dilakukan dengan menggunakan
|
||||
*service* dengan tipe [Service.Type=NodePort](/docs/concepts/services-networking/service/#nodeport) atau
|
||||
[Service.Type=LoadBalancer](/docs/concepts/services-networking/service/#loadbalancer).
|
||||
*service* dengan tipe [Service.Type=NodePort](/id/docs/concepts/services-networking/service/#nodeport) atau
|
||||
[Service.Type=LoadBalancer](/id/docs/concepts/services-networking/service/#loadbalancer).
|
||||
|
||||
## Prasyarat
|
||||
|
||||
@@ -47,7 +47,7 @@ Sebuah *Ingress* tidak mengekspos sembarang *port* atau protokol. Mengekspos *Se
|
||||
Sebelum kamu mulai menggunakan *Ingress*, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelumnya. *Ingress* merupakan *resource* dengan tipe beta.
|
||||
|
||||
{{< note >}}
|
||||
Kamu harus terlebih dahulu memiliki [kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) untuk dapat memenuhi *Ingress*. Membuat sebuah *Ingress* tanpa adanya kontroler *Ingres* tidak akan berdampak apa pun.
|
||||
Kamu harus terlebih dahulu memiliki [kontroler Ingress](/id/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) untuk dapat memenuhi *Ingress*. Membuat sebuah *Ingress* tanpa adanya kontroler *Ingres* tidak akan berdampak apa pun.
|
||||
{{< /note >}}
|
||||
|
||||
GCE/Google Kubernetes Engine melakukan deploy kontroler *Ingress* pada *master*. Perhatikan laman berikut
|
||||
@@ -56,7 +56,7 @@ kontroler ini jika kamu menggunakan GCE/GKE.
|
||||
|
||||
Jika kamu menggunakan *environment* selain GCE/Google Kubernetes Engine, kemungkinan besar kamu harus
|
||||
[melakukan proses deploy kontroler ingress kamu sendiri](https://kubernetes.github.io/ingress-nginx/deploy/). Terdapat beberapa jenis
|
||||
[kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) yang bisa kamu pilih.
|
||||
[kontroler Ingress](/id/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) yang bisa kamu pilih.
|
||||
|
||||
### Sebelum kamu memulai
|
||||
|
||||
@@ -89,10 +89,10 @@ spec:
|
||||
```
|
||||
|
||||
Seperti layaknya *resource* Kubernetes yang lain, sebuah Ingress membutuhkan *field* `apiVersion`, `kind`, dan `metadata`.
|
||||
Untuk informasi umum soal bagaimana cara bekerja dengan menggunakan file konfigurasi, silahkan merujuk pada [melakukan deploy aplikasi](/docs/tasks/run-application/run-stateless-application-deployment/), [konfigurasi kontainer](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-pod-configmap/), [mengatur *resource*](/docs/concepts/cluster-administration/manage-deployment/).
|
||||
Untuk informasi umum soal bagaimana cara bekerja dengan menggunakan file konfigurasi, silahkan merujuk pada [melakukan deploy aplikasi](/docs/tasks/run-application/run-stateless-application-deployment/), [konfigurasi kontainer](/id/docs/tasks/configure-pod-container/configure-pod-configmap/), [mengatur *resource*](/id/docs/concepts/cluster-administration/manage-deployment/).
|
||||
Ingress seringkali menggunakan anotasi untuk melakukan konfigurasi beberapa opsi yang ada bergantung pada kontroler Ingress yang digunakan, sebagai contohnya
|
||||
adalah [anotasi rewrite-target](https://github.com/kubernetes/ingress-nginx/blob/master/docs/examples/rewrite/README.md).
|
||||
[Kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) yang berbeda memiliki jenis anotasi yang berbeda. Pastikan kamu sudah terlebih dahulu memahami dokumentasi
|
||||
[Kontroler Ingress](/id/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) yang berbeda memiliki jenis anotasi yang berbeda. Pastikan kamu sudah terlebih dahulu memahami dokumentasi
|
||||
kontroler Ingress yang akan kamu pakai untuk mengetahui jenis anotasi apa sajakah yang disediakan.
|
||||
|
||||
[Spesifikasi](https://git.k8s.io/community/contributors/devel/sig-architecture/api-conventions.md#spec-and-status) Ingress
|
||||
@@ -111,7 +111,7 @@ Setiap *rule* HTTP mengandung informasi berikut:
|
||||
dan `servicePort`. Baik *host* dan *path* harus sesuai dengan konten dari *request* yang masuk sebelum
|
||||
*loadbalancer* akan mengarahkan trafik pada *service* yang sesuai.
|
||||
* Suatu *backend* adalah kombinasi *service* dan *port* seperti yang dideskripsikan di
|
||||
[dokumentasi *Service*](/docs/concepts/services-networking/service/). *Request* HTTP (dan HTTPS) yang sesuai dengan
|
||||
[dokumentasi *Service*](/id/docs/concepts/services-networking/service/). *Request* HTTP (dan HTTPS) yang sesuai dengan
|
||||
*host* dan *path* yang ada pada *rule* akan diteruskan pada *backend* terkait.
|
||||
|
||||
*Backend default* seringkali dikonfigurasi pada kontroler kontroler Ingress, tugas *backend default* ini adalah
|
||||
@@ -120,7 +120,7 @@ Setiap *rule* HTTP mengandung informasi berikut:
|
||||
### *Backend Default*
|
||||
|
||||
Sebuah Ingress yang tidak memiliki *rules* akan mengarahkan semua trafik pada sebuah *backend default*. *Backend default* inilah yang
|
||||
biasanya bisa dimasukkan sebagai salah satu opsi konfigurasi dari [kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) dan tidak dimasukkan dalam spesifikasi *resource* Ingress.
|
||||
biasanya bisa dimasukkan sebagai salah satu opsi konfigurasi dari [kontroler Ingress](/id/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) dan tidak dimasukkan dalam spesifikasi *resource* Ingress.
|
||||
|
||||
Jika tidak ada *host* atau *path* yang sesuai dengan *request* HTTP pada objek Ingress, maka trafik tersebut
|
||||
akan diarahkan pada *backend default*.
|
||||
@@ -218,8 +218,8 @@ Apabila *Ingress* selesai dibuat, maka kamu dapat melihat alamat IP dari berbaga
|
||||
pada kolom `address`.
|
||||
|
||||
{{< note >}}
|
||||
Kamu mungkin saja membutuhkan konfigurasi default-http-backend [Service](/docs/concepts/services-networking/service/)
|
||||
bergantung pada [kontroler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) yang kamu pakai.
|
||||
Kamu mungkin saja membutuhkan konfigurasi default-http-backend [Service](/id/docs/concepts/services-networking/service/)
|
||||
bergantung pada [kontroler Ingress](/id/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers) yang kamu pakai.
|
||||
{{< /note >}}
|
||||
|
||||
### Virtual Host berbasis Nama
|
||||
@@ -291,7 +291,7 @@ spec:
|
||||
|
||||
### TLS
|
||||
|
||||
Kamu dapat mengamankan *Ingress* yang kamu miliki dengan memberikan spesifikasi [secret](/docs/concepts/configuration/secret)
|
||||
Kamu dapat mengamankan *Ingress* yang kamu miliki dengan memberikan spesifikasi [secret](/id/docs/concepts/configuration/secret)
|
||||
yang mengandung *private key* dan sertifikat TLS. Saat ini, Ingress hanya
|
||||
memiliki fitur untuk melakukan konfigurasi *single TLS port*, yaitu 443, serta melakukan terminasi TLS.
|
||||
Jika *section* TLS pada Ingress memiliki spesifikasi *host* yang berbeda,
|
||||
@@ -448,8 +448,8 @@ Ingress yang ingin diubah.
|
||||
## Mekanisme *failing* pada beberapa zona *availability*
|
||||
|
||||
Teknik untuk menyeimbangkan persebaran trafik pada *failure domain* berbeda antar penyedia layanan *cloud*.
|
||||
Kamu dapat mempelajari dokumentasi yang relevan bagi [kontoler Ingress](/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers)
|
||||
untuk informasi yang lebih detail. Kamu juga dapat mempelajari [dokumentasi federasi](/docs/concepts/cluster-administration/federation/)
|
||||
Kamu dapat mempelajari dokumentasi yang relevan bagi [kontoler Ingress](/id/docs/concepts/services-networking/ingress-controllers)
|
||||
untuk informasi yang lebih detail. Kamu juga dapat mempelajari [dokumentasi federasi](/id/docs/concepts/cluster-administration/federation/)
|
||||
untuk informasi lebih detail soal bagaimana melakukan *deploy* untuk federasi klaster.
|
||||
|
||||
## Pengembangan selanjutnya
|
||||
@@ -463,8 +463,8 @@ soal perubahan berbagai kontroler.
|
||||
|
||||
Kamu dapat mengekspos sebuah *Service* dalam berbagai cara, tanpa harus menggunakan *resource* Ingress, dengan menggunakan:
|
||||
|
||||
* [Service.Type=LoadBalancer](/docs/concepts/services-networking/service/#loadbalancer)
|
||||
* [Service.Type=NodePort](/docs/concepts/services-networking/service/#nodeport)
|
||||
* [Service.Type=LoadBalancer](/id/docs/concepts/services-networking/service/#loadbalancer)
|
||||
* [Service.Type=NodePort](/id/docs/concepts/services-networking/service/#nodeport)
|
||||
* [Port Proxy](https://git.k8s.io/contrib/for-demos/proxy-to-service)
|
||||
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -80,7 +80,7 @@ kecuali penyedia jaringan mendukung network policy.
|
||||
**_Field-field_ yang bersifat wajib**: Sama dengan seluruh _config_ Kubernetes lainnya, sebuah `NetworkPolicy`
|
||||
membutuhkan _field-field_ `apiVersion`, `kind`, dan `metadata`. Informasi generik mengenai
|
||||
bagaimana bekerja dengan _file_ `config`, dapat dilihat di
|
||||
[Konfigurasi Kontainer menggunakan `ConfigMap`](/docs/tasks/configure-pod-container/configure-pod-configmap/),
|
||||
[Konfigurasi Kontainer menggunakan `ConfigMap`](/id/docs/tasks/configure-pod-container/configure-pod-configmap/),
|
||||
serta [Manajemen Objek](/docs/concepts/overview/object-management-kubectl/overview/).
|
||||
|
||||
**spec**: `NetworkPolicy` [spec](https://github.com/kubernetes/community/blob/master/contributors/devel/sig-architecture/api-conventions.md#spec-and-status) memiliki semua informasi yang harus diberikan untuk memberikan definisi _network policy_ yang ada pada _namespace_ tertentu.
|
||||
|
||||
@@ -186,5 +186,5 @@ spec:
|
||||
|
||||
|
||||
* Baca tentang [mengaktifkan topologi Service](/docs/tasks/administer-cluster/enabling-service-topology)
|
||||
* Baca [menghubungkan aplikasi dengan Service](/docs/concepts/services-networking/connect-applications-service/)
|
||||
* Baca [menghubungkan aplikasi dengan Service](/id/docs/concepts/services-networking/connect-applications-service/)
|
||||
|
||||
|
||||
@@ -12,9 +12,9 @@ weight: 10
|
||||
|
||||
<!-- overview -->
|
||||
|
||||
[`Pod`](/docs/concepts/workloads/pods/pod/) pada Kubernetes bersifat *mortal*.
|
||||
[`Pod`](/id/docs/concepts/workloads/pods/pod/) pada Kubernetes bersifat *mortal*.
|
||||
Artinya apabila _pod-pod_ tersebut dibuat dan kemudian mati, _pod-pod_ tersebut
|
||||
tidak akan dihidupkan kembali. [`ReplicaSets`](/docs/concepts/workloads/controllers/replicaset/) secara
|
||||
tidak akan dihidupkan kembali. [`ReplicaSets`](/id/docs/concepts/workloads/controllers/replicaset/) secara
|
||||
khusus bertugas membuat dan menghapus `Pod` secara dinamsi (misalnya, pada proses *scaling out* atau *scaling in*).
|
||||
Meskipun setiap `Pod` memiliki alamat IP-nya masing-masing, kamu tidak dapat mengandalkan alamat IP
|
||||
yang diberikan pada _pod-pod_ tersebut, karena alamat IP yang diberikan tidak stabil.
|
||||
@@ -26,7 +26,7 @@ Inilah alasan kenapa `Service` ada.
|
||||
|
||||
Sebuah `Service` pada Kubernetes adalah sebuah abstraksi yang memberikan definisi
|
||||
set logis yang terdiri beberapa `Pod` serta _policy_ bagaimana cara kamu mengakses sekumpulan `Pod` tadi - seringkali disebut sebagai _microservices_.
|
||||
Set `Pod` yang dirujuk oleh suatu `Service` (biasanya) ditentukan oleh sebuah [`Label Selector`](/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/#label-selectors)
|
||||
Set `Pod` yang dirujuk oleh suatu `Service` (biasanya) ditentukan oleh sebuah [`Label Selector`](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/labels/#label-selectors)
|
||||
(lihat penjelasan di bawah untuk mengetahui alasan kenapa kamu mungkin saja membutuhkan `Service` tanpa
|
||||
sebuah _selector_).
|
||||
|
||||
@@ -95,7 +95,7 @@ mereka juga melakukan abstraksi bagi _backend_ lainnya. Misalnya saja:
|
||||
* Kamu ingin memiliki sebuah basis data eksternal di _environment_ _production_ tapi pada tahap _test_,
|
||||
kamu ingin menggunakan basis datamu sendiri.
|
||||
* Kamu ingin merujuk _service_ kamu pada _service_ lainnya yang berada pada
|
||||
[_Namespace_](/docs/concepts/overview/working-with-objects/namespaces/) yang berbeda atau bahkan klaster yang berbeda.
|
||||
[_Namespace_](/id/docs/concepts/overview/working-with-objects/namespaces/) yang berbeda atau bahkan klaster yang berbeda.
|
||||
* Kamu melakukan migrasi _workloads_ ke Kubernetes dan beberapa _backend_ yang kamu miliki masih
|
||||
berada di luar klaster Kubernetes.
|
||||
|
||||
@@ -319,7 +319,7 @@ Meskipun begitu, DNS tidak memiliki keterbatasan ini.
|
||||
|
||||
### DNS
|
||||
|
||||
Salah satu [_add-on_](/docs/concepts/cluster-administration/addons/) opsional
|
||||
Salah satu [_add-on_](/id/docs/concepts/cluster-administration/addons/) opsional
|
||||
(meskipun sangat dianjurkan) adalah server DNS. Server DNS bertugas untuk mengamati apakah
|
||||
terdapat objek `Service` baru yang dibuat dan kemudian bertugas menyediakan DNS baru untuk
|
||||
_Service_ tersebut. Jika DNS ini diaktifkan untuk seluruh klaster, maka semua `Pod` akan secara otomatis
|
||||
@@ -338,7 +338,7 @@ nomor _port_ yang digunakan oleh _http_.
|
||||
|
||||
Server DNS Kubernetes adalah satu-satunya cara untuk mengakses
|
||||
_Service_ dengan tipe `ExternalName`. Informasi lebih lanjut tersedia di
|
||||
[DNS _Pods_ dan _Services_](/docs/concepts/services-networking/dns-pod-service/).
|
||||
[DNS _Pods_ dan _Services_](/id/docs/concepts/services-networking/dns-pod-service/).
|
||||
|
||||
## `Service` _headless_
|
||||
|
||||
@@ -745,10 +745,10 @@ dan tidak akan menerima trafik apa pun.
|
||||
|
||||
Untuk menghasilkan distribusi trafik yang merata, kamu dapat menggunakan
|
||||
_DaemonSet_ atau melakukan spesifikasi
|
||||
[pod anti-affinity](/docs/concepts/configuration/assign-pod-node/#inter-pod-affinity-and-anti-affinity-beta-feature)
|
||||
[pod anti-affinity](/id/docs/concepts/configuration/assign-pod-node/#inter-pod-affinity-and-anti-affinity-beta-feature)
|
||||
agar `Pod` tidak di-_assign_ ke _node_ yang sama.
|
||||
|
||||
NLB juga dapat digunakan dengan anotasi [internal load balancer](/docs/concepts/services-networking/service/#internal-load-balancer).
|
||||
NLB juga dapat digunakan dengan anotasi [internal load balancer](/id/docs/concepts/services-networking/service/#internal-load-balancer).
|
||||
|
||||
Agar trafik klien berhasil mencapai _instances_ dibelakang ELB,
|
||||
_security group_ dari _node_ akan diberikan _rules_ IP sebagai berikut:
|
||||
@@ -1006,7 +1006,7 @@ alternatif penggunaan `Service` untuk HTTP/HTTPS.
|
||||
|
||||
{{< feature-state for_k8s_version="v1.1" state="stable" >}}
|
||||
|
||||
Apabila penyedia layanan _cloud_ yang kamu gunakan mendukung, (misalnya saja, [AWS](/docs/concepts/cluster-administration/cloud-providers/#aws)),
|
||||
Apabila penyedia layanan _cloud_ yang kamu gunakan mendukung, (misalnya saja, [AWS](/id/docs/concepts/cluster-administration/cloud-providers/#aws)),
|
||||
_Service_ dengan _type_ `LoadBalancer` untuk melakukan konfigurasi _load balancer_
|
||||
di luar Kubernetes sendiri, serta akan melakukan _forwarding_ koneksi yang memiliki prefiks
|
||||
[protokol PROXY](https://www.haproxy.org/download/1.8/doc/proxy-protocol.txt).
|
||||
|
||||
Reference in New Issue
Block a user